
pov
"ini siapa pa... tanya rizki
" itu foto anak om ahmad yang akan bapak rencana pertemukan dengan rayhan. tapi sampai sekarang rayhan tidak angkat telponnya.
"biar rizki nanti yang kasi kak rayhan dikantor papa.
" ok baiklah. suruh rayhan kabari papa segera. karena satu bulan ke depan kita akan menemui anisa.
*jadi anisa yang akan di jodohkan kak rayhan. kalau kak rayhan tidak mau saya siap menggantikan. dengan sangat ikhlas. kalau kau bukan kakakku saya siap bersaing denganmu kak rayhan. tapi aku yakin kak rayhan takkan menolak jika dia tahu siapa wanita yang akan di jodohkan. secara kan kak rayhan juga sebenarnya cinta dengan anisa ya sebagai adik aku mengalah buat kebahagiaan kalian. semoga anisa membakar surat yang pernah aku kirim jika memang ini terjadi. aku takut kak rayhan nanti akan salah faham.
"iya pa. akan segera saya sampaikan.
...****************...
kantor
sebagai Ceo diperusahaan juga sebagai guru mengajar di pondok..... rayhan memang sering memberikan tanggung jawab kepada adiknya rizki. mengajar adalah merupakan hoby bagi rayhan dan kecintaannya dengan ilmu agama dan pondok yang tempatnya menimba ilmu selama ini.
" kak rayhan ini amplop sebuah foto wanita yang akan kakak temui satu bulan kedepan di alamatXX jlXX NOXX
ingat kak jangan tidak dibuka.
__ADS_1
"iya. nanti kakak buka setelah selsai meeting. tenang saja. memang orang tua kalau ada maunya tidak bisa ditolak.
" siapa suru kakak rayhan tidak mau mencari sendiri jadi yaa jalan pintas perjodohan. Terima saja kak .
"kamu memang ya... saya Do'akan semoga kamu cepat laris.
" idih barang kali laris... hahahaha tawa rizki.
tenang kak kalau kakak tidak mau nanti saya yang maju. tapi aku yakin kakak tidak akan menolak.
...****************...
satu bulan kemudian rayhan teringat dengan sebuah foto yang diberikan oleh adiknya. ia pun mencari dimana foto Tersebut dia simpan. semua laci sudah dia buka namun hasilnya nihil. pikirannya terus berkelana seperti apa dan siap yang dijodohkan oleh papanya kali ini. walau sebenarnya ia juga sudah memiliki pujaan hati di sebuah pondok tempatnya mengajar.
"halo pa...
.....
" iya pa duluan lah
......
"iya. insyallah saya akan menyusul
__ADS_1
......
tenang pa.... saya akan menemuinya.
......
sambungan telpon pun terputus dengan ucapan salam keduanya.
"di mana ya itu foto aku simpan. untung alamatnya aku masih ingat. dasar memang itu anak.na...ini dia ni...amplopnya.gerutu rayhan seorang diri
deg... kenapa jantungku berdebar begini ya belum juga lihat fotonya seperi ada sebuah getaran tapi kenapa aku grogi ya. batin rayhan.
namun saat membuka dan mengeluarkan isi amplop tersebut tiba-tiba foto tersebut jatuh ke lantai bersamaan dengan jatuhnya gelas yang berisi kopi yang tidak sengaja tersenggol oleh tangan rayhan.
saat rayhan mengangkat foto tersebut
naas wajah wanita di foto tersebut sudah tidak bisa terlihat dengan jelas.
aaaaaaaah... sial rusak kan jadinya.
ya sudah lah... tancap gas saja ke sana. toh juga di sana nantinya bertemu juga dengan orangnya kan. jika memang jodoh takkan kemana.tapi penasaran sih dengan fotonya tapi apa boleh buat sudah rusak begini.
aaaaaaaaah..... prustasi sendiri atas ke cerobohan nya. akhirnya rayhan pun meninggalkan kantor nya menuju alamat . ia pun singgah di sebuah toko kue membeli pesanan ibunya.
__ADS_1