Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 50 doa seorang ibu


__ADS_3

Mendapatkan tubuh yang sehat merupakan suatu nikmat rezeki yang diberikan Allah kepada manusia. Sehingga sudah selayaknya, setiap orang yang dalam keadaan sehat mengucapkan syukur atas kesehatan yang diberikan Allah. Bukan hanya itu, setiap manusia juga perlu menjaga tubuhnya tetap sehat sebagai bentuk sikap rasa syukur yang mendatangkan manfaat bagi diri sendiri.


Selain itu, orang yang sehat juga perlu mendoakan orang-orang yang sedang sakit. Terlebih lagi jika orang yang sakit adalah anak kandung sendiri, tentu setiap orang tua akan mengupayakan segala cara untuk membantu kesembuhan sang anak. Bukan hanya itu, orang tua juga senantiasa mendoakan anak agar mudah dalam mendapatkan kesembuhan.


hidup adalah tempatnya ujian sebagaimana di dalam Surat Al-Baqarah Ayat 155 tertuang yang


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:


وَلَـنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَـوْفِ وَا لْجُـوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَ مْوَا لِ وَا لْاَ نْفُسِ وَا لثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ 


wa lanabluwannakum bisyai-im minal-khoufi wal-juu'i wa naqshim minal-amwaali wal-angfusi was-samaroot, wa basysyirish-shoobiriin


"Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar,"


(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 155)


bersabar adalah kunci utama dalam hidup selain bersabar tentu kita harus berikhtiar dan yakinlah bahwa dibalik ujian akan ada hikmah yang disiapkan untukmu sebagai manusia.

__ADS_1


dimana seorang ibu yang terlahir tanpa pendidikan dan hanya berbekal sebuah tekad yang kuat dirinya yang tak pernah melakukan shalat dalam hidupnya hari ini tampak di mushalla rumah sakit seorang ibu selesai menunaikan shalat dan duduk dengan penuh khusuk mengangkat ke dua tangannya menadahkan wajahnya dengan penuh buliran air mata


"ya rabb aku seorang emak yang tidak tahu apa-apa dan keberanian dalam diriku datang di hadapan mu meminta, memohon sebuah keajaiban untuk anakku. sekiranya kasihanilah aku ampunilah aku dengan kelalaian ku selama ini. aku malu ya rabb menghadapkan diriku pada Mu tapi keyakinan ku menyatakan bahwa ini adalah panggilan Mu untukku. terimakasih ya rabb dengan semuanya.


sementara di kamar dimana seorang wanita dengan raut muka cantik kini pucat pasih tak ada gerakan mata tertutup rapat hening


"sayang aku mencintaimu. kembalilah jangan khawatirkan aku. lihatlah wajah emak dan bapak tidakkah kamu kasihan?


" tapi aku ingin menemani mu aku tidak mau jauh darimu aku juga mencintaimu ucap anisa


"sayang keikhlasan mu, pengabdian mu selama ini sudah kau penuhi sebagai seorang istri aku ridho kembalilah!" kamu masih punya janji dengan emak dan bapak kan? selesaikanlah kembali lah sayang


dengan pelan anisa pun melangkahkan kakinya sambil melihat wajah suaminya tersenyum dan menganggukkan kepalanya dengan pelan. anisa melihat sebuah cahaya ia terus berjalan


"tangan anisa mulai bergerak mas rayhan...... ucapnya lirih, mas rayhan jangan tinggalkan aku, mas rayhan.... spontan ibu mertua, emak anisa dan bapaknya melihat keajaiban itu tampak begitu bahagia di wajah mereka penantian dan doa selama satu bulan dua minggu akhirnya membuahkan hasil


" dokter teriak ibu mertua diluar kamar anisa. dokter menantu saya! "

__ADS_1


"kenapa bu ucap dokter itu?


" dokter menantu saya diam sejenak tadi tangannya sudah bergerak ayo dokter cepat periksa kondisinya! "


dokter itu pun memeriksa anisa. dan berkata sambil tersenyum alhamdulillah ini luar biasa dari perkiraan kami kondisi pasien banyak mengalami kemajuan pasien sudah melewati masa kritisnya


"tapi kenapa dia belum membuka matanya. ucap bapak anisa.


" dia hanya tertidur tunggu beberapa jam lagi. otaknya masih mengumpulkan untuk mendapatkan semua memory nya kembali. dokter itu menjelaskan begitu panjang lebar


"alhamdulillah emak anisa akhirnya sadar ucap pak ahmad bapak anisa. mama rayhan dan emak anisa pun saling berpelukan dan menangis bahagia.


dengan pelan anisa pun membuka matanya. awalnya begitu kabur wajah pertama dipandangnya adalah wajah emak yang mengelus kepalanya yang begitu lembut. kemudian ia memandang wajah bapaknya dan ibu mertua yang sedang menggenggam tangannya.


"mas rayhan di... ma... na?


...bersambung...

__ADS_1


jangan lupa like nya maafkan author jika dalam penulisan kata demi kata masih terdapat penggunaan kalimat yang tidak sesuai. author sadar masih jauh dari titik kesempurnaan 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2