Diam-diam Ku Mengagumimu

Diam-diam Ku Mengagumimu
episode 46 silaturahmi sekaligus ziarah


__ADS_3

sepulang dari ziarah kubur semua keluarga anisa baik keluarga rayhan maupun keluarga anisa duduk dibalkom rumah bersantai sambil mengobrol.


beberapa jam kemudian semua menikmati hidangan bersama karena kelelahan serli langsung masuk kamar dan beristirahat dan begitu pula yang lainnya.


"sayang kamu tidak ajak aku ke rumah keluarga kamu silaturahim begitu?


biar aku juga dekat dengan mereka biar bagaimana kan keluarga kamu keluarga aku juga.


kamu tahu tidak manfaat silaturahmi?


" iya aku tahu. aku masih ingat apa yang di sampaikan ustaz rudi waktu di pondok. anisa pun menjelaskan pada rayhan suaminya


Manfaat silaturahmi juga tak hanya sekedar untuk membantu memperluas rezeki, terhindar dari api neraka, hingga mendekatkan diri dengan Sang Pencipta. Silaturahmi merupakan tanda-tanda seseorang beriman kepada Allah SWT dan menjadi makhluk mulia di hadapan-Nya.


"nah itu kamu tahu sayang.

__ADS_1


" ok ayo kita ke rumah tante susi dulu. ajak anisa. setelah pamit mereka pun mengunjungi rumah keluarga anisa satu persatu tentu hanya jalan kaki karena letak rumah keluarga anisa tidak jauh dari rumahnya.



ada begitu banyak pepohonan serta tumbuhan pisang di dekat rumah para warga bahkan tumbuhan mangga yang begitu ranum buahnya.


saling menyapa dengan penduduk di sekitar saat berpasangan di jalan sibuk dengan aktifitas masing-masing bahkan sebagian penduduk sudah ada yang berangkat ke kebun masing-masing ada yang naik motor sambil bawa parang juga ada yang jalan kaki entah apa isi ember yang mereka bawah.


kehidupan di desa sungguh begitu kental rasa persaudaraan serta rasa kekeluargaan sangat begitu terasa masyarakat begitu ramah, harga barang begitu terjangkau, udara yang begitu bersih, serta bahan makanan yang di ambil langsung dari alam tidak semua harus dengan uang.


bahkan di rumah keluarga anisa lainnya keduanya disajikan makanan dengan lauk pauk berupa sayur kelor panas, nasi putih yang masih panas serta dabu-dabu tomat begitu terasa pedas di lidah dan bau harum jeruk nipis begitu menggoda mencicipi dan juga ditemani dengan ikan bakar dan ikan kering. '


"m.....mantap ucap anisa. BISMILLAH anisa pun membaca do'a sebelum makan "Allahumma baarik lanaa fiimaa rozaqtanaa wa qinaa 'adzaa bannar." Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami dan peliharalah kami dari siksa api neraka."


"ayo nak rayhan silahkan dinikmati. ucap istri paman anisa. rayhan pun menganggukkan kepala dengan pelan dan tersenyum. ia pun menyantap makanan yang sudah tersaji di hadapannya tidak lupa ia juga membaca do'a sebelum makan.

__ADS_1


" anisa ambilkan suamimu air nak! sepertinya dia kepedasan. anisa pun mengambilkan segelas air putih dan memberikan kepada rayhan.


anisa melihat nanas yang begitu besar ia pun mengambil pisau dan mengupas nya. karena penasaran rayhan pun merebut dari tangan anisa dan melanjutkan mengupas nanas itu.


"beginilah kehidupan kami di desa nak rayhan. ucap paman anisa


" gak perlu sungkan paman. ini enak kok. kalau di kota semua serba di beli seperti nanas sebesar ini kalau di kota ini sangat mahal.


tapi di sini mangga, nanas hanya tinggal terbuang percuma seperti ini? rayhan geleng-geleng kepala tidak habis pikir. ia jatuh cinta kehidupan di desa.


"paman kenapa tidak disumbangkan tetangga misalnya penasaran rayhan.


" nak rayhan bukan tidak mau sedekahkan tapi mereka juga punya tanaman sendiri bahkan mereka juga mungkin sudah bosan makan begituan.


"o begitu. ucap rayhan. dan terus melanjutkan obrolannya dengan paman anisa mereka sudah tampak begitu akrab sesekali tampak terdengar suara tawa keduanya.

__ADS_1


__ADS_2