
pagi hari yang cerah begitu banyak suka dan duka telah terlewati. kadang kala kita harus berjuang keras dalam mencapai sesuatu apa yang kita harapkan. tapi dalam kehidupan yang sesungguhnya bahwa tidaklah semua apa yang kita anggap baik belum tentu baik bagi kita begitu pula sebaliknya. dan rasa kecewa sebagai manusia itu sudah pasti akan menghampiri.
seperti ya g aku rasakan kini saat aku berjalan menuju kelas tak sengaja kakak kelas menceritakan bahwa ustaz tayhan akan ta'aruf dengan seseorang entah gosip atau fakta yang kudengar hari ini.
deg....
"mengapa aku seperti tidak terima siapa diriku, apa hak aku, mengapa aku tidak rela. ah........ mengapa aku harus cemburu. ada apa dengan hati ini gumam ku.
aw...... aw.... aa..
" kakiku....... alhamdulillah masi Ter kilir sedikit. rintihan ku dalam hati
"anisa....
deg....
seseorang menghampiriku mungkin ia melihatku berjalan dalam keadaan melamun hingga saat aku melangkahkan kaki ini tak sengaja kakiku ter kilir saat akan naik tangga menuju kelasku.
" ah... iya... aku tidak apa-apa us... taz. sahutku. aku pun berusaha sebisa mungkin melangkah.
__ADS_1
ah..... aw.....
"apa kamu tidak apa-apa?
" iya. us.. taz. sahutku lagi. kenapa aku begini. mengapa aku seperti orang marah. oh tidak. aku tidak boleh jatuh.......... cinta.......... astagfirullah. aku hanya mengaguminya tidak. sanggahan ku.
"anisa kau tidak apa-apa ayo sini aku bantu kenapa bisa kamu seperti ini? sahut santi yang tiba-tiba melihatku dalam keadaan berjalan tidak normal. aku pun dan santi meninggalkan tempat itu dan pamit masuk ke kelas. sementara dia pergi dikelas sebelah mengajar. namun saat aku duduk dan mengambil buku pelajaran semua teman kelasku kembali lagi bergosip hal yang sama yang aku dengar di luar kelas tadi.
"eh tahu gak dengar-dengar ya ustaz rayhan akan ta'aruf dengan seseorang lo. tapi belum tahu sih kabarnya benar apa gak. tapi kalau memang tidak benar kenapa gosipnya tersebar seramai ini ya.....
" wah pasti calonnya cantik deh.
" apaan sih nooo .....kamu gak lihat apa ni... kaki gue ter gilir sepertinya parah deh. ucapku untuk menghilangkan rasa ke cangguhan yang aku dengar. aku benar-benar tidak tahu kenapa diriku. gumam ku.
"coba lihat sini. sahut serli.
" o... astaga anisa....ini udah bengkak lo... ini parah lo anisa."
"assalamu'alaikum.... ucap ustaz ana karena hari ini memang waktu jam mengajar ustaz ana. dan tiba-tiba menghampiriku.
__ADS_1
" anisa kenapa serli? ucap ustazah ana.
"ini ustazah.sambil menunjuk kearah kaki aku dan memang sudah agak bengkak. kaki anisa bengkak.
" anisa. ayo kaki kamu harus diobati dan diurut. sahut ustazah ana yang kaget melihat kaki aku. tapi mengapa aku biasa-biasa saja. oh ada apa denganku gumam ku. kami pun pergi ke ruang UKS.
...****************...
beberapa menit kemudian setelah diurut oleh tukang urut langganan ustazah ana yang tadi sebelum keruang UKS ustazah ana menelpon seseorang dan ternyata yang dia telpon adalah tukang urut buat diriku. dan aku pun sudah merasa baikan setelah diurut dan baru aku menyadari jika kakiku aku betul-betul sakit.
baru sadar lo anisa..... gila parah. gumam ku lagi.
"anisa apa kamu baik-baik saja? sahut ustazah ana dan ustazah yang didekat ustazah ana yang ikut mendampingiku. mereka melihatku begitu penuh perhatian.
" iya. ustadzah aku uda baik kok. senyum pun aku paksakan.
"ya sudah kamu istirahat dulu disini ya. jangan ke mana-mana. nanti jam istirahat ustadzah suruh temanmu bawakan makan siang. atau kamu belum sarapan? tanya ustadzah ana
" sudah ustadzah. sahutku.
__ADS_1
aku pun berbaring di atas kasur di ruang UKS saat itu. dan karena mungkin rasa sakit yang baru aku rasakan akibat kecerobohan ku. aku pun tertidur.