Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Mulai Beraksi


__ADS_3

Pangeran ketiga menoleh ke arah pria tampan disebelahnya. "Apa yang terjadi?"


"Bukan apa-apa, Pangeran. Aku hanya merasakan bahwa ada penguntit yang sedang mengawasi kita."


"Jangan bercanda, kamu sudah memasang simbol pelindung yang sangat kuat. Ditambah lagi menggunakan harta dari makam warisan."


Pangeran ketiga sangat percaya diri, ia tidak mengetahui bahwa Blue bisa menerobos simbol pelindung dengan sangat cepat.


Seorang penjaga keamanan segera masuk kedalam ruangan dan berlutut." Tuan, alarm telah berbunyi. Namun kami mencari di seluruh kediaman anda tidak bisa menemukannya."


"Tenang saja, penyusup itu tidak akan bisa keluar dengan mudah. Pasti sebentar lagi ia akan merasa kelaparan, otomatis ia akan mencoba merampok dapur."


Pangeran ketiga sangat cerdas, ia bisa menyusun rencana jangka panjang yang sangat baik. Namun Blue merasa ada yang aneh dari cara berdiri pangeran ketiga.


Setelah mengamati beberapa saat, Blue melihat salah satu kaki pangeran ketiga pernah putus dan disambung dengan kaki buatan.


"Hendra, kamu harus waspada dengan setiap kemungkinan. Bisa jadi kakak pertamamu mengirim pembunuh lagi," ucap Demigod Raja Pelindung.


Hendra adalah pangeran ketiga yang menjadi sasaran pangeran pertama. Hal itu karena kekuatannya lebih hebat padahal kakinya sedikit cacat.


"Aku heran mengapa kakak tidak memusuhi pangeran kedua dan keempat!" seru Hendra dengan nada sedikit tinggi.


"Karena keduanya tidak ingin memperebutkan kekuasaan."


"Aku juga tidak mau, buktinya kunci titipan ayah aku tinggal di brankas!"


Hendra Nelson penuh dengan perasaan ketika meneriakkannya, ia terbayang ketika kelima saudara bermain bersama waktu kecil.


Raja Pelindung tidak bisa menjawab, ia hanya diam dan merenung.


Blue tersenyum tipis mendengarnya, ia segera mencari jalan untuk masuk ke ruang brangkas sendirian. Kemampuannya dalam membuka simbol dan kunci brangkas adalah yang terbaik.


Tidak butuh waktu lama untuk Blue menemukan brangkas yang dimaksud, ia segera mendekat dan menyesuaikan simbol pelindungnya.


"Aku tidak mungkin membukanya langsung. Lebih baik siapkan beberapa simbol pelindung." Blue membuat simbol pelindung untuk melindungi dirinya.


Sesuai dugaannya, setelah berhasil memecahkan simbol pelindung berangkas, Raja Pelindung merasakan simbolnya telah dihancurkan.


Disisi lain Blue dengan cepat memutar kunci berangkas untuk mencari kombinasi kode yang terbaik. Hanya butuh 12 detik untuknya bisa membuka berangkas.


Setelah berhasil ia menggunakan Stealth terlebih dahulu kemudian baru bersembunyi. Tentu saja semua isi berangkas sudah masuk ke dalam ruang penyimpanan.


Raja Pelindung dan pangeran ketiga datang dengan mata terbelalak. Mereka melihat semua harta di ruangan ini telah di ambil oleh seseorang.


"Sialan, siapa yang mencuri milikku!" seru Hendra sampai sebuah tanduk muncul di dahinya.


Blue sedikit terkejut ternyata Hendra adalah penyembah iblis yang dilindungi oleh Demigod Raja Pelindung.

__ADS_1


"Hendra, tenangkan dirimu!" seru Raja Pelindung. Energinya membantu pangeran ketiga untuk menenangkan dirinya, tetapi tanpa sadar ia merubah dirinya sebagai iblis. Ternyata, Raja Pelindung adalah penyembah iblis yang berhasil menjadi Demigod.


Untung Blue tidak muncul dan menjadikan mereka rekan, ternyata mereka adalah Raja Iblis yang menyamar sebagai manusia dengan kekuatan demigod.


Tubuh pangeran ketiga mulai tenang, ia langsung pingsan dengan tubuh manusia. Raja Pelindung terlihat kelelahan karena menggunakan banyak energinya.


Keduanya pergi dari ruangan, Blue memanfaatkan keadaan untuk kabur dari tempat kejadian. Ia segera kembali ke penginapan pangeran kedua.


Blue berhasil mengumpulkan informasi yang begitu mengejutkan, ternyata ketiga pangeran adalah iblis dan penyembahnya. Terlebih lagi pangeran ketiga dan keempat adalah Raja Iblis tingkat tinggi.


Pangeran ketiga setara dengan Raja Iblis tingkat 5, sedangkan pangeran keempat setara Raja Iblis tingkat 6.


"Ternyata orang paling kasihan disini adalah pangeran pertama. Ia merasa dirinya paling kuat padahal paling lemah diantara semuanya." Blue bergumam di dalam perjalannya.


Disisi lain, Blue segera bergabung dengan tubuh aslinya. Ia segera melihat barang yang dicuri dari berangkas pangeran ketiga.


"Menarik, ternyata kunci ini bukan barang biasa."


...[Key of Heaven Way - 3...


...Kelas : Legenda...


...Lima kunci dapat membuatmu menjadi pribadi yang paling kuat di bumi pertiwi.]...


Keterangan kuncinya sedikit membingungkan, Blue tidak mau memikirkannya terlalu jauh.


Matanya tiba-tiba menatap tajam ke arah sebuah lampu hitam, ia mencoba mengeluarkannya. Ternyata lampu tersebut mengandung beberapa jiwa aneh didalamnya.


Tanpa pikir panjang Blue mencoba menyerap jiwa yang ada di dalamnya. Ia merasakan adanya iblis yang sangat kuat memasuki tubuhnya.


Untungnya Pendekar Jiwa langsung memakannya tanpa memberikan kesempatan pada iblis tersebut. Blue langsung duduk dan berkonsentrasi menyerap jiwa yang ada di dalam tubuhnya.


Pemberitahuan sistem membuat Blue tidak bisa menahan senyumannya.


...[Pemain Blue telah mendapatkan poin pengalaman yang sangat banyak, sistem mengkonversikannya ke dalam 5 level.]...


Seketika Blue melompat lima level, padahal satu levelnya membutuhkan poin pengalaman yang sangat melimpah.


"Sebenarnya jiwa iblis apa yang berada di lampu ini." Blue meletakkan lampu dan menempelkan kedua telapak tangannya untuk memberi hormat.


"Terima kasih telah menyelamatkanku dari masalah level." Blue sedikit menundukkan kepalanya.


Setelah menyelidiki dengan saksama, Blue sudah yakin bahwa tiga pangeran lainnya tidak baik. Sudah saatnya ia membuat rencana untuk merebut semua kunci.


Tepat setelah menyelesaikan masalahnya, Yami dan kelompoknya kembali dari sarang monster. Blue tersenyum tipis melihat Liem dan Kitty berhasil naik lima tingkat, sekarang keduanya level 155. Blue masih belum bisa melihat status Terry karena otoritas dewa keberuntungan.


"Aku melihat kalian sudah bertambah kuat. Sekarang ayo bahas rencana untuk menundukkan ketiga saudaramu," ucap Blue sambil melirik ke arah pangeran kedua.

__ADS_1


Blue menunjukkan semua bukti bahwa pangeran ketiga dan keempat adalah Raja Iblis, sedangkan pangeran pertama adalah penyembah iblis.


Terry sedikit terpukul melihat semua saudaranya menjadi iblis yang begitu keji. Anehnya dia tidak membenci pangeran ketiga dan keempat.


"Kenapa pangeran pertama melakukan semua itu?" tanya Terry.


"Rumah bordil adalah salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan pangeran pertama. Meskipun pendampingnya hanya Raja Iblis tingkat 3, besar kemungkinan pangeran pertama lebih kuat darinya."


Terry mengerutkan kening. "Bukankah sudah jelas Raja Iblis itu adalah tuannya?"


"Melihat dari cara bicaranya, pangeran pertama adalah tuan dari iblis tersebut. Jadi besar kemungkinan ia lebih kuat darinya." Blue mengungkap pemikirannya.


Setelah melakukan beberapa diskusi, akhirnya Terry bersedia memperebutkan tahta dengan kekuatannya.


"Ini Kunci milikku, aku serahkan padamu!" kata Terry memberikan kuncinya. Ia percaya bahwa Blue lebih pantas mendapatkan harta di dalamnya.


Key of Heaven Way ke 2 dan 5 telah didapatkan, Blue sekarang mengantongi tiga kunci. Ia sekarang membutuhkan kunci pertama dan keempat.


Karena kekurangan pendukung, Terry dan Blue mendatangi pangeran pertama untuk meminta kunci.


Sesampainya di halaman kediaman pangeran pertama, Terry langsung berteriak keras. "Kakak, aku memintamu menyerahkan kunci perebutan tahta!"


Pangeran pertama mendengar suara adiknya, ia melihat ke bawah dan melihat pangeran kedua dan Blue tanpa topeng.


"Lawan aku jika bisa!" seru pangeran pertama dengan senyum lebar.


"Aku setuju!"


Halaman kediaman pangeran pertama akan menjadi saksi pertarungan dua saudara tersebut. Terry menatap tajam ke arah kakaknya, ia memberikan diri untuk bertanya, "Mengapa kakak menyembah iblis?"


"Heh, apa yang kamu katakan?"


Terry menggelengkan kepala. "Aku sudah tahu semuanya, jangan berpura-pura dan mengaku!" serunya dengan suara lantang.


"Memangnya kenapa kalau aku penyembah iblis. Seluruh manusia di pulau ini telah ditinggalkan dewa Ebisu, lalu kenapa kita tidak mengkhianatinya!"


Pangeran pertama tampak marah dan menatap tajam ke arah pangeran kedua. Ia mengungkapkan pemikirannya tentang dewa Ebisu.


"Kakak..."


Pangeran pertama langsung menarik pedangnya, ia menggunakan sebagian kekuatannya untuk memberikan kerusakan pada musuhnya. Disisi lain Pangeran Kedua memblokir serangannya dengan baik hingga tidak terkena kerusakan.


"Keterampilan pedangmu semakin baik, aku tidak akan menyembunyikan kekuatanku lagi!" seru Pangeran pertama.


Tubuh pangeran yang awalnya kecil mulai membesar, dua tanduk muncul di dahinya. Blue segera merasakan ancaman dari pangeran pertama, ia segera memberikan kode pada Yami.


Tepat ketika kaki Blue melangkah, pria paruh baya menghadangnya. Pria itu tidak lain adalah Raja Iblis yang menasehati pangeran pertama. "Mengapa terburu-buru," katanya.

__ADS_1


__ADS_2