
"Dirra... Apa kau akan terus menggoda Firdaus, kau tidak ingin berangkat ke sekolah, kau bisa telat Dirra." kata Ghia yang baru saja keluar dari meja makan bersama suaminya. sedangkan Babby dan Barra masih berada di dalam.
Dirra hanya menyengir pada mamanya lalu berdiri dari duduk nya. " dada.... Calon suami ku...." Dirra mencium jauh pada Firdaus. Dan melangkah pergi.
"gila" gumam Firdaus.
Marion dan Ghia hanya menggeleng melihat tingkah anak bungsu nya. mereka memang sudah terbiasa dengan sikap anak gadis nya yang sering menggoda Firdaus jika bertemu di mana pun.
Kembali ke meja makan.
Barra yang sudah siap dengan sarapan nya. berdiri ingin melangkah keluar. Tapi Babby memegang hujung jas nya. Barra menghenti kan langkah nya lalu melihat ke arah tangan Babby yang memegang ujung jas milik nya.
" aku akan kembali kuliah hari ini... " ujar Babby memberi tahu Barra sambil memperhati kan raut wajah Barra yang tidak melihat ke arahnya.
"hm" Barra hanya berdehem menanggapi Babby.
Cuma 'hm' .batin Babby
__ADS_1
" ayo. Aku akan menghantarmu" dengan wajah tanpa ekspresi
" benar kah? Ayo." tanpa sadar Babby menggenggam pergelangan tangan Barra dan menarik nya.
Barra tersenyum samar melihat tangan Babby yang menggenggam tangan nya.
mereka pun pamit pada kedua orang tua Barra lalu berangkat ke kampus Babby.
Di mobil Barra hanya diam, begitu pun dengan Babby, Babby tiba-tiba merasa canggung pada Barra.
*****
Babby mengambil tas nya lalu mengulur kan tangan kanan nya pada Barra. Barra yang tidak mengerti maksud Babby, merogoh saku nya dan mengambil Black card dari dompetnya, lalu memberi kan pada Babby. baby meyingkir kan kartu Barra lalu mengambil tangan kanan Barra mengecup punggung tangan nya lalu keluar dari mobil Barra tanpa mengambil kartu yang Barra beri kan pada nya.
Deg
Deg
__ADS_1
Deg
jantung Barra berdebar-debar saat Babby mencium punggung tangan nya.
Sebelum Babby melangkah pergi, Barra bersuara.
" jaga diri mu, pasti kan kau makan tepat waktu. Dan ambil ini untuk kebutuhan mu " memasukkan Black card nya ke dalam pergelangan tangan Babby.
"jalan" tambah nya pada Zildan. Zildan pun langsung menjalan kan semula mobil Barra.
Babby tersenyum tipis mendapat perhatian kecil dari sang suami dingin nya.
hanya perhatian kecil seperti ini, mengapa membuat ku berbunga bunga. Aaaaaa seperti nya aku sudah mulai tidak waras.batin Babby yang senyum senyum sendiri.
" woi.... sudah enggak waras lo, senyum senyum sendiri" kata Nadin sahabat nya di kampus. Nadin memukul bahu Babby dengan kuat. " dari mana aje lo bebb, udah hampir setahun lo baru datang kampus lagi, enak banget hidup lo." tambah Nadin.
Babby cemberut lalu memegang bahu nya yang terasa sakit akibat di pukul oleh Nadin. "niat nyapa, apa niat mukul sih..." kesal Babby pada Nadin." sakit tau kampret" kata Babby memarahi nadin.
__ADS_1
****
Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌