
menggemaskan hanya kata itu yang terucap. seiring berjalannya waktu aku melihat dari binar matanya jika ia juga mengagumi ku dari cara pandangnya, prilakunya saat aku masuk di kelasnya mengajar.
waktu terus berjalan serli mengabari kala itu jika adiknya rezki pernah mengirim surat beberapa kali kepada anisa mengungkapkan perasaannya. kala itu hati ku hancur. akhirnya aku memutuskan menemui seseorang yang akan ta'aruf denganku. namun entah mengapa saat kami di pertemukan bibirku mengeluarkan kata maaf aku tidak bisa melanjutkan ta'aruf ini kejenjang berikutnya.
aku pun kembali mencari tahu alamat keluarga anisa di kota ini. dengan tujuan saat anisa pulang berlibur aku berniat datang menemuinya. sekaligus ta'aruf dengannya. namun hati dan perasaanku kala itu kembali patah setelah mendengar kabar bahwa anisa akan di jodohkan dengan seseorang dari anak sahabat bapak anisa.
anisa kala itu dengan pelan ia mulai seperti menghindari ku, saat itu aku pun makin yakin jika anisa memiliki perasaan yang sama namun, semakin jelas berita yang kudengar jika anisa akan iklhas menerima perjodohan itu. pupus lah segala pengharapan ku kala itu aku pun ikhlas jika anisa bukan lah jodohku. betul-betul kala itu aku rela jika anisa akan pergi dalam kehidupanku aku akan bahagia jika dia bahagia,
dan pada akhirnya kedua orang tuaku meminta aku ta'aruf yang kedua kalinya. untuk menemui seorang anak perempuan dari sahabatnya. akun kembali menuruti permintaan kedua orang tuaku dengan pasrah.
satu bulan sebelumnya aku menerima sebuah amplop coklat yang berisi foto wanita yang ta'aruf denganku. entah mengapa jantungku berdebar aku pun semakin penasaran namun bodohnya diriku foto tersebut rusak akibat kecerobohan ku.
__ADS_1
tanpa pikir panjang akun pun langsung menancap gas mobilku menuju alamat yang diberikan kepadaku. sampai diparkiran mobil dengan BISMILLAH ucapku sebelum masuk menemui wanita pilihan kedua orang tua ku. aku pun berusaha menghilangkan bayangan anisa dalam diriku. namun sekeras apa pun wajahnya terus terbayang dipikiran ku.
dengan percaya diri aku pun masuk dan memberi salam semua orang di sana kala itu meyambut kedatangan ku dengan penuh kehangatan. aku pun membalas sambutan itu dengan tersenyum. namun ada rasa penasaran saat melihat wajah orang tua dari wanita yang akan Ta'aruf denganku hatiku bertanya mengapa wajahnya ada kemiripan dengan seseorang?
langkahku terhenti saat anisa berbalik
deg.... mengapa anisa disini? gumam ku. mereka pun menjelaskan kepadaku bahwa wanita yang ta'aruf denganku malam itu dia adalah pujaan hati ANISA. semua rasa kegundahan, kekecewaan yang selama ini kurasakan berubah menjadi kebahagiaan.
TERIMAKASIH TELAH HADIR DALAM HIDUPKU. I LOVE YOU.
BIDADARI SURGAKU. ANISA
__ADS_1
setelah mengenang masa lalu
rayhan kembali memandang foto istrinya. "anisa aku benar-benar bersyukur telah hadir dan memberi warna dalam hidupku. kau memang wanita penuh semangat selain pintar juga berpotensi.
rayhan tersenyum kembali dan memberi beberapa kali ketika melihat foto istrinya ada rasa rindu yang begitu teramat dalam sampai ia tidak lupa waktu jam makan siang.
ia kembali teringat ucapan istrinya "mas ray jangan lupa waktu makan siangnya"
anisa kau begitu menggemaskan. berbicara dengan foto istrinya.
BERSAMBUNG.......
__ADS_1