
belajar mengajar mulai kembali seperti biasanya. para santri kembali berkutik dengan berbagai macam pelajaran. tak ada pelajaran yang berubah. semua seperti dulu sebelum libur. semua seakan tidak ada yang terjadi
namun perasaan rindu yang dirasakan dua insan yang status mereka sekarang sudah berganti nyonya dan tuan. hanya bisa saling berinteraksi lewat mata.
seperti sekarang. saat ustaz rayhan masuk mengajar ia hanya bisa memandang istrinya dengan penuh kerinduan.cinta yang sudah menyatukan akan dirasakan oleh pasangan mereka hal itu pula yang dirasakan anisa.
"hemmmm. serli mulai. sudah ustaz.
" baiklah anisa bawa tugas teman-temanmu sebentar ke kantor.
"hemmm iya ustaz nanti anisa bawa. sahut serli lagi.
" ingat ya kamu harus jelaskan semuanya sebentar malam tidak ada lagi bilang tidak. ucap anisa pada serli.
'iya sedetail mungkin, ok! udah sana bawa tu buku-buku! "
"awas aja kalau kamu mengelak lagi.
" iya bawel.
...****************...
"anisa pun masuk ke kantor. melihat suaminya yaitu ustaz rayhan yang sekarang sudah berkutik dengan buku-buku santri lainnya. sementara guru yang faham akan situasi membiarkan keduanya berbicara dan pindah tempat.
"simpan di situ dan duduk lah. menunjukkan kursi di sampingnya.ini uang belanja buat kebutuhanmu. maaf kemarin aku lupa sayang. gimana di asrama mu baik-baik saja kan?melirik anisa.
"iya. alhamdulillah tidak ada yang berubah.
__ADS_1
"tapi di sini ada yang berubah. memposisikan dirinya berhadapan di hatiku ada rasa sepi. bobo sendiri bisik rayhan.
" plak memukul pelan lengan suaminya. apaan sih mas ray. uda deh mulai lagi deh gombalnya.
"momen ini yang aku rindukan. selau bersamamu. O ya jumat nanti aku jemput aku sudah izinkan. ucap ustaz rayhan pada istrinya.
"emang kita mau nginap dimana si mas rumah tante serli?
" bukan sayang tapi di rumah kita. dekat dari sini. aku mau puas-puasin sama kamu. ini baru 2 minggu lo kita habis nikah. gituan gak boleh. Pura-pura
"apaan sih mas ray. jangan bahas itu deh. mulai mesum deh.
" emang tidak boleh ya? mesum dengan istri sendiri. dosa lo...
"ya boleh. tapi kan.....
" iya sayang aku mengerti kok. hei jangan cemberut begitu dong aku faham dan sangat mengerti. aku hanya bercanda sayang. ya sudah kembali gih teman-temanmu sudah menunggu.
...***************...
asrama minta penjelasan
"ya aku dan suamimu sepupu satu kali, puas!"penjelasan serli
" terus? "
"terus saat kakak rizki mengirim surat ke kamu aku yang kasi tahu kak rayhan
__ADS_1
kamu ingat kan pertama ikut pengajian dan kak rayhan yang bawa materinya?
" iya.
"kamu bilang kamu bertemu seseorang yang hampir kamu lempar pakai sendal?
" iya.
"na pandangan pertama dan kisah cintanya Rama di mulai hehe tawa serli. lanjutnya lagi di situlah kak rayhan mulai tuwittuwit......dengan kamu. huahahaha.... tawa serli kembali pecah.
" serius?
"iya dua rius. gue adalah tempat curhat kedua sepupu gue. hebat kan gue. ya iya lah gue hebat sedangkan kamu gak tahu kan kalau aku sepupu anisa ama suami lo. bisik serli.
" iya lo hebat. lanjut! lsahut anisa yang penasaran.
"karena aku tahu kak rayhan cintanya sama lo jadi gue kasi tahu ama dia kalau kak rizki pernah beberapa kali kirim surat dan menyatakan cintanya sama kamu
dengan alasan aku tidak mau aja jika diantara mereka kelak nanti timbul yang tidak di inginkan karena cinta yang sama antara adik dan kakak. tapi karena pintarnya kakak rayhan ia menyembunyikan segalanya perasaannya baik dari kamu atau pun dari kak rizki. dan kau tahu saat ada kabar saat kamu akan di jodohkan?
"apa? sahut anisa lagi.
" hati kakak rayhan hancur ketika itu karena belum sempat menyatakan cintanya Melalui ucapan. pada akhirnya bersyukurnya dia karena ternyata ta'aruf yang selama ini yang direncanakan orang nya ternyata kamu. lompat lah dia kegirangan. senangkan kamu akhirnya cintamu terbalaskan. iya kan? celoteh serli.
"iya. senanglah. ee tapi mas ray tahu gak perasaanku.
"kalau itu aku gak tahu. manalah mungkin aku kasi tahu ke dia kalau sahabatku ini mengagumi ustaznya. ga ah.
__ADS_1
" mmmm kamu memang sahabatku. sekaligus adik ipar ku yang mmmuuuaaa. hehe... ucap anisa memeluk serli.
"betul-betul huahahaha... sssttttt.