
Barra melangkah keluar dari pengadilan tanpa peduli pada Celsea yang terus memanggil nya.
***
Barra kembali ke kantor nya bersama Zildan. "tuan muda. Kita ada rapat dua jam lagi."kata Zildan memberi tahu Barra yang hanya menatap kosong di meja kerjanya.
"Kau wakili saja aku Zildan. " kata Barra tanpa melihat ke Arah Asisten nya.
"Tapi tu---
"Kalau tidak mahu batalkan saja Rapat nya."potong Barra sebelum selesai ucapan Zildan
"Ba baik tuan muda. Saya akan mewakili anda. Saya permisi tuan" kata Zildan lalu melangkah keluar dari ruangan Barra..
Barra mengambi Foto baby di meja kerjanya lalu melihat Foto istrinya sudah dua bulan kau pergi.... Aku sangat merindukan mu... Aku ingin melihat senyuman manis mu lagi... Aku ingin menghabiskan waktu bersama mu Seperti dulu sayang... Sampai kapan kau akan kembali Seperti dulu.... Aku sangat merindukan mu. Batin Barra yang sangat merindui istrinya nya.
Anak kita tumbuh Dengan baik... Tapi tetap saja dia merasa kurang... kurang kasih sayang dari ibunya... Ya tuhan... Sembuh kan istriku... Aku ingin kembali berkumpul Seperti dulu lagi.batin Barra memeluk Foto Babby sambil menjatuhkan air matanya. Barra benar-benar menjadi pria yang sangat lemah.
,,,,,,
__ADS_1
Di lain tempat intan juga sudah melahirkan usia bayi intan sudah tujuh bulan.
Intan melihat bayinya yang sedang tertidur. Tiba-tiba dia teringat di mana dia sampai mengandung.
FLASHBACK
"Abian... Sudah lah... Kenapa kau terus minum... Kau sudah mabuk, tadi katanya mahu Mampir Sebentar saja di sini... Tapi kok sampai minum begitu... Ayo kita pulang Abian... Mama bisa marah besar kalau tahu aku ke bar... Apa lagi sekarang sudah pukul 10 malam.. Ayo kita pulang.." khawatir intan terus mengajak Abian pulang.
Selepas Barra dan Abian baku hantam di mall. Abian langsung menjalankan mobil nya menuju bar dan membawa intan bersamanya.
Akhirnya Abian tertidur di bar dan tidak bergerak lagi. intan berusaha mengangkat tubuh Abian tapi Abian sangat berat.
Setelah itu intan kembali kepada Abian yang tertidur pulas karena mabuk." Mas mas,, " panggil intan pada pelayan di bar.
" Ada apa embak..."
" Boleh ngak bantu aku bawa sahabat ku ini ke kamar... Soalnya berat banget..." kata intan meminta tolong
" Boleh embak. Ayo saya bantu embak"
__ADS_1
" terima kasih "
" sama sama embak "
intan dan pelayan itu mengangkat tubuh Abian ke dalam kamar yang sudah intan sewa.
Sesampainya di kamar pelayan itu langsung pamit"Saya duluan embak"
" iya.sekali lagi terima kasih "
Setelah itu intan juga ingin melangkah keluar dari kamar. Tapi ternyata tasnya tertindih oleh Abian.
intan mendekat lalu mendorong sedikit tubuh Abian untuk mengambil tas nya tapi Tiba-tiba Abian menarik tubuh nya lalu mengukung nya.
" Abian sadar... Ini aku intan.. menyingkir Abian.. Aku mahu pulang... Kau tidur saja di sini." kata intan menolak tubuh Abian. Tapi Abian langsung mencium bibir manis intan.
intan berusah terus menolak Abian yang sedang mabuk berat. Tanpa lama kelamaan intan terlena dengan sentuhan sentuhan Abian. Apa lagi saat itu intan memang sangat mencintai Abian. Tapi Fikir panjang lagi intan Akhirnya melakukan hubungan terlarang yang membuat dia hamil sebelum menikah dengan Amar.
**FLASHBACk
__ADS_1
selesai**