
mondok
dengan status yang berbeda. ada sedikit rasa tidak percaya diri bagi anisa.
ya....
masalah status sekarang sudah berubah. rayhan yang begitu mengerti apa yang menjadi beban pikiran anisa yang sekarang sudah berstatus sebagai istrinya memberikan motivasi untuk tetap menjadi dirinya sendiri.
"bersikaplah seperti biasanya. di sini tidak ada yang berubah kecuali satu hanya statusmu, ingat bahwa kau adalah tanggung jawabku jadi saya minta bantulah aku meringankan bebanku sebagai suamimu. mengerti kan maksudku?
" anisa pun mengangguk. turunlah atau aku antar sampai asrama?
"ih jangan. stop disini saja. makasi ustaz rayhan.
" apa?
"yaa iya. kalau mas ray disini aku panggil ustaz rayhan. kalau berdua aku panggil mas ray. entah keberanian dari mana anisa mengatakan itu dengan lembutnya hingga rayhan ingin ******* bibir manis istrinya itu.
" gak pamit nih ceritanya. mereka saling menatap ada perasaan tidak ingin ada hubungan jarak jauh. aku mencintai mu ucap rayhan yang berkali-kalinya.
"ya aku tahu kalau ustaz rayhan selalu men... cinta... tai... ku...
" dan kamu?
__ADS_1
"aku pamit. assalamu'alaikum.
" tunggu? rayhan pun mengecup kening anisa dan kembali turun dibibir yang cukup lama. setelah puas ia pun melepaskan ciuman nya.setelah rayhan membukakan pintu mobil anisa pun turun dengan hanya membawa tas kecil yang di selempang.
saat anisa akan melangkah ia pun berbalik
"aku juga men... cinta... ta... i... mu. dan akan selalu... merindukanmu. anisa pun berlari kecil dengan rasa malu di depan suaminya entah keberanian darimana.
ustaz rayhan pun hanya Mengelengkan kepala sambil tersenyum melihat tingkah istrinya sampai anisa tidak terlihat lagi dari pandangannya.
...****************...
"anisa...... teriak teman-temannya.
"waalaikum salam anisa. gue kangen bangett tahu gak. sambut serli santi alifa atika dan lainnya.
" yaya.... aku tahu aku akan selalu dirindukan. celoteh anisa.
"eits tunggu dulu.... gue kok lihat anisa gemukan ya... terus muka cerah gitu lho... da.. n... makin cantik tahu gak. rasa curiga mulai. alifa
" iya... betul. dan bau parfum nya juga beda. kata atika.
"ala.... biasa aja deh .
__ADS_1
*iya kecurigaan mu memang tajam ya ini ni yang gue takutkan. tapi untungnya kak ray memahamiku. ah.... aku jadi rindu kan?
" us.... us.... ngapain lo ngelamun. a.. ha... gue tahu ini... celoteh serli dengan tatapan tak bisa di artikan.
"apaan*? o ya... mana baper bad dan koper gue. ada sesuatu buat kalian.
" tu... koper dan baper bad tadi dibawa seorang laki-laki namanya pak ramli kalau tidak salah. sahut santi sementara serli hanya tersenyum.
"ni buat kalian gantungan kunci ambil sesuai nama yang tertulis disitu ya. ok.
" dan buat lo ni... salam tante Mika. bisik anisa pada serli.
"ah.... kaget serli. maksud lo.
"gue yang mau nanya. dan lo harus tanggung jawab bisik anisa. lo punya penjelasan panjang buat gue. dan tugas buat lo buka itu buku catatan dari ...
" apaan tu. sahut salah satu teman anisa yang melihat mereka bertingkah aneh.
"gak.lagi menagih utang nih sama serli mumpung dompetnya tebal. hehe.. canda anisa.
" eee iya gue mau menagih utang telur ni... hayooo yang merasa aja ya.
"ya mulai lagi deh... uda deh. istirahat yukk gue capek bingit ucap anisa.
__ADS_1
akhirnya acara kangen-kangen mereka pun berakhir. dan kembali mengatur barang masing-masing. sampai tempat tidur mereka bersihkan.