
libur semester 1 disambut meriah oleh para santri. santi serli dan penghuni darul ummi liburan kali ini sepakat pulang berlibur semua barang-barang dan lemari mereka amankan dengan baik. anisa pun dan yang lainnya saling berpamitan.
sahabat kalian pulang berlibur namun saat aku kembali disini status kita sudah berbeda. maafkan aku pada saatnya nanti kalian juga akan tahu. kenangan kita cerita kita di pondok ini akan menjadi Kenangan terindah yang selalu membekas.
merekapun akhirnya berpisah menuju tempat tinggal masing-masing. pondok kala itu sudah mulai sepi anisa posisi sekarang masih di dalam kantor bersama guru lainnya. anisa menunggu ustaz rayhan yang akan mengantarnya pulang ke rumah tante serli karena acara akan digelar di sana bukan dikampung halaman anisa disebabkan karena anisa yang masi status sebagai siswa jadi sengaja mereka merahasiakan untuk sementara. berbeda dengan guru yang ada di kantor itu mereka sudah mengetahui antara rayhan dan anisa.
"anisa selamat ya. semoga kamu bahagia bersama ustaz rayhan. ustazah percaya kamu adalah calon istri idaman ustaz rayhan kalau bukan mana mungkin ustaz rayhan mengambil keputusan dengan secepat ini. sahut ustazah ana.
sementara anisa hanya tersenyum dan berterimakasih kepada ustazah ana yang selalu memberikan dukungan dalam segala hal. dirinya tak pernah membayangkan jika jodohnya adalah ustaz rayhan dan secepat ini.
...****************...
anisa dan ustaz rayhan sekarang sudah berada dalam satu mobil. sepanjang perjalanan anisa sesekali melirik ustaz rayhan hanya hening yang tercipta.
bicara dong masa aku cewek yang duluan gak peka banget sih jadi orang.tanya kek apa gitu.
"kenapa anisa, apa yang kamu pikirkan.
__ADS_1
kok dia tahu apa dia bisa baca pikiran orang ya.
" anisa kalau kamu diam aku tidak akan tahu emang kamu pikir aku bisa baca pikiran orang. sambil tersenyum.
"kak aku ....
" ya kenapa?
adu gimana cara mengatakannya ya atau aku buat aja kali yaaa surat perjanjian pernikahan bahwa jangan menyentuh aku sedikit pun sampai aku benar-benar siap. aku belum siap hal itu dan bla bla.
"anisa tidak usah khawatir. aku tidak akan menyentuhmu setelah kita menikah sampai kamu siap. dan tidak akan ada berubah setelah menikah. kamu akan masi anisa santri pondok....... dan masi tinggal di asrama seperti layaknya santri lain.
"anisa percayalah. jika kamu bertanya mengapa aku mengikat mu dalam sebuah pernikahan aku punya alasan sendiri. aku serius dengan ucapan ku dan aku tidak pernah main-main dalam keputusan ku.
" iya kak terimakasih atas semua pengertiannya.
"hanya terimakasih? baiklah
__ADS_1
apaan sih emang maunya aku mau bilang apa.
beberapa jam kemudian sampailah mereka di alamat. ustaz rayhan pun membukakan pintu mobil buat anisa. dan mengantarkan anisa masuk.
" terimakasih nak rayhan sudah mengantar anisa.
"iya om. sudah menjadi tugas saya.
" anisa ambilkan minum. ustaz rayhan.
"om jangan panggil ustaz rayhan kalau bisa panggil nama saja lebih akrab.
beberapa menit kemudian keluarlah anisa membawa secangkir minuman.
" di minum kak.
"iya terimakasih.
__ADS_1
" aku tinggal dulu kak. pamit anisa masuk ke dalam kamar. tinggallah ustaz rayhan dan bapak anisa mereka bercerita tentang banyak hal. mengenal calon istrinya lebih dekat adalah hal utama bagi ustaz rayhan.
ternyata anisa selain cantik memiliki daya tarik sendiri. aku janji anisa kamu akan meraih apa yang menjadi impianmu. aku tidak akan merenggut apa yang selama ini kamu impikan. aku tak menyangka perjuanganmu ternyata berat juga ya sampai akhirnya kamu kesasar masuk pondok. tapi aku berterimakasih dengan kesasar nya dirimu mengantarkan aku mengenalmu.