
dalam perjalanan rizki bertanya dalam hati saat memasuki sebuah lingkungan rumah yang tidak asing baginya.
"rizki kenapa? sahut pak sulaiman ayah rizki
"pak ini rumah perempuan itu?
" iya. seperti alamat yang diberikan pak ahmad.
"pak ayo kita turun. nah coba lihat sana bukankah itu pak ahmad dengan istrinya?
mereka pun masuk dan disambut dengan baik oleh keluarga pak ahmad.
sementara anisa di dalam kamar mengintip dari luar jendela. dan kaget melihat, siapa laki-laki mudah yang berdiri di sana?
deg... anisa pun tak percaya siapa laki-laki yang dilihatnya. namun ia tidak mau mengambil kesimpulan sebelum bertemu.
"pak ahmad kenalkan ini istri dan anak kedua saya?
"o... kirain ini anak pak sulaiman yang.... belum sempat melanjutkan pembicaraannya yang terpotong pak sulaiman pun berucap.
" ini adiknya rayhan pak ahmad, kenalkan ini namanya rizki.
rizki pun meraih tangan pak ahmad dan tangan istri pak ahmad serta mencium punggung tangannya.
saat asyiknya mengobrol anisa pun keluar dari kamar . semua mata tertuju dengan anisa di samping anisa berdiri tante merlin.
"kak rizki?
" anisa?
"kok kak rizki di sini? rizki pun tersenyum dan menggaruk kepalanya tidak gatal. pandangan anisa seakan meminta penjelasan.
jadi wanita yang ta'aruf dengan kak rayhan adalah anisa?
itu artinya jika kak rayhan menerima perjodohan ini anisa akan menjadi kak iparku?
tapi apa kak rayhan sudah melihat foto anisa yang diberikan papa beberapa bulan lalu ya?
__ADS_1
namun saat perbincangan berlangsung sebuah mobil terdengar diluar sedang parkir.
"nah... itu sudah datang anak saya yang satunya. sahut pak sulaiman
deg.... anisa pun semakin gugup. siapa kakak dari kak rizki ya?
oh Tuhan siapa sebenarnya laki-laki yang akan ta'aruf denganku?
" assalamu'alaikum.
"WA alaikum salam.rayhan pun masuk dengan penampilan tidak seperti biasanya saat di pondok.
hati dan perasannya pun sekarang tidak bisa tergambarkan saat melihat siapa sosok wanita di depannya berhijab warna pink senada dengan baju yang dikenakan.
namun saat anisa berbalik
deg.....
"ustaz rayhan?
"anisa?
pak ahmad dan pak surya yang melihat keduanya sudah saling mengenal juga seakan meminta penjelasan
mengapa mereka bisa saling mengenal?
"rayhan ini anisa yang papa maksud. anak dari om ahmad. dan ini om ahmad dan istrinya dan ini tante merlin saudara ayah anisa.
*anisa... jadi kamu wanita yang selama ini papa maksud? betul-betul tak terduga.
jadi laki-laki ini yang membuat aku sampai tak bisa berfikir secara jernih. orang yang selama ini ku kagumi ternyata dia sekarang di hadapanku. oh takdir.......
"rayhan kamu dengar papa?
" ah i.. ya pak sambil meraih tangan satu persatu keluarga anisa dan mencium punggung tangan kedua orang tua anisa.
dan mereka pun duduk, kini rayhan menjelaskan semuanya dengan jelas mengapa ia bisa mengenal anisa
__ADS_1
dan rizki pun juga menjelaskan hubungannya dengan rayhan kepada anisa.
setelah acara makan malam selesai mereka melanjutkan obrolan yang sempat tertunda tadi di ruang tamu.
sementara rizki sudah pamit duluan karena ada urusan mendesak. melihat kecanggungan antara anisa dan rayhan mereka pun meninggalkan keduanya memberikan ruang untuk mengobrol berdua.
tinggallah anisa dan rayhan diruang tamu mereka saling berhadapan hanya meja lah pemisah diantara keduanya.hening
anisa gugup dengan pandangan tertunduk bagaimana tidak laki-laki yang sekarang didepannya adalah seseorang yang sering dipanggil ustaz nya di pondok yang setiap hari bahkan lebih dari itu ada banyak kenangan yang sudah terlewati.
oh serli, santi, alifa dan kalian semua andaikan kalian tahu siapa orang ta:aruf denganku pasti kalian pingsan.
"anisa.. a.. ku.. betul-betul tidak tahu jika ini adalah kamu.
" iya ustaz aku juga tidak tahu.
"anisa bolehkah kamu jangan panggil aku ustaz. panggil saja aku seperti kamu memanggil rizki.
apa? aku panggil kak rayhan begitu.
"kak.. ray.. han. lirihnya aduh malunya diriku gumam anisa
" anisa jujur sudah lama aku menunggu momen seperti ini berbicara dan jujur langsung di hadapanmu bukan kerena aku tidak memiliki keberanian tapi waktu yang belum tepat. bahkan rencananya jika seandainya bukan kamu yang di hadapanku sekarang mungkin aku akan menolak nya lagi.
dan jujur saat pertama melihatmu aku sudah mengagumimu dan entah mengapa aku jatuh cinta dengan pandangan pertama
apa dia mengungkapkan perasannya? ustaz rayhan mengapa kamu begitu jujur? dan apa itu artinya ta'aruf yang hari itu ustaz rayhan batalkan? karena.....oh aku jadi tersanjung
jadi cintaku tidak bertepuk sebelah tangan dong.
"anisa apakah kamu setuju dengan perjodohan ini? hening lama mereka saling diam.
" kak rayhan jika memang ini yang terbaik dan jika boleh jujur sebenarnya....
ayo anisa jujur dengan perasaanmu juga kamu juga suka kan sama aku.
"sebenarnya aku juga memiliki perasaan yang sama.
__ADS_1
" benarkah? dengan tatapan yang sulit diartikan. namun segera pandangan ustaz rayhan ia tepis. tunggu saatnya gumam rayhan.
sementara di dalam ibu rayhan dan lainnya asyik dengan obrolannya sambil menikmati makanan penutup yang tersaji.