DI NIKAHI TUAN MUDA DINGIN

DI NIKAHI TUAN MUDA DINGIN
Kulkas berjalan


__ADS_3

Babby terbangun dari tidurnya. Dia mengedar kan pandangan nya di kamar yang luas dan sangat mewah.


Babby menurunkan kakinya dari ranjang Barra, lalu mencari kamar mandi. Babby membasuh wajahnya dan mengikat rambut panjangnya dengan acak.


Lalu Babby melangkah keluar dari kamar Barra. Babby mengedar kan pandangannya kesana kemari, tapi tidak menemui siapa pun.


Perasaan Babby sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Babby masih berjalan di lantai dua, karena Babby tidak tahu dia di mana sekarang di dalam rumah Barra. yang Babby tahu dia pasti di rumah Barra.


"kak" panggil Dirra pada Babby yang seperti linglung.


Babby mengalihkan pandangannya ke arah suara seorang gadis. Babby melihat gadis yang sangat cantik dan manis dengan dua lesung pipi di wajah manisnya.

__ADS_1


Tidak beda jauh seperti Dirra yang juga takjub melihat kaka iparnya yang sangat cantik dengan bulu mata lentik dan alis tebal bibir merah ceri dengan mata yang sangat indah, memiliki kulit yang putih gebu. Wajah lengan Babby di tumbuhi bulu bulu yang sedikit lebat dari gadis gadis biasanya. Membuat Babby menjelma sangat manis dan cantik.


" kaka cantik banget sih.... Bagaimana kaka bisa memiliki bulu bulu seindah ini kak... Dirra juga mahu....." rengek Dirra membalik balik kan lengan Babby. Babby heran melihat tingkan Dirra. Tapi Babby tahu itu adalah adik suaminya. karena sebelumnya Barra pernah menyebut nama Dirra.


" tapi kaka yang cantik ini sayang banget karena suaminya om om.. HAHAHAHAHA "tambah Dirra tertawa dengan ucapannya sendiri karena mengejek kakanya, yang memiliki usia terlalu jauh dari kaka iparnya.


" om om?, siapa? " heran Babby bertanya pada Dirra.


" ya suami kakak lah siapa lagi kalau bukan kak Barra. Eh asal kaka tahu ya, kak Barra itu sudah berusia 33tahun, udah ketuaan jika sandingnya ama kaka yang masih sangat muda" bisik Dirra pada Babby mengejek kakanya.


Babby dan Dirra serentak mengalihkan pandangannya pada Barra yang melangkah mendekat dengan kedua tangan di sakunya menggunakan baju santai dengan rambut yang acak, tidak tersusun rapi seperti saat dia ke kantor.

__ADS_1


Babby tertegun Melihat wajah tampan Barra. karena baru kali ini dia memperhatikan wajah Barra dengan jelas. Tampan..... Batin Babby menatap Barra tanpa berkedip.


" aku juga tahu kak Barra itu tampan. Tapi jangan menjatuh kan harga diri kaka di hadapan om om itu." bisik Dirra yang sadar dengan tatapan Babby.


Babby tersadar dari terpesonanya pada Barra. Babby langsung mengalihkan pandangannya dari Barra.


" apa maksud kaka ingin memotong uang jajan ku" cemberut Dirra bersedekap dada saat Barra sudah berdiri di hadapan Dirra dan Babby.


" siapa suruh kau terus mengumpat ku. " ujar Barra, tapi kedua bola matanya terus menatap wajah Babby.


" dasar... Kakak kulkas berjalan, canda dikit aja gak bisa. Aku kasih tau ya kak. Kalau kaka terus berwajah datar dan dingin seperti balok ais itu, di pastikan tidak lama lagi kaka ipar akan mencari suami baru yang lemah lembut dan penyayang, plus ganteng. Biar pun tidak sekaya kaka sih. Dari pada kakak, yang ada kaka ipar malah beku jika duduk berdua dengan kaka saking dinginnya...... weekkk !! " ceplos Dirra mengejek kakanya Barra. Lalu mengeluarkan lidah nya berlari meninggal kan Barra dan Babby.

__ADS_1


****


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌


__ADS_2