Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 52


__ADS_3

anisa sudah kembali ke rumah ibu mertua juga orang tua anisa dan kakaknya sudah kembali ke kampung halaman.kesehatan anisa kini sudah kembali normal. pertanyaan yang selalu dilontarkan anisa tengah keberadaan suaminya belum terjawab.


serli hari itu berkunjung untuk melihat kondisi anisa.


"assalamu'alaikum.ucap serli melihat anisa melamun dikamar suaminya.


" waalaikum ucap singkat anisa. menatap serli dan bertanya. serli lho tahu kan semuanya di mana mas rayhan kenapa selama aku di rumah sakit mas rayhan tidak pernah mengunjungi aku bahkan kabar darinya tidak ada sama sekali.


sementara di luar kamar ibu mertua menguping pembicaraan mereka dengan perasaan sedih


"serli yang sudah menduga hal ini akan terjadi ia pun menjawab pertanyaan anisa. " bagaimana kamu tahu jika suamimu tidak pernah mengunjungimu sementara lho tidak sadar. bahkan setiap hari suami lho menemanimu. ucap serli penuh keyakinan. berbohong


𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘢𝘯𝘪𝘴𝘢 𝘢𝘯𝘥𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘬𝘢𝘬 𝘳𝘢𝘺𝘩𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘮𝘢𝘺𝘢𝘵 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱


" buktinya sekarang tidak ada? ucap anisa dengan sedih


"nyonya raihan tante mika udah jelaskan kan? kalau kak rayhan ada urusan kantor di luar negri. kamu tidak percaya dengan ibu mertua lho?


𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘨𝘶𝘦 𝘨𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘭𝘩𝘰 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘭𝘩𝘰 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵


"bukan maksud saya seperti itu serli tapi, setidaknya kabari aku, telpon aku aku merindukannya serli aku sangat merindukannya menangis.


𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘳𝘪𝘮𝘶 𝘢𝘯𝘪𝘴𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥a𝘬 𝘺𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘢𝘯𝘥𝘢𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘭𝘩𝘰 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦s𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩𝘯𝘺𝘢 . 𝘥𝘢𝘯 𝘨𝘶𝘦 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳 𝘢𝘱𝘢 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘭𝘩𝘰 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘴𝘶𝘢𝘮𝘪 𝘭𝘩𝘰.

__ADS_1


...****************...


sementara luar negri jauh di sana kondisi rayhan masih terlihat sama. papah rayhan mulai menyerah dan mengikhlaskan putranya.


"rizki papah sudah tidak kuat melihat kondisi rayhan sekarang lihatlah dia sudah bukan rayhan yang dulu. terus bagaimana dengan anisa jika dia tahu.


"anisa tidak akan pernah tahu hal ini. yakin rizki


" terus sampai kapan hah? geram pak sulaiman.


"pak percayalah aku yang akan menangani semuanya dan aku sudah menemukan dokter ahli yang akan menangani rayhan. jika semua harus aku korban rizki siap pak.


" apa maksudmu?


"pak jika seandainya kemoterapi nya tidak berhasil aku yang siap menjadi pendonor pencangkokan syaraf untuk kak rayhan.


" aku sudah yakin dengan keputusanku. dan masalah anisa aku pastikan anisa tidak akan pernah tahu semua ini, aku yang akan mengatasinya. mendengar ucapan anaknya pak sulaiman tidak bisa mengeluarkan lagi kata-kata ia pun duduk di dekat rayhan dan mengajak rayhan berbicara. sambil terus menggoyangkan tubuh anaknya.


sementara rizki diluar ruangan di sebuah taman rumah sakit duduk dan mengambil benda pipih di saku celananya . akting pun dimulai gumamnya


sementara di kota XXX anisa yang duduk bersantai di taman bersama serli dan ibu mertua tiba-tiba telpon miliknya berdering


"kak rayhan menelpon girangnya

__ADS_1


" assalamu'alaikum mas ray? mas mengapa mas ray baru menelpon aku. kamu tahu aku sangat merindukanmu mas. sangat sangat


rizki yang mendengar diseberang sana hatinya begitu perih.


"iya sayang maaf sebelumnya. disini baru ada jaringan jadi aku baru bisa memberi kabar untukmu. kamu sudah makan? rizki mengikuti cara ucapan rayhan


" udah kok. mas kamu sebenarnya ini di mana?


sementara ibu rayhan mendengar percakapan rizki dan anisa tidak tahan membendung lagi kesedihannya ia pun berlari meninggalkan tempat takut anisa akan melihat dan curiga. "rizki mengapa kamu lakukan semua ini nak? batinnya.


" aku di luar negri sayang. kamu kuliah yang benar ya. ingat janjimu sama emak dan bapak. dengan gugup rizki mengucapkan kata I love you.


"I Love you to mas rayhan.


setelah acara telpon berakhir rizki pun tak sadar satu buliran air mata jatuh mengenai tangannya. gila.


pedih merasuk jiwa.....


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


كُتِبَ عَلَيْکُمُ الْقِتَا لُ وَهُوَ كُرْهٌ لَّـكُمْ ۚ وَعَسٰۤى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْــئًا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّـکُمْ ۚ وَعَسٰۤى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْــئًا وَّهُوَ شَرٌّ لَّـكُمْ ۗ وَا للّٰهُ يَعْلَمُ وَاَ نْـتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ


kutiba 'alaikumul-qitaalu wa huwa kur-hul lakum, wa 'asaaa ang takrohuu syai-aw wa huwa khoirul lakum, wa 'asaaa ang tuhibbuu syai-aw wa huwa syarrul lakum, wallohu ya'lamu wa angtum laa ta'lamuun

__ADS_1


"Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."


(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 216)


__ADS_2