Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 35 mengenang kembali


__ADS_3

waktu tak terasa anisa sekarang sudah memasuki ujian semester itu artinya tidak lama lagi ia dan teman-temannya akan berpisah entah kapan akan berjumpa lagi.


sekarang ini setelah makan malam dan kegiatan pondok lainnya selsai mereka kembali ke asrama masing-masing untuk mempersiapkan diri bertempur di meja belajar besok.


mereka begitu serius dalam mempersiapkan diri untuk ujian be berapa hari ke depan. ada banyak pelajaran yang harus mereka kuasai. dari pelajaran agama yang terdiri dari be berapa mata pelajaran begitu pula pelajaran umum.


tiap kali anisa disibukkan dengan kegiatan belajar makanan ringan pun selalu menemaninya. dengan segelas susu putih. sebenarnya ia tidak terlalu suka dengan susu jika saat sibuk belajar seperti ini. biasanya ia ditemani dengan segelas kopi akan tetapi karena larangan keras dari sang suami agar berhenti dengan kebiasaannya ia pun beralih dengan segelas susu putih.


sebagian temannya sudah tumbang ditempat tidur akibat kelelahan.sebagian darinya sementara menghafal dengan buku di dada tapi mata tertutup bahkan pendengaran pun sudah hilang. kesunyian pun tercipta karena jam memang sudah menunjukkan pukul 10.00.


sementara di sebuah apartement rayhan juga masi berkutik pekerjaan kantornya. sesekali melihat jam dan membayangkan istrinya masi berkutik dengan bukunya untuk persiapan ujian beberapa hari ke depannya. dan benar saja saat ia menelpon ustazah ana tentang keadaan anisa saat ini ia pun mendapat kabar jika anisa sangat serius dengan Buku-buku nya.


anisa pun kembali melirik jam dan membayangkannya wajah suaminya dirinya kembali teringat saat jam seperti ini dirinya sudah tidur dalam dekapan suami. akhirnya ia pun mengakhiri kegiatan belajarnya dan menuju kamar mandi membersihkan diri dan mengambil air wudhu untuk mengaji sebentar.

__ADS_1


ia pun membuka surah al maun dan kemudian membacanya dengan suara begitu merdu. semenjak anisa menimba ilmu di pondok.... ia begitu hoby melantungkan ayat-ayat Allah. ada begitu banyak kenangan selama menjadi santri di pondok ini. ada begitu banyak pelajaran yang berharga pelajaran yang tak pernah aku dapat di luar sana, kehangatan, kekeluargaan, semua ada di pondok ini.


dearyq....


ku berbalik dan ku menatap mereka lelap dalam tidurnya wahai kawanku, sahabatku, temanku, keluargaku.


ya .......


kami seperti itu satu kesatuan yang tercipta. inginku rasanya menangis 3 tahun ku menetap di pondok ini mau tidak mau rela atau tidak rela aku harus pergi kelak sudah waktunya. maafkan diriku jika ada salah kata baik itu sengaja ataupun sebaliknya.


pasti akan merindukan momen ini. pasti aku rindu akan kembali.


dear dery ku.....

__ADS_1


setelah menulis anisa pun kembali lagi tersenyum mendengar dengkuran beberapa temannya bahkan sampai ada yang mengigau๐Ÿ™‚๐Ÿ™‚. andai ada kamera momen ini pasti ku abadikan. tapi biarlah di hatiku ku abadikan momen ini.


terimakasih ya rabb engkau berikan daku waktu dan kesempatan menuntut ilmu di pondok ini.


Alloohummaghfirlii waliwaalidayya warham humma kamaa rabbayaa nii shaghiiraa. Artinya: "Wahai Tuhanku, ampunilah aku danย kedua orangย tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku di waktu kecil."


"anisa kamu belum tidur ini udah jam satu lho.. sahut serli yang melihat anisa belum tidur.


" iya. ini aku udah mau tidur. tidurlah kembali.


"anisa kamu menangis kenapa? ucap serli kemudian ia bangun dan duduk menatap anisa.


" gak kok aku cuma terharu selma mo dok ada begitu banyak pelajaran hidup yang begitu berharga yang aku dapatkan.

__ADS_1


"mmmm anisa. aku jadi terharu dengan ucapan mu.


setelah anisa dan serli selesai mengenang apa yang mereka rasakan selama mondok akhirnya mereka pun masuk dalam dunia mimpi.


__ADS_2