DI NIKAHI TUAN MUDA DINGIN

DI NIKAHI TUAN MUDA DINGIN
bertengkar


__ADS_3

Benar dugaan ku... Dia hanya akan berubah manis jika mengungkit soal ranjang... Lihat lah... Bahkan dia tersenyum seperti malaikat.batin Babby yang melihat Barra semangkin mendekat ke arahnya.


Barra duduk di dekat Babby lalu membuka kaos santai yang dia guna kan. Babby langsung membuang muka me samping, karena malu melihat tubuh Barra yang sixpack.


Tubuh nya menggoyah kan iman... Ck, dasar mesum.... Ada apa dengan otak mu khumairah, otak mu berubah jadi mesum. batin Babby


" ayo lah, aku sudah siap" canda Barra melihat wajah Babby yang memanas.


" A ayo kemana... " gugup Babby.


" bertempur sayang.... .. " jawab Barra menahan tawanya


Bulu bulu kuduk Babby merinding mendengar suara Barra yang menggodanya sambil Memanggil nya 'sayang'


Aku bisa gila menghadapi pria ini lama lama... Ternyata dia sangat mesum.


Barra naik ke ranjang lalu meniarap. " urut bokong ku khumairah... Aku lelah mengemudi tadi menghantar mu ke kontrakan " bohong Barra.


Babby terdiam melihat Barra yang meniarap kirain tadi dia mau ngapain membuka baju nya.


Babby menyentuh pundak Barra dan mulai memijit nya. Wah... Tubuh pria ini halus sekali... Sudah kaya tubuh cewe.


" apa kau lelah... " tanya Barra menutup kedua bola matanya


" tidak....."


Barra menutup kedua bola matanya. Tidak lama Babby mendengar nafas Barra yang teratur. " cepat sekali dia tidur... Gumm Babby.

__ADS_1


Dia juga ikut membaring kan tubuh nya di sebelah Barra. Babby mengmbil ponselnya. Lalu mengaktif kan ponselnya.


Puluhan bekas panggilan Abian, dan pesan pesan Abian yang menumpukan.


Secara bersamaan Abian juga menghubungi Babby.


Drrtt Drrtt Drrtt


Ponsel Babby berbunyi.


Babby membangun kan tubuh nya lalu melangkah sedikit menjauh dari Barra.


" Hello " jawab Babby mengecil kan suara nya.


" sayang kau kemana saja sih... Aku terus menghubungimu tapi ponsel mu tidak aktif, apa kah kau sehat? Kau di mana? Sedang apa sayang...aku mengkhawatirkan mu sayang." pertanyaan pertanyaan dari Abian saat Babby mengangkat panggilan nya.


" ak----


" berani kau masih berhubungan Dengan lelaki lain, apa kau ingat jika kau sudah menikah hah" bentak Barra mencengkram lengan Babby.


"sakit... " Babby berusaha melepaskan tangan Barra, tapi Barra semangkin menguat kan cengkramannya


Tadi Barra memang sudah tidur, tapi suara ponsel Babby membangun kan Barra yang baru terlelap.


" jawab aku! Kau masih berhubungan dengan pria lain hah!!!!" bentak Barra lagi.


" iya kenapa!!! Aku masih berhubungan dengan pria lain. Dan aku tidak menyukai mu!!! Kau itu kasar" teriak Babby. yang ikut terpancing emosinya karena Barra langsung saja menyakitinya tanpa bertanya baik baik dulu.

__ADS_1


Barra mengangkat tangannya ingin menampar Babby. Tapi dia kembali menahan tangan nya, mengingat Babby saat ini sedang hamil.


" kenapa? Tampar saja!!! Kau itu pria kasar..... Pantas saja kekasih mu mencari pria lain " tanpa sadar Babby mengeluar kan kata kata kasar. Barra juga tidak tahu kenapa dia tidak bisa mengontrol emosinya melihat Babby menghubungi pria lain.


padahal dia terang terangan melihat Celsea berhubungan suami istri dengan lelaki lain, tapi dia bisa menahan emosi nya sampai dua tahun lama nya.


Barra diam mendengar ucapan Babby. Barra melepaskan cengkramannya berlalu dari hadapan Babby, mengambil kunci mobil.


Brakkkk!!!!!


Babby terloncat kaget saat Barra membanting pintu dengan keras.


Untung saja orang tua Barra tidak mendengarnya.


Babby menetes kan air matanya saat Barra sudah pergi." kenapa kau begitu kasar... padahal kan aku juga akan mengakhiri hubungan ku dengan Abian, tapi kau langsung saja marah dan menyakitiku. Tanpa bertanya dulu "gumam Babby terus menangis menghadapi sikap Barra yang pasang surut. Dia bahkan tidak bisa menebak Seperti apa karakter suami nya itu.


Setelah lelah menangis Babby tertidur.


****


Di bar Amar Barra sedang duduk dan sudah menghabis kan satu botol minuman alkohol.


" hey... Ada apa bro... Kenapa kau minum begitu banyak, cukup kau sudah mabuk." Amar mengambil gelas Barra.


Amar dan Firdaus memang tidak tahu jika Barra sudah menikah dengan Babby. Hanya baru dokter Faizal pecicilan yang mengetahui tentang pernikahan Barra


Barra hanya diam tidak menjawab Amar. " kau ingin aku memesan kan mu wanita? Sudah lama aku lihat kau tidak pernah memesan ladies" kata Amar pada Barra yang kembali mengambil minuman nya.

__ADS_1


*


Salam kenal dari autor semua🤗 bantu dukung karya autor ya... Komen dan like👍 agar autornya lebih semangat💪💪💪 lagi Update nya. Maafkan autor ya jika masih banyak typonya😊. Komen dan like kalian semua sangat membantu semangat autor.😘😘✌


__ADS_2