
sampailah anisa bersama keluarga suaminya di sebuah desa B. tampak begitu ramai di rumah orang tua anisa. mereka disambut dengan penuh kehangatan.dari kejauhan sudah tercium aroma masakan khas orang di desa anisa.
sebelumnya masyarakat di desa B mereka Sudah tahu jika anisa sudah kawin tanpa ada isu-isu. gotong royong begitu melekat di desa itu dan pekerjaan yang begitu banyak menjadi ringan. perbedaan kehidupan di kota jauh sangat berbeda.
"tampannya suami anisa puji salah satu masyarakat di situ.
" itu mobil suami anisa? melihat 5 mobil yang terparkir di sana.
"iya itu mobil suaminya dan mobil keluarga dari suaminya lah. orang lihat tadi turun dari mobil. ucap masyarakat satunya.
" eee tinggalah kalian di situ menghitung berapa harga dari mobil itu. kita sudah dapat nih oleh-oleh dari anisa. orang kaya tapi baik hatinya lho..
"aku juga mau dong. dimana.?
" masuk saja ke dalam. saya pilih pisau dan juga jilbab satu pic. ada banyak pisau dan jilbab dan banyak lagi yang lainnya tapi, hanya boleh ambil dua macam satu kepala.
"wah orang kaya tapi tidak sombong ya.
__ADS_1
sementara di ruang tamu seluruh keluarga rayhan sudah duduk dengan berbagai macam hidangan khas desa anisa. mulai dari kue brokko, lapis dan kue-kue tradisional lainnya. serta makanan khas lainnya seperti kaledo, buras, dan banyak lagi.
serli pun menyantap begitu juga rizki langsung menyantap makanan dan kue khas tiap jenisnya. "enak lho kak rayhan.
" dicoba aja dulu mas ray. ucap anisa.
"rayhan pun mencoba dari setiap hidangan yang ada di depan mata.
" gimana enak kan mas. rayhan pun mengangguk. dan mencicipi setiap hidangan yang ada di depannya
"iya enak. tapi, lebih enak yang itu bisik rayhan dengan pikiran mesumnya.
Orang-orang yang melihat tingkah laku keduanya pun senyum-senyum. mata mereka seakan tidak berkedip melihat sosok suami anisa dengan penampilan yang memukau kaum hawa. begitu pun dengan adiknya rayhan yaitu rizki.
melihat begitu banyak mata menatap ke arah mereka rizki pun tebar pesona dengan memasang senyum Pepsodent nya.
esok sorenya perias pun tiba bersama dengan electon yang sudah di undang. bau-bau orang kampung ya 😄😄😄😄😄
__ADS_1
"ini baju adat ya? celoteh rayhan pada tukang rias. yaitu seorang waria di kamar sebelah.
" iya mas tampan. ucap waria itu dengan gaya bahasanya. eh mas tampan asal dari mana?
"aku? rayhan pun menjawab " asal kota xx.
"jauh mas ya.
perias pengantin yang diundang keluarga anisa adalah seorang perempuan. kecuali yang menghias panggung adalah seorang waria.
sementara dikamar lain anisa juga sudah dihias. serli yang melihat itu pun kagum melihat cara menghias tukang rias itu.
"wow keren juga ya. walau di desa seperti ini boleh juga cara hiasannya dan cara make up nya. kalau di bawa di kota laris nih salonnya. gumam anisa. karena rasa penasarannya melihat ada beberapa baju pengantin di dekat anisa ia pun memberanikan diri bertanya. " emang berapa kali ganti pakaian?
" tergantung yang punya acara mba. ucap tukang rias itu.
"itu baju dipakai untuk apa saja? tanya serli lagi.
__ADS_1
" kalau baju adat yang dipakai sekarang ini dipakai menjemput tamu undangan. dan kalau baju gaun ini dipakai berfoto. alias selfie-srlfie ucap tukang rias itu dengan bahasanya. anisa pun hanya tersenyum.