Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 19 bersantai


__ADS_3

hari berganti hari waktu terus terus berjalan. tiap harinya anisa selalu disibukkan dengan kegiatan di pondok. lambat laun sedikit demi sedikit anisa sudah bisa melupakan masalah pribadinya. biarlah waktu yang menjawab semuanya.mari kita happy menikmati hidup ah..... Alhamdulillah. itulah yang dipikiran anisa sekarang. canda tawa kembali tergambar di raut wajahnya.


malam jumat adalah malam dimana santri mengikuti kegiatan rutin berdakwah secara bergantian. dan malam itu adalah giliran anisa menampilkan kemampuannya yang kesekian kalinya. tema dakwa anisa kali ini adalah PERNIKAHAN DINI.



setelah selesai dari ceramahnya anisa pun mengakhirinya dengan sebuah kalimat jodoh dan maut seseorang tidak yang pernah tahu. apakah anda mengenalnya atau tidak jika itu yang terbaik bagi Tuhanmu kita hanya bisa menjalaninya. begitupun dengan kematian semua yang bernyawa pasti merasakan mati. siap atau tidak siap anda harus siap. sekian Akhirul kalau. assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh


ya apa yang kamu sampaikan memang benar.


...****************...


pagi hari seperti biasa nya para santri membersihkan lingkungan asrama Masing-masing. mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing setelah acara bersih-bersih mereka lanjutkan kegiatan lainnya ada yang sekedar bersantai, mencuci, atau bahkan ada yang belajar walau hari itu adalah hari libur.


tampak anisa di balkom asrama duduk bersantai bersama teman-temannya sambil menikmati segelas minuman dan snack sambil bercanda. bahkan teman-teman anisa ada yang mendapat sebuah kiriman dari orang tua mereka entah apa isi kardus tersebut. sudah beberapa kali anisa menerima kiriman bukan miliknya. satu milik kardus anisa Terima tertulis SANTI Anakku DI PONDOK.... DARUL UMMI.

__ADS_1


"yes dapat kiriman nih apa tuh? ledek anisa pada santi saat ia menerima kardus dari tangan anisa.


" aha........ mau tahu apa tahu bingit hehe..... jawab santi dengan girangnya


"ya... mau tahu banget lah... haha... canda serli dan anisa serta teman asrama lainnya yang sudah dari tadi berkumpul di balkom asrama. Tiba-tiba seorang santri wan yang tak lain adalah rudi yang pernah berkirim surat dengan teman anisa yaitu alifa dan ustaz amto lewat di depan asrama mereka menuju rumah pembina putri entah ada urusan apa.


" assalamu'alaikum ustaz. sahut beberapa santri wati kepada ustaz amto.ustaz amto pun menjawab salam mereka dan berlalu.sementara rudi yang melihat alifa hanya tersenyum sementara alifa hanya diam.


"alifa kamu baik-baik saja. sudahlah lupakan anggap itu adalah ceritamu di pondok ini . hibur serli pada alifa.


satu....


dua....


ti..... kardus mulai dibuka pelan-pelan oleh santi ga..... akhirnya kardus terbuka sempurna..

__ADS_1


"wow.........yami.......girang anisa melihat banyak makanan di sana. dan beberapa kaleng kue entah apa isinya.


" uhuiiiiii nyooo pesta besar... girang santi si pemilik kardus.


"yuuuk.sikaat...... mantaap.... sahut serli dan lainnya.. mereka pun kembali tertawa riang. sementara di asrama lain juga tampak heboh mendapat kiriman dari beberapa santri putri. ya..ada begitu banyak hari itu yang mendapat kiriman.


" kak anisa ada kiriman nih.... teriak adik kelas anisa yang satu asrama dengannya.


'wow.... apa tu..... mmmm kok bungkus nya cantik amat. uhuiiiiii.... di sana tampak TERTULIS BUAT ANISA DI DARUL UMMI


"iya ni... buka yuk untuk pengirim kita Do'akan semoga dilancarkan rezeki dan jodohnya. amin.bersamaan.siapa pun pengirimnya lupakan aja yang penting kenyang iya gak? ucap anisa girang


" lanjut nyam-nyam. sahut mereka dengan riang dan tawa.


terima kasih makanannya. dari tulisan tangannya aku tahu siapa dirimu. emang aku tidak hafal tulisan tanganmu. aisss anisa gitu loo. hehe... jujur kek dengan perasaan mu. wanita butuh pengakuan tahu gak....

__ADS_1


__ADS_2