Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 57 berbahagia


__ADS_3

rayhan menemani anisa ke rumah sakit karena sudah beberapa hari ini istrinya merasa kurang enak badan. bahkan kebiasaan anisa sering meminta makan yang aneh-aneh.


sampai di rumah sakit dan mengambil no antrian. duduk di dekat istri tercinta dan menyandarkan kepala istri di bahunya sungguh pemandangan yang romantis.


"nyonya anisa silahkan masuk.


anisa masuk dan duduk serta menjelaskan semua keluhan yang dirasakan selama ini serta menjelaskan haid terakhirnya.


anisa pun diminta dokter berbaring dan diperiksa.


" dokter aisya tersenyum, selamat


"maksud dokter? ucap rizki


"kehamilan ibu anisa masuk 3 minggu untuk itu kami sarankan banyak istirahat dan makan makanan yang bergizi. pemantauan kami, janin dalam rahim sehat. akan tetapi kami sarankan tiap bulan memeriksakan kandungan ibu anisa. ucap dokter aisya lagi.


"ucap syukur rayhan Alhamdulillah dan mengecup kening istrinya. terimakasih ucap rayhan.


pulang dari rumah sakit rayhan tidak langsung membawa anisa pulang tapi singgah di suatu tempat



ia duduk di sana sampai menunggu matahari terbenam. mengenang kembali dimana awal kisah percintaan mereka.


...****************...

__ADS_1


semua keluarga sudah berkumpul untuk melaksanakan shalat magrib berjamaah selesai shalat rayhan memberikan kabar bahagia pada keluarga tentang kehamilan anisa.


mama rayhan yang mendengar kabar itu langsung memeluk menantunya dan memberikan ucapan selamat kepada rayhan dan anisa. dan juga langsung menelpon orang tua anisa.


rizki yang baru datang mengucap salam heran melihat keluarganya berkumpul terlihat ustazah anak saudara dari ibu mika mertua anisa juga hadir dan keluarga serta serli dan kedua ayah dan bundanya juga hadir.


"wow ada apa ini?


" serli berbalik dan menyapa rizki dengan gembira. selamat calon....


"calon? calon apa ini calon mati?


" hus... sembarangan kalau bicara ucap serli.


"makanya kalau bicara yang jelas dong ucap rizki dan memegang kepala sepupunya serli.


"sudah cepat katakan.


" jadi kakak rizki itu tidak lama lagi jadi paman anak dari kakak rayhan dan anisa. senang kan?


"betul kakak rayhan? Alhamdulillah. selamat ya kalian.


" sudah tidak sabaran mama dipanggil nenek. dan kamu kapan cari menantu buat mama? melihat kearah rizki


"insyaallah. mama tenang saja di rumah ya duduk baik rawat calon cucu mama.

__ADS_1


"kalau itu sudah pasti. kamu yang pastinya kapan?


" mama rizki itu sudah dewasa dia sudah bisa menentukan masa depannya sendiri. kita tinggal menunggu kabar darinya. goda rayhan pada adiknya


"nah itu kak rayhan pintar mama kalah deh. hahaha ketawa rizki kabur.


" rizki awas kamu ya dasar anak bandel teriak mamanya.


beberapa jam kemudian semua keluarga sudah kembali. rayhan dan anisa meninggalkan tempat menuju kamar.


kini anisa sudah berganti dengan baju tidur dan menggunakan parfum, rayhan melihat istrinya tampak begitu mempesona dengan stelan baju tidur di atas lutut dan bagian depan sedikit terbuka


"kamu tapak mempesona?memeluk istrinya dari depan


" uda deh mas ray jangan mulai tingkat mesumnya aku mau istirahat.


"rayhan pun langsung mengangkat tubuh istrinya dan meletakkan dengan pelan di atas kasur dan berbisik. kita lakukan pelan-pelan saja.


anisa malas berdebat ia pun menyetujui permintaan suaminya. kini keduanya seakan terbang tinggi ke angkasa.


melihat suaminya terlelap tengah malam anisa keluar dari kamar menuju dapur mencari makanan. melihat biskuit di lemari anisa berniat mengambilnya. ia mencoba meraihnya namun tangannya tidak sampai karena cukup tinggi.


"biar aku bantu. ucap rizki yang tiba-tiba datang dari belakang anisa. nih memberikan biskuit pada anisa


"terimakasih paman rizki. ucap anisa menghilangkan rasa gugupnya.

__ADS_1


"ya ya aku tahu tidak lama lagi aku jadi paman. rizki mengambil air minum dan meninggalkan anisa di tempat. pergilah tidur suamimu nanti mencari dirimu


" mm. ucap anisa dan juga berlalu.


__ADS_2