Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 51 kabar hangat


__ADS_3

mendengar kabar bahwa anisa sudah sadar dari komanya rizki dan papahnya yang masih diluar negri sangat bahagia.


sementara kondisi rayhan sekarang ini Masih tetap sama belum ada sama sekali perkembangan.


"nak rizki apa keputusanmu. anisa sudah sadar dari komanya bagaimana kamu bisa merahasiakan darinya tentang rayhan.


" pak aku paham, tapi jika sampai anisa tahu aku takut akan mempengaruhi kondisinya yang baru saja bangun dari komanya. menatap dengan lekat kakaknya yaitu rayhan rizki meneteskan air mata.


"terus apa yang akan kamu lakukan. sampai kapan kita akan merahasiakan ini! " geram pakai sulaiman.


"semua kulakukan ini demi rayhan dan anisa. aku akan melakukan segala cara sampai rayhan betul-betul kembali seperti dulu.dwngan Nanda cukup tinggi


𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘱 𝘱𝘢𝘬 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘢𝘯𝘪𝘴𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘦𝘥𝘪𝘩. 𝘮𝘢𝘢𝘧𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘱𝘶𝘵𝘶𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘱𝘪𝘩𝘢𝘬.


" serahkan saja semuanya pada rizki pak. ucapnya lagi


"baiklah. kalau begitu papah shalat dulu. sambil menepuk bahu anaknya.


...****************...


waktu terus berlalu


di rumah sakit tempat anisa dirawat semakin hari kondisi anisa semakin mengalami kemajuan. bahkan cara bicaranya sudah mulai normal. bahkan semua ingatannya pelan-pelan sudah kembali walau masih terbatas


namun saat ini anisa masih di larang keras banyak bergerak dan berfikir. perasaan serli dan ibu mertua sangat cemas berbeda dengan emak anisa dan keluarga lainnya sangat bahagia melihat anaknya sudah mulai membaik.

__ADS_1


"sayang makan dulu ya. setelah itu istirahat kembali. ucap emak anisa.


" anisa hanya menganggukkan kepalanya pandangannya masih terlihat kosong saat ia mencoba untuk mengingat sesuatu kepala nya kembali sakit.


"aw kepalaku sakit rintihannya.


" jangan banyak berfikir dulu sayang. kamu harus banyak istirahat ucap ibu mertua.


𝘬𝘢𝘵𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘴𝘪𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘬𝘶. 𝘢𝘯𝘪𝘴𝘢


"iya anisa. lho jangan banyak berfikir dulu ya. ucap serli


𝘣𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘱𝘰𝘯𝘥𝘰𝘬 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘢𝘯𝘪𝘴𝘢 𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘳𝘭𝘪, 𝘴𝘢𝘯𝘵𝘪, 𝘢𝘭𝘪𝘧𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘴𝘢𝘩𝘢𝘣𝘢𝘵𝘬𝘶


" serli , mama, emak?ucap anisa


" anisa hanya geleng kepala dan diam.


kini anisa kembali istirahat semua yang ada di sana sedikit lega. emak anisa kembali menyelimuti putrinya itu dan mencium kening anisa.


sementara ibu mertua terus dihantui rasa takut. belum ada kabar baik yang di dengar dari suami atau pun dari rizki tentang keadaan rayhan. "bagaimana jika suatu hari nanti anisa menanyakan suaminya. serli yang melihat tantenya diam mencoba menguatkan diraut wajah serli seakan mengatakan pasti ada jalan keluarnya.


serli pun keluar dari ruangan anisa dan mencari tempat aman untuk menelpon.


" assalamu'alaikum kak Rizki?

__ADS_1


"waalaikum salam ser. bagaimana anisa? serli pun menjelaskan kondisi anisa sampai saat ini.


" ser kamu tahu kan apa yang harus kamu katakan jika anisa bertanya tentang rayhan?


"iya kak. tapi bagaimana dengan tante mika.


" jelaskan apa yang sudah kita rencanakan sebelumnya pada mama. ok.


"baiklah kak rizki.


sambungan telepon pun terputus. serli pun kembali ke kamar inap anisa. sementara ibu mertua anisa dan emaknya kembali ke rumah untuk istirahat.


beberapa menit kemudian seorang perawat meminta serli untuk mengambil obat di apotik yang ada di rumah sakit.


serli pun keluar menyusuri lorong rumah sakit.


buk...


"maaf nona aku buru-buru ucap dokter magang itu.


𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘬𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘮𝘢𝘭? 𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘢𝘱𝘢 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘦𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘬𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘮𝘢𝘭 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘢𝘤𝘢𝘮𝘢𝘵𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘵𝘶𝘣𝘶𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘨𝘦𝘯𝘥𝘶𝘵. 𝘢𝘩 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘮𝘪𝘳𝘪𝘱 𝘴𝘪𝘩


" nona apa anda baik-baik saja? sepertinya cewek ini pernah saya lihat tapi dimana ya? batinnya


"iya gak apa-apa kok permisi.

__ADS_1


**dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan itulah hidup. terkadang ada banyak hal yang tidak pernah kita mengerti tapi butuh waktu untuk memahaminya.


mohon selalu dukungan nnya. jangan lupa likenya, silahkan tinggalkan komentar yang membangun author ya jangan dibuli**.


__ADS_2