Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 23 persiapan ujian semestar


__ADS_3

ujian semester pertama pun digelar keadaan pondok saat ini begitu tenang mereka semua sudah berada di dalam kelas mengikuti ujian semester satu.


anisa tampak serius dalam mengikuti ujian seakan tidak ada beban yang dipikirkan. sementara yang mengawasi ujian semester pandangan terus tertuju dengan anisa sesekali mata melihat santri jikalau ada yang mencurigakan.


serli dan santi yang tidak sengaja melihat ustaz rayhan mandang anisa tanpa henti pun memberi kode pada santi seakan mereka mengatakan kenapa dari tadi ustaz rayhan memandang anisa seperti itu. serli yang beri kode hanya mengangkat bahunya.


"hemmmmmm. ustaz rayhan yang melihat serli dan santi berbicara lewat tubuh. ada yang kurang di pahami? sahut ustaz rayhan


" gak ustaz semuanya jelas. balas santi


ustaz rayhan kembali mengambil sebuah buku yang ada di depannya. tangannya seperti menulis sesuatu entah apa yang tertulis di sana.


"anisa ssstt... kode serli. sambil memberikan kode dengan kepalanya mengisyaratkan anisa untuk melihat ustaz rayhan ke depan seakan betkta lihat sana ustaz rayhan senyum-senyum sendiri sambil menulis entah apa yang di tulis


" anisa pun menjawab lewat bahasa tubuhnya mana gue tahu.. biarin saja itu urusannya.


"hemmm mmmm. ustaz rayhan kembali berdehem. sudah selesai?

__ADS_1


" belum ka.... e... ustaz. ups.. anisa kenapa bisa kamu lupa sih kalau ini di pondok banyak orang kali batin anisa dengan menutup mulutnya dengan satu tangan. sementara ustaz rayhan melihat anisa dengan tatapan lembut.


"apa tidak salah anisa memanggil kak ustaz rayhan? apaan itu gak biasanya. iya sih anisa secara mengagumi ustaz rayhan malah bukan lagi mengagumi tapi sejak kapan anisa memanggil kak ustaz rayhan. santi yang sibuk dengan pemikirannya sendiri.


sementara teman sebelah melihat tingkah aneh santi ia pun menegur santi lewat kaki.


"aw.. sakit kenapa? bisik santi pada temannya.


" kamu yang kenapa?dari tadi sibuk sendiri gak jelas banget bisik temannya.


...****************...


" hei siapa yang ambil ember ku di sinii woi..... ngaku gak. teriak alifa. yang tiba-tiba melihat alat mandinya terletak di lantai.


"hei nona tidak usah teriak heboh begitu lihat semua penghuni kamar terganggu konsentrasi belajar mereka.canda anisa.


" iya tapi ember ku di sini mana? halooo

__ADS_1


"di bawah kucing barangkali. maaf kucing aku menuduhmu senyum anisa.


" laaa itu sana bocah. ember ku ternyata dengan dia. Ooooo pinjam tidak izin ya... melihat santi membawa ember.


"ni embermu makasi tadi dadakan. hehe tawa santi melihat muka imut alifa kalau jengkel.


" ee tu ember kalau mau pinjam kasi keluar surat izinnya dulu.


"hei nona sekali gus kasi keluar SIM dan STNK nya ya hehe... tawa pecah satu asrama. akibat ulah atika yang tiba-tiba datang dari kamar mandi mendengar perdebatan tentang ember.


" betul sekaligus ni aku kasi surat tilang dalam terjemahan bahasa Arab. shut anisa dari dapur membawa semangkok mie instan dan kertas yang diberikan kepada santi.


"ok bos ku saya Terima surat tilangnya mau tanda tangan dimana ini. lanjut canda santi. sementara alifa masi terkekeh melihat kawak temannya.


" sudah selesai masalah ember nya. nah gue mau menagih yang pinjam telur gue kemarin satu butir ayo ganti. sahut serli menghadap dengan alifa.


"waaa ... parah ni jadi telur kemarin gue harus ganti. ok setelah libur gue ganti canda mereka terus berlanjut sampai pada akhirnya akan mereka beristirahat di kasur masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2