Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 37 ujian akhir 2


__ADS_3

puncak ujian pun tiba.semua santri diliburkan kala itu. di depan kelas tertulis HARAP TENANG ADA UJIAN.


santri yang diliburkan 3 hari mengambil kesempatan bersih-bersih. saat itu tidak di izinkan mereka pulang.


di lain tempat rayhan masi sibuk dengan urusannya yang tidak habisnya ia pun kepikiran dengan keadaan istrinya yang sudah menguras otak beberapa minggu ini. ia terus menggali informasi lewat ustazah ana jika anisa dalam kondisi sehat dan penuh semangat. tidak ada yang berubah dalam dirinya masi anisa yang dulu sebelum menikah dirinya. perasan begitu legah namun rasa rindu yang tidak bisa di bohongi jika dirinya begitu sangat merindukan istrinya.


rayhan pun menelpon ibu mertuanya jika dua minggu lagi dia dan anisa serta keluarga lainnya akan menuju ke kampung halaman anisa untuk acara resepsinya setelahnya itu acara resepsi berikutnya akan digelar di kota rayhan. dirinya pun meminta sekertaris nya untuk mengurus semua perlengkapan dan apa yang dibutuhkan untuk keberangkatan nya kelak nati ke kampung halaman istrinya.


rayhan pun kembali mengenang awal mula dengan di mana ia melihat anisa


pov rayhan.


siapa tuh cewek siswa baru? melihat anisa dan seorang ibu yang mengantar anisa masuk di pondok.

__ADS_1


subhanallah cantik. astagfirullah tapi apa aku salah jika aku mengaguminya. tapi sepertinya bukan anak dari sini?


nah betul kan ia menuju kantor. lama rayhan memperhatikan hati kan dari jarak jauh. "o ternyata becus santri baru.


ayo berbalik. jika kau berbalik kemari berarti kita jodoh amin. " what dia berbalik tersenyum lagi,manis. subhanallah bidadarinya dunia.


"tapi kita lihat nanti sepintar bagaimana dia. dilihat sih cukup pintar. ya sudahlah. akhirnyaa ustaz rayhan kala itu menuju kantor. dan menggali informasi santri baru yang dilihat nya.


" siapa dia ustazah ana?


"itu tadi santri baru namanya anisa dari provinsi Sulawesi tengah nama desa naya desa XX pekerjaan orang tua Ayah petani dan ibu IRT. puas?


" mmmmm... sahut ustaz rayhan. terus tinggal diasarama?

__ADS_1


"bucin betul ya? curiga nih tumben. "


"asrama mana?


" satu asrama dengan serli. ustaz rayhan pun tersenyum penuh makna mendengar kabar itu.


malam pertama anisa mondok dan mengikuti pengajian bertepatan jadwalnya memberikan materi. kala itu saya melihat anisa kebingungan mencari sesuatu saat aku akan mengambil air wudhu. aku pun menghampirinya.


deg... jantungku berdebar saat ia menatapku dengan tatapan terkejut nya kerena aku tiba-tiba menyapanya. hampir mukaku terkena lemparan sendalnya.


menggemaskan hanya kata itu yang terucap. seiring berjalannya waktu aku melihat dari binar matanya jika ia juga mengagumi ku dari cara pandangnya, prilakunya saat aku masuk di kelasnya mengajar.


waktu terus berjalan serli mengabari kala itu jika adiknya rezki pernah mengirim surat beberapa kali kepada anisa mengungkapkan perasaannya. kala itu hati ku hancur. akhirnya aku memutuskan menemui seseorang yang akan ta'aruf denganku. namun entah mengapa saat kami di pertemukan bibirku mengeluarkan kata maaf aku tidak bisa melanjutkan ta'aruf ini kejenjang berikutnya.

__ADS_1


bersambung............


__ADS_2