Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 47 tragedi


__ADS_3

di perjalanan pulang sesekali rayhan melirik istrinya dengan penuh cinta dan kasih. ia pun menggenggam tangan istrinya anisa pun membalas dan mengeratkan genggaman suaminya.


"mas ray aku lapar lagi gimana dong? rayhan pun menoleh mendengar keluh istrinya


" ok sedikit lagi ya kita singgah makan ucapnya. mengambil benda pipih disaku celananya


rayhan pun memberikan informasi dengan keluarga agar singgah.


perjalanan terus berlanjut tampak di depan ada sebuah warung makan seperti kafe letaknya pas pinggir pantai dengan tiupan angin laut sepoi-sepoi.


mereka pun singgah dan memarkirkan mobil di lokasi parkiran.


"wow keren! " girang anisa begitu ia keluar dari dalam mobil sambil merentangkan tangannya dan menutup mata sambil menghirup udara.


sementara rayhan yang baru keluar dari dalam mobil dengan memasang kacamatanya


dan berdiri di dekat mobil memainkan ponselnya untuk memberi kabar pada rizki.


anisa pun berlari dan menghampiri suaminya sambil kembali mengenakan maskernya.


sampai di dekat rayhan ia pun langsung merebut topi yang dikenakan oleh suaminya.



"mas ray cantik gak?


" kamu selalu sempurna di mata aku.


"yang betul nih.


"iya betul. gak percaya?


rizki pun mendekat dan mengecup kening istrinya karena gemes. sudah ayo kita makan! "kamu lapar kan?


itu papah dan mama serta lainnya sudah menunggu kita ajak rizki pada anisa


sementara diluar serli masi setia berdiri dibibir pantai


"wow!!! pemandangan yang luar biasa teriak serli yang langsung berlari ke bibir pantai. setelah cukup puas dirinya pun kembali bergabung dengan yang lainnya.

__ADS_1


selesai makan mereka pun beristirahat waktu terus berjalan.mereka masih ditempat yang sama hingga masuk waktu ashar


"ayo semuanya kita lanjutkan perjalanan. ucap pak sulaiman papah mertua anisa.


mereka pun bangkit dari tempat duduk masing-masing dan bersiap.


rayhan pun meraih tangan istrinya menuju mobil



mobil terus menyusuri jalan berliku-liku dengan kecepatan tinggi. sambil memutar lagu Mely goeslaw KETIKA CINTA BERTASBIH


Bertutur lah cinta mengucap satu nama


Seindah goresan sabda-Mu dalam kitabku


Cinta yang bertasbih mengutus hati ini


Ku sandarkan hidup dan mati ku pada-Mu


Bisikan doaku dalam butiran tasbih


Ku panjatkan pintaku pada-Mu Maha Cinta


Sudah di ubun-ubun, cinta mengusik rasa


Tak bisa ku paksa walau hatiku menjerit


Kembang-kempis dadaku merangkai butir cinta


Garis tangan tergambar, tak bisa aku menentang


Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta


Bisikan doaku dalam butiran tasbih


Ku panjatkan pintaku pada-Mu Maha Cinta


Sudah di ubun-ubun, cinta mengusik rasa

__ADS_1


Tak bisa ku paksa walau hatiku menjerit


Kembang-kempis dadaku merangkai butir cinta


Garis tangan tergambar, tak bisa aku menentang


Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta


Cinta


Kembang-kempis dadaku merangkai butir cinta


Garis tangan tergambar, tak bisa aku menentang


Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta


Ha-ha, haa


Garis tangan tergambar, tak bisa aku menentang


Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta


Ketika cinta bertasbih


begitu lagu berakhir


brak...


brak....


brak...


"rayhan anisa teriak ibu rayhan yang melihat langsung kejadian di depan matanya dengan mulut terbuka yang ditutupi dengan kedua tangannya.


takdir berkata lain


mobil yang ditumpangi anisa dan rayhan di sambar dari arah depan dengan sebuah mobil dengan laju kecepatan yang cukup tinggi. menurut informasi orang yang menabrak dalam keadaan mengantuk.


keadaan anisa dan rayhan penuh dengan lumuran darah. rayhan masih sempat melihat istrinya dalam keadaan mata tertutup dengan wajah di penuhi dengan darah segar yang mengalir

__ADS_1


"anisa aku mencin.... ta... i... mu.. mata rayhan pun tertutup.


__ADS_2