
" kira kira aku buat kejutan apa ya sama dia,,,, soal nya ponsel nya tidak pernah aktif, " ujar Abian sambil melangkah ke arah mobil yang di kenderai intan.
Intan tersenyum paksa pada Abian. " apa aja kok, pasti dia suka."
Lalu mereka berdua langsung pulang.
****
Di lain tempat, bunda shasya mengajak shasya mengunjungi rumah sahabat nya Rima.
" Assalamualaikum " salam bunda shasya yang bernama Dita.
" waalaikumsalam. Masuk lah... Kau sudah tiba ternyata, eh ada shasya cantik rupanya di sini." Rima tersenyum hangat pada shasya
shasya menyalami Rima" apa kabar mu shasya, lama tante tidak melihat mu." mereka bertiga sambil berjalan masuk ke dalam mension Rima
" shasya baik tante, tante apa kabar "
" tante juga baik." Jawab Rima.
" mana suami dan anak mu Rim aku tidak melihat mereka " tanya Dita
" Assalamualaikum .."
" panjang umur, orang yang di cari" Amar dan papi nya masuk bersama ke dalam mension
__ADS_1
Rima adalah mami nya Amar, Amar juga adalah seorang CEO di perusahan papinya, Amar seumuran dengan Barra dan Firdaus. Beda dengan Firdaus, Firdaus adalah kepala kepolisian.
Kembali pada mereka.
" waalaikumsalam salam... " Jawab mereka serentak.
Amar melonggarkan dasinya, sambil berjalan bersama papinya ke arah ruang tengah di mana ada shasya Rima dan Dita. tanpa sengaja bola matanya bertemu Bola mata shasya yang curi curi pandang ke arahnya.
shasya tersenyum pada Amar, Amar membalas senyuman shasya. shasya lalu mengalihkan pandangan nya dari Amar yang menatap nya penuh arti.
" ada ember bocor ternyata di rumah ku, merosak pemandangan saja" ujar Bima papi nya Amar menyindir Dita. karena Bima dan Dita musuh bebuyutan.
" enak saja ngatain orang ember bocor, dari pada situ, si kotak spongebob." sindir Dita balik pada Bima. Karena Bima sering kemana mana suka memakai baju yang terang dan bewarna kuning,,, mereka berdua kenal dari masih SMP lagi, dan sering bertengkar di kelas.
" kenapa sih kalian sering saja bertengkar dari dulu jika bertemu. Pusing aku sama kalian." Rima menggeleng melihat suami nya dan sahabat nya yang dari dulu selalu saja bertengkar sampai sekarang.
walau pun sudah berumur semua.
Amar menyalami bundanya shasya, dan maminya . Lalu duduk di dekat maminya. shasya juga menyalami Bima.
Bima mengusap kepala shasya " ada si cantik shasya rupanya di sini. shasya mau jadi istri kedua om" canda Bima melirik Dita. Bima sengaja memanas manasi Dita.
Dita melotot pada Bima.
Tak!
__ADS_1
Dita memukul lengan Bima.
" arkh.. Itu sakit ember" sambil mengusap usap lengan nya.
" tua, sudah bau tanah, mau jadi menantu ku. Dasar kakek kakek gatal" marah Dita menatap tajam Bima.
shasya dan maminya Amar menggeleng melihat orang tua yang kaya ABG bertengkar.
" tua tua begini, aku masih jago di ranjang " balas Bima.
" apaan sih mas, ada anak anak di sini" tegur Rima pada suaminya
Bima menyengir pada istrinya.
" tua tua mesum, " sindir Dita
" Amar ke kamar dulu mi pi bunda Dita . " pamit Amar lalu berdiri dari duduk nya. Di angguki oleh mereka bertiga.
Amar melirik sekilas pada shasya yang sedang meminum jus yang di sedia kan oleh pembantu Rima tadi.
Lalu Melangkah naik ke lantai dua.
*
Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌
__ADS_1