
Tidak dapat dipungkiri, Yami berhasil menahan Bos Dunia yang tidak mungkin dikalahkan sendirinya. Namun Yami membuatkan bahwa dirinya bukan manusia lemah.
Setelah beberapa saat berbaring, Yami mencoba bangkit dan duduk bersila. Meditasi yang dilakukannya lebih efektif untuk duduk, jadi ia melakukan seperti biasanya.
Blue tidak bisa berkata apa-apa, ia melihat pertarungan satu arah. Yami tidak bisa mendarat kerusakan besar, sebaliknya Bos Dunia membuat sekujur tubuh lawannya terluka.
Namun rasa kagum muncul di benak Blue, meskipun tidak mungkin menang dan hanya menerima serangan, Yami terus mengayunkan pedangnya untuk tujuan besar.
Tangan Blue menyentuh kepala Yami, ia memberikan 100 miliar energi kehidupan. "Manfaatkan energi itu!"
Alasan mengapa Blue tidak memberikan semua anggotanya karena ada batasan tertentu. Beberapa orang tidak bisa menahan banyaknya kekuatan yang terkandung dalam energi kehidupan. Jadi jika Blue salah perhitungan, target yang diberikan energi kehidupan akan meledak dan mati.
Terus mengapa Blue memberikan energi kehidupan yang sangat banyak pada Yami? hal itu karena Yami sudah menunjukkan kelayakannya untuk menerima sebanyak itu. Meskipun tidak sebanyak Bee, Yami masih tergolong orang yang sangat kuat.
Waktu yang diberikan Yami sangat berharga. Ela, Elvy, Bee, Eka, Dwi, Raul, Drakula, Emma, Naga Angin, Liem, Kitty, dan tentu saja Blue berhasil membuat 12 rasi bintang.
Simbol 12 sisi itu mencerminkan kekuatan 12 rasi bintang yang sangat kuat.
Lambang 12 rasi bintang Aquarius, Pisces, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Libra, Scorpio, Taurus, dan Capricorn muncul di langit-langit. Inilah hebatnya Blue, tidak ada yang mewakili salah satu bintang, ia sedikit memodifikasinya supaya semua orang punya kekuatan 12 rasi.
Simbol 12 rasi bintang tidak akan hancur sebelum salah satu diantara mereka mati atau tekniknya dibatalkan.
Semua orang terkejut melihat peningkatan kekuatannya, terutama Naga Angin yang tidak percaya dengan energi melimpah ini.
Cara kerja 12 rasi bintang adalah saling membagi kekuatan, siapapun yang paling kuat akan memberikan kekuatannya pada yang lebih lemah. Karena Blue adalah orang yang cukup kuat, ia tidak mendapatkan peningkatan kekuatan. Namun semuanya masih dalam rangkaian rencananya.
Setelah menyesuaikan dirinya, 12 orang yang menjadi poros 12 sisi rasi bintang langsung berlari ke arah musuh. Tidak ada yang menyembunyikan kekuatan, semuanya melepaskan kekuatan dalam tubuhnya.
Meskipun tidak ada yang berubah wujud, Blue bisa merasakan 12 pukulan dari kelompoknya membuat Bos Dunia sedikit ketakutan.
"Kau pikir bisa membunuhku dengan teknik anak-anak seperti ini!" ungkap Bos Dunia sambil membanggakan diri. Namun ekspresi wajahnya tidak bisa bohong, ia pernah melihat 12 rasi bintang.
Blue tersenyum manis karena teknik simbol ini adalah peninggalan kuno yang berharga 20 miliar energi kehidupan di Toko Keramat. Dalam perjalananya 35 tahun, hanya ada satu super guild yang menggunakannya.
12 tinju super kuat dengan kekuatan yang sama menghantam Bos Dunia. Bedanya kerusakan pasti yang diterima bos dunia berpusat pada Blue dan dua bayangannya.
Menyadari hal itu, Bos Dunia langsung memalingkan tubuhnya dan mengayunkan tangannya ke arah Blue. "Haha, sekarang aku tahu siapa yang paling merepotkan!"
Blue tersenyum dan tiba-tiba hilang digantikan Naga Angin yang punya kulit cukup keras. Blue muncul di belakang dan menyerang punggungnya sekali lagi.
__ADS_1
"Sialan kau berhasil membuatku marah!"
Bos Dunia menuju tahap selanjutnya, dua tangan lainnya muncul di punggungnya. Tangan kali ini berbentuk seperti palu yang siap menghancurkan apapun.
Sayangnya Bos Dunia salah menilai situasi kali ini 12 rasi bintang akan terus bekerja dengan baik. Blue menggunakan Weapon Break, alhasil serangan Bos Dunia tidak berpengaruh pada Naga Angin.
"Sial, sial, sial!" geram Bos Dunia yang marah.
Blue tersenyum tipis dan mengangguk kearah Emma. Seketika Emma langsung bergerak dengan pedangnya, kecepatan serangnya sungguh mencengangkan. Meskipun kerusakan yang dihasilkan hanya 1 poin, tetapi kecepatan angka 1 tidak bisa dilihat dengan benar.
Bos Dunia yang kesakitan segera mundur menghindari serangan Emma. Bukannya takut, ia hanya risih karena kulitnya terasa kesemutan setelah menerima serangan.
Emma dan semua orang menerima sebagian kekuatan Pendekar Jiwa, jadi serangannya akan mengikis jiwa Bos Dunia. Meskipun tidak sepenuhnya dibagi rata, kekuatan Pendekar Jiwa tetap mengerikan.
"Iblis rendahan!"
Raungan Bos Dunia dengan 6 tangannya menyerang Emma. Sekali lagu Emma menghilang digantikan Eka yang siap menerima serangan musuh.
Benturan semua senjata Bos Dunia dan pedang energi menciptakan gelombang besar. Blue dan lainnya segera mundur beberapa langkah untuk menghindari kerusakan.
Bos Dunia tidak berhenti, ia mengayunkan semua senjatanya terus menerus. Anehnya Eka sudah menebak semua serangan dan menghalaunya dengan sangat baik.
Keringat dingin mulai menetes dari dahi Eka, ia menggunakan semua konsentrasinya untuk menghindar dan memblokir serangan musuh.
Rencananya bukan membuat kerusakan tapi menguras stamina musuh. Meskipun Bos Dunia punya stamina yang sangat tinggi bukan berarti tidak terbatas.
Eka yang sudah kelelahan langsung menghilang digantikan Naga Angin. Wujud naga langsung digunakan untuk membuat Bos Dunia kewalahan.
Kulit Naga Angin sangat keras, tapi Bos Dunia masih bisa menghancurkannya. Itu menandakan kekuatan Naga Angin masih jauh di bawah musuhnya.
Blue dan kelompoknya kecuali Eka langsung menyerang Bos Dunia. Dwi menggunakan sihir untuk memperlambat pergerakan Bos Dunia. Walaupun hanya bertahan 30 detik, itu waktu yang sangat berharga.
Pedang Blue dan dua bayangannya berhasil mendaratkan serangan. Tidak hanya satu kali, Blue dan dua bayangannya berhasil mendarat ratusan sayatan pedang di punggung bos dunia.
"Manusia hina!"
Bos dunia mengalihkan pandangannya ke Blue yang membuatnya kesakitan, tepat sebelum serangan musuh mendarat, Blue menghilang dan digantikan Naga Angin.
Senyum timbul di raut wajah Naga Angin, walaupun ia sudah tahu tidak bisa menang, tapi rasa senangnya menerima serangan muncul entah mengapa.
__ADS_1
Rasa tidak berdaya melawan Bos Dunia membangkitkan tekad Naga Angin. Karena hal ini ia akan menjadi pribadi yang penuh semangat bertarung.
Naga Angin menghentikan serangan Bos Dunia dengan tubuhnya. Kulit yang terpasang kokoh langsung mengelupas dan terlempar. Darah mulai mengalir di sekujur tubuhnya, anehnya ia masih tersenyum.
Bos Dunia yang melihat senyum Naga Angin mulai memanas, ia menggunakan kekuatan penuh untum menghantam musuhnya. Pergerakannya semakin cepat tapi stamina yang di konsumsi jadi tidak efektif.
Blue dan rekan lainnya memanfaatkan kesempatan untuk terus menghantam Bos Dunia. Tanpa berasa semua orang mulai merasakan kelelahan.
Blue menoleh ke arah Bee, keduanya saling mengangguk dan wujud manusia Bee diperlihatkan.
"Dengan cahaya yang menyilaukan, bangkitlah dari keterpurukan!"
Lantunan syair itu membuat semua orang dalam kelompok memancarkan cahaya. Setelah beberapa saat semua orang menjadi segar kembali, bahkan Eka dan Yami bisa berdiri lagi.
Pergerakan kelompok Blue semakin serempak, Bos Dunia marah besar dan mulai mengikis staminanya tanpa sadar. Melihat pergerakan bos dunia semakin lambat, Blue dan kelompoknya malah semakin semangat menyerang.
"Bagus, kalian semua berhasil membuatku marah. Aku akan menumbuh kalian dengan cepat!" teriak Bos Dunia mengancam kelompok musuh.
Sayangnya Blue dan kelompoknya sudah tahu Bos Dunia akan memasuki tahap terakhir. Semua orang langsung mundur ke sudut diding dan menempelkan punggungnya.
Hal itu dilakukan karena dinding ruangan bos dunia telah di desain untuk meniadakan serangan apapun milik bos dunia. Sayangnya dinding ini hanya bisa digunakan satu kali dalam sejarah.
Blue tersenyum manis dan melihat Bos Dunia. Hal itu dapat memprovokasi musuhnya hingga meledakkan dirinya dengan kekuatan penuh.
Tubuh Bos Dunia mengembang sekali lagi, ledakan super besar dan menghilangkan semua puing-puing di sekitarnya. Blue dan kelompoknya tidak terluka sama sekali karena menempel di dinding.
Bos Dunia kembali utuh seperti sedia kala, tetapi perubahan mencolok terlihat pada besar tubuhnya. Awalnya Bos Dunia setinggi 5 meter, sekarang jadi 3 meter.
Hak itu mempengaruhi keseimbangan bos dunia, Blue melangkah dan tiba di depan musuh. "Skakmat!"
Ayunan pedang Blue tampak sangat berat dan berhasil menebas leher bos dunia. Tidak sampai disitu, dua bayangan lainnya menusuk punggung bos dunia.
Darah keluar dari mulut bos dunia, ia tersenyum. "Sialan, aku tidak menyangka tuan muda ini akan kalah dengan sekelompok pecundang dan anak dari Dewa Cahaya."
Bee teringat wajah melas itu dan tubuhnya tanpa sadar mendekatinya. "Paman, mengapa kau jadi sepeti ini?"
Tangan lembut Bee membelai kepala Bos Dunia dengan lembut, ia teringat sosok pria yang mengajarinya dan bertarung dari kecil.
"Kutukan ini telah memakan usiaku, kalau saja waktu itu aku menyetujui perkataan Dewa Cahaya, mungkin semua ini tidak akan terjadi."
__ADS_1
Bos dunia mulai menghilang digantikan sosok pria paruh baya dengan tatapan dingin.