Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 59 sedih campur bahagia


__ADS_3

kandungan anisa kini memasuki 8 bulan anisa seringkali mengalami keram pada pinggul dan betis kanannya sering terasa pegal bukan main.


tiap bulan rutin kunjungan ke dokter. terkadang denyut jantung anaknya sulit di temukan. hal inilah yang membuat semua keluarga panik lebih pada rayhan calon sang ayah.


anisa seringkali merasa kurang sehat. tapi syukurnya ***** makan tetap bagus. bahkan ia rajin mengkonsumsi sayu-sayur hijau yang disiapkan asisten rumah tangga karena perintah ibu mertua.


ibu mertua tidak pernah lengah memperhatikan menantu selama kehamilannya. bahkan ibu mertua yang menyiapkan perlengkapan bayi anisa. karena bahagianya akan menyambut cucu pertamanya. jenis kelamin sengaja mereka tidak mau tahu agar menjadi kejutan buat keluarga pak sulaiman


ini mertua sering kali menelpon orang tua anisa mengabari perkembangan janin anisa dan kabar calon ibu itu.


kini anisa sudah istirahat di kamarnya sambil menunggu suaminya pulang kerja, selama kehamilannya anisa begitu manja pada sang suami bahkan suami membatalkan meeting nya bila anisa memintanya segera pulang.


"assalamu'alaikum. sayang kok belum tidur ini udah jam 09.00 lho.sudah makan?


"tungguin mas rayhan.


" mas sini entar ganti baju ya.


"sayang tapi ini aku bau keringat lho.


" biarin. rayhan pun mendekat dan langsung dipeluk oleh anisa dan mencium bibir suaminya tiba-tiba.


"sayang uda ya aku mandi dulu oke.


" gak mau. mas gak usah mandi ya. aku suka biar mas rayhan tidak mandi. rayhan pun geleng kepala melihat tingkah aneh istrinya dengan perut yang sudah membuncit.

__ADS_1


anisa kembali mengantungkan tangannya dileher suaminya dan terus menggoda suaminya hingga rayhan tidak bisa lagi menahan hasratnya. tapi karena kondisi janin akhir-akhir ini menghawatirkan rayhan pun menepis hasratnya menjamah istrinya.


waktu subuh tiba rayhan dan anisa bersiap shalat jamaah selesai shalat melihat perut buncit istrinya ia pun mengelus dengan perlahan perut istrinya dengan membacakan surah AL FATIHAH sebanyak 7 kali berturut-turut.


sedangkan pada waktu habis shalat magrib rayhan kembali membacakan surah al hasyr sebanyak 7 berturur-berturut


tiada lain niat rayhan agar diberikan kemudahan istrinya melahirkan dan dijadikan anak sholeh.


bahkan anisa selalu memutarkan bacaan ayat suci Al-Quran pada calon buah hatinya per juz tiap bulannya.


makan bersama dengan keluarga tak ada percakapan hening. selesai makan baru mereka saling menanyakan kabar.


"pak akhir-akhir ini rizki kok jarang pulang. ucap rayhan


" ia. dia katanya betah tinggal di apartemennya. ucap pak sulaiman.


"mas rayhan......!


rayhan mendengar istrinya berteriak langsung berlari. pak sulaiman dan ibu mertua pun menyusul dan bibi-bibi ikut kaget.


" anisa!


"mas saya dikamar mandi. lihat itu ada darah keluar mas. anisa meratap


" astagfirullah. rayhan melihat darah keluar dari tubuh istrinya menggumpal sebesar dan setebal telapak tangan

__ADS_1


rayhan pun kembali berteriak


"mah pak. cepat lihat anisa.


"astagfirullah. anisa kenapa itu ada darah?ayo kita bawa ke rumah sakit cepat!" ucap mamah rayhan!


" mas keluar lagi darahnya teriak anisa.


.


"rayhan kembali melihat darah menggumpal yang keluar sebesar telur ayam.


" cepat rayhan angkat istrimu kita bawa ke rumah sakit! teriak dengan panik pak sulaiman bapak mertua anisa.


"pak ramli cepat kasi keluar mobil kita segera ke rumah sakit.


"baik Pak.


" mah hubungi cepat dokter aisya kita sekarang menuju ke sana. ucap pak sulaiman


"iya Pak. ucap istrinya


didalam mobil anisa begitu khawatir ibu mertua dan rayhan terus menenangkan anisa.


" mas keluar lagi darah. anisa menangis ya rab jangan kau ambil dia dariku izinkan akau melahirkannya dengan normal,izinkan aku berjuang untuknya.

__ADS_1


pak ramli menyetir dengan kecepatan cukup tinggi namun tetap fokus dan berhati-hati.


__ADS_2