
pembelajaran kali ini begitu seruh. kelas anisa begitu banyak pertanyaan keluar bagaimana tidak ustaz rayhan membawakan sebuah pembahasan tentang cara saat berhubungan dengan suami istri. ia membahas doa sebelum berhubungan.
بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
“Allahumma janibnasyaithana wa janibnisyathanamarazaqna”.
Artinya:
Dengan nama Allah, ya Allah; jauhkanlah kami dari gangguan syaitan dan jauhkanlah syaitan dari rezeki (bayi) yang akan Engkau anugerahkan pada kami. (HR. Bukhari).
tiap ia menjelaskan ia melirik anisa. sementara anisa yang melihat lirikan itu hanya menundukkan pandangannya.
kemudian ia lanjutkan lagi bagaimana tata cara mandi wajib. bla bla.....
dan juga membahas doa mandi junub.
"BISMILLAHIRAHMANIRAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA'ALA." Artinya: "Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."
beda halnya dengan serli ia terus menggoda anisa.
"apaan? bisik anisa. sedangkan saya tidak tahu masi perawan tahu batin anisa.
" kamu kan udah itu tuuuu masak sih gak tahu maksud aku.
"ih anak kecil gak boleh tahu. bisik anisa lagi.
__ADS_1
hemmm mmmm. dehem ustaz rayhan melihat serli santi dan lainnya saling berbisik.
begitu ustaz rayhan telah selesai menjelaskan ia pun kembali melirik anisa
" ada pertanyaan? ini adalah pelajaran sangat penting yang harus kalian pahami. ucapan ustaz rayhan ia tujukan untuk istrinya. akhirnya keluarlah sebuah pertanyaan dari salah satu santri.
"ustaz misalkan ni ya kita melakukan tengah malam tapi cuaca begitu dingin sementara waktu shalat sudah masuk itu gimana ustaz? takutnya nanti kita sakit.
yang lainnya pun tertawa mendengar pertanyaan temannya. sementara anisa senyum-senyum entah apa dipikirannya sambil menatap ustaz rayhan suaminya.
"dengar ya mandi subuh itu adalah obat jam 05.00 sebelum shalat subuh itu sebenarnya sangat baik buat kesehatan. dan dari pertanyaan nya adalah tetap kita harus mandi bagaimanapun keadaannya kecuali dalam keadaan sakit dan memang betul-betul tidak bisa menyentuh air itu boleh tayammum.
"ustaz kalau suami minta waktu subuh ni misalkan ya. kita tolak dengan alasan cuaca dingin dosa gak ustaz. sahut serli dengan pertanyaan penuh arti?
" kenapa nanya kamu lihat ke aku. bisik anisa pada serli.
ustaz rayhan pun menjawab pertanyaan serli.
" berdosa dan tidaknya tergantung suami ridho atau tidak.
"wah parah dosa dong. ucap anisa tiba-tiba. ups.
" ya iya dosa. ridho Allah jika suami ridho. bantah lagi ustaz rayhan. sambil tersenyum
"aduh egois dong pak ustaz sahut lagi santri lainnya.
__ADS_1
" makanya dalam rumah tangga antara suami dan istri itu dibutuhkan saling pengertian dan saling memahami. ucap lagi ustaz rayhan.
"ustaz tanya lagi boleh gak ustaz. sahut santi.
" silahkan
"ustaz misalkan ya kita ini dijodohkan terus saat malam pertama suami minta haknya terus kita tolak dengan alasan karena belum siap sebab masi malu dan lainnya. apakah tidak berdosa ustaz.
ini anak menyinggung atau gimana sih. batin anisa.
" tergantung dari suami ridho atau tidak.
seorang suami itu juga harusnya memahami situasi dan kondisi.
"kalau aku ustaz misalkan dijodohkan aku harus buat dulu perjanjian di atas kertas biar tidak mengundang dosa. selama belum siap masak istri harus dipaksa belum kenal pula jawab santri lainnya.
sementara di pojok sana tampak terlihat tersenyum-senyum mendengar ocehan temannya dan jawaban yang disampaikan ustaz rayhan yang menjadi suaminya sekarang.
nyingungg ya. batin ustaz rayhan.
"anisa ada pertanyaan? ucap ustaz rayhan dengan pandangan yang tidak bisa diartikan.
" gak ustaz udah paham sangat paham.
"iya ustaz paham. celoteh serli lagi.
__ADS_1
silahkan kalian buka hal. bla.. bla.
MOHON DUKUNGAN YA 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏