Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Penyerahan


__ADS_3

Naga hijau mulai menunjukkan ekspresinya, ia mengepakkan sayapnya dengan keras hingga udara berubah menjadi batu tajam.


Blue menggunakan energinya untuk membentuk sebuah perisai lingkaran yang sama persis seperti milik Athena.


Perisai energinya menghalau semua kristal yang diciptakan Naga Hijau. Tidak sampai disitu, tiba-tiba tubuh Blue terbelah menjadi tiga dan semuanya langsung menyerang lawan.


Naga Hijau yang merasa terganggu mulai berdiri, siapa yang menyangka tubuhnya sangat tinggi hingga Naga Angin hanya seperlimanya.


Blue tidak terkejutnya sama sekali, ia malah tersenyum karena dugaannya benar. Naga Hijau memang belum bangkit sepenuhnya, jadi kesempatannya menang terbuka lebar.


"Jangan takut, hanya tubuhnya yang besar. Kecepatan dan kekuatannya lebih lemah dari sebelumnya!" seru Blue penuh semangat.


Setelah mengatakan kata-kata motivasi, kelompoknya langsung menarik senjatanya dengan cepat.


Liem menjentikkan jari dan ratusan jarum menusuk musuh dengan kecepatan tinggi. Tanpa menunda ledakan, ia membuat celah untuk Yami dan Emma menyerang.


Emma dan Yami memiliki energi yang mirip, keduanya dibungkus kegelapan. Kombinasi yang sempurna dan ayunan pedang yang bergantian menciptakan sayatan pedang berbentuk X.


Naga Hijau terdorong beberapa meter padahal serangan Yami dan Emma belum maksimal. Dengan kejadian itu moral semua kelompok meningkat drastis, Eka dengan penuh semangat menciptakan dua pedang energi dan mengayunkannya.


8 sayatan pedang tercipta, Naga Hijau yang belajar dari kesalahan ingin melompat untuk menghindar. Namun di atas ada sosok pria dengan jubah merah, ia adalah Drakula yang siap dengan sihir skala besar miliknya.


"Halo Kadal!" kata Drakula sebelum melepaskan serangannya.


Naga Hijau tidak punya kesempatan menghindar, ia hanya bisa merima serangan dari vampir. Sambil mengeratkan giginya, Naga Hijau menciptakan perisai yang menyelimuti tubuhnya.


Gumpalan energi berwarna merah muncul dari simbol serangan yang diciptakan Drakula. Dengan satu ayunan tangan gumpalan itu perlahan menyerang Naga Hijau yang sudah siap dengan perisainya.


Sosok pria berjubah merah lainnya muncul di bawah perut naga hijau, ia tersenyum dan mengayunkan pedangnya dengan kecepatan tinggi.


"Blade Dance!" katanya. Sosok lainnya yang mirip juga menggunakan keterampilan yang sama di perut Naga Hijau.


"Argh...Sialan kau manusia!"


Teriakan Naga Hijau terdengar sangat menyakitkan, Blue dengan cepat menghilang dan menghindari serangan Drakula.


Gelombang energi merah menghantam Naga Hijau hingga mengakibatkan semua kulitnya mengelupas. Disusul dengan serangan Dwi yang membuat luka musuhnya semakin perih.


"Argh..."


Teriakan Naga Hijau terdengar sangat keras, Blue melihat tubuh naga semakin kaku. Namun ia yakin itu tidak akan bisa membunuhnya.


HP Naga Hijau masih berwarna hijau, artinya bos dunia itu tidak akan mati dalam waktu dekat meskipun staminanya terkuras untuk berteriak.


Raul yang selama ini tidak mencolok mulai merubah wujudnya menjadi manusia, empat sayap putih muncul di punggungnya. Matanya tampak menatap tajam ke arah musuh dan tiba-tiba tubuhnya sudah berada di dekat musuhnya.


Sebagai seekor serigala, Raul menggunakan tangannya untuk menyerang. Cakarannya menimbulkan kerusakan fatal yang mengurangi regenerasi HP targetnya.

__ADS_1


Blue menanggapi serangan Raul dengan bergerak di sisi lainnya. Sesuai dugaannya, serangan Raul sangat menyakitkan untuk Naga Hijau. Jadi Blue mengambil jalan memutar dan menyerang sisi lainnya.


Gabungan Gelombang Kejut dan Ekstrim Blade menciptakan sayatan pedang yang sangat banyak. Apalagi sekarang dilakukan oleh tiga orang yang sama.


Naga Hijau hanya bisa terus meraung tanpa bisa melawan. Gabungan serangan semua kelompok Blue berhasil mengalahkan Naga Hijau dengan begitu mudah.


...[Selamat Blue telah menguasai jalur penghubung Benua Timur dan Benua Selatan.]...


...[Semua anggota Fairy Dance akan mendapatkan gelar Pemilik Jalur Benua.]...


...[Jalur Benua...


...Menambahkan setiap status sebanyak 10%, tidak berlaku pada gelar.]...


Meskipun pemberitahuan sistem sangat singkat, Blue tersenyum lebar karena ia sekarang memiliki jalur penuh. Pada kehidupan sebelumnya ia tidak memiliki jalur penghubung sama sekali. Namun kali ini ia mendapatkan jalur satu paket yang tidak dimiliki siapapun.


Karena Jalur Benua Selatan dan Timur telah terhubung, Blue siap melebarkan sayapnya di Benua Timur. Tidak lupa ia menghubungi Reza untuk melakukan persiapan.


"Reza, apa semua berjalan lancar?" tanya Blue.


"Setelah mendapat gelar Pengasuh Jalur Penghubung sekarang mendapat Jalur Benua. Mana mungkin aku mengatakan tidak lancar, semua pasukan kita meningkat pesat!"


Blue tertawa kecil, "Haha seperti yang diharapkan dari Reza. Jadi bagaimana No Name di atasi?"


"Semua berjalan sesuai rencana, sekarang No Name tidak akan melakukan pergerakan besar karena 9 super guild sudah menyatakan sikapnya. Mereka akan mencabut investasi jika menyinggung Fairy Dance. Sekarang kita tidak terhentikan di Benua Selatan."


Blue langsung mengirimkan titik koordinat tanpa persetujuan Reza, ia percaya sosok pria muda itu bisa dipercaya.


"Serahkan padaku, Bos. Semua akan selesai dalam 6 bulan!"


"Lakukan dalam 3 bulan, karena pelindung dari jalur penghubung hanya 3 bulan. Bangun pertahanan untuk sementara, kemudian batu bangun infrastruktur lainnya."


"Oke!"


Reza segera meninjau tempat ruang bos yang sangat tersembunyi. Ia melihat sekeliling dan menemukan pertempuran sengit telah terjadi beberapa saat yang lalu.


"Banyak sekali darah yang bercucuran, pasti bis dan rekan-rekannya bekerja keras untuk ini. Tak akan kubiarkan siapapun merebutnya!" tekad Reza membara layaknya api.


Disisi lain Blue kembali ke Benua Tengah dan menemui Zaha. "Apa kamu punya robot pembangun yang menganggur?"


Zaha menggelengkan kepala. "Tentu saja tidak ada, bilang saja berapa yang kau minta?"


"150 robot serbaguna."


"Baiklah," kata Zaha langsung mengirim 150 robot bangunan.


Setelah mendapatkan apa yang dia mau, Blue kembali ke Jalur Benua Timur ke Benua Selatan. 150 robot langsung dikeluarkan, Blue memberikan sedikit sentuhan untuk meningkatkan efektivitas dan menyesuaikan kebutuhan.

__ADS_1


Ditambah lagi para robot di program ulang untuk menambahkan fitur lainnya. Blue dan Bee menggambar desain desa yang akan mereka bangun.


Meskipun Bee bukan arsitek, ia mempunyai pandangan yang cukup luas tentang bangunan. Jadi ia memberikan beberapa saran yang patut untuk dipertimbangkan.


Ela dan Elvy memberikan pengarahan pada robot yang sudah diprogram. Mereka bertugas memperbaiki kesalahan yang dilakukan robot.


Raul dan Drakula malah menjadi kuli bangunan yang mengangkat material dari luar masuk kedalam. Keduanya tampak penuh semangat sambil melepas pakaian atasnya.


Eka, Dwi, dan Naga Angin memasang beberapa bahan bangunan yang tinggi. Ketiganya bekerja dengan baik selama beberapa hari, sehingga sebuah desa telah didirikan.


"Tidak sia-sia aku menghabiskan waktu selama 3 bulan!" kata Blue sambil mengusap keringat yang ada di dahinya.


Blue dan kelompoknya membangun sebuah desa dengan pertahanan super kuat. Ditambah lagi hampir semua bahan yang digunakan adalah besi.


Sekelompok pemain keluar dari gerbang Benua Selatan, mereka tampak terkejut melihat desa merah yang menyambutnya.


"Apa ini desa di balik Benua Timur yang glamor itu?" seorang wanita cantik mengagumi pemandangan desa yang sepi.


"Tidak, ini milik Fairy Dance. Sebaiknya kalian segera menyesuaikan diri karena kita akan bertanggung jawab atas desa ini." Reza mencoba mengendalikan suasana dalam timnya.


Bukan tidak terkejut, tetapi Reza tidak ingin menunjukkan ekspresi yang berlebihan. Besi yang menyelimuti semua desa sangat berkualitas, hanya Blue yang punya bahan-bahan ini. Ditambah lagi ia melihat 12 menara sihir dengan simbol aneh.


"12 rasi bintang? Aku tidak pernah mendengar formasi pertahanan itu." Reza mengerutkan kening kebingungan.


"Formasi ini tidan ada dalam sejarah Benua Selatan, apa mungkin orang yang membuatnya dari Benua Timur?" tanya sekretaris wanita.


"Tidak, kau akan segera mengetahuinya." Reza menghentikan kelompoknya.


Segerombolan manusia terlihat dari kejauhan, mereka tampak sangat menjanjikan. Blue di tengah dengan jubah berwarna merah api memimpin rekan-rekannya.


Disusul Yami dan Emma yang ada di belakangnya, kemudian ada Liem dan Kitty yang berwujud manusia. Raul dan Drakula dalam wujud manusia mengikuti mereka di bagian paling luar.


Eka dan Dwi menggendong Ela dan Elvy dalam wujud raksasa setinggi 3 meter. Semuanya tersenyum melihat Reza dan kelompoknya.


"Akhirnya kau sampai disini, Reza!"


"Bos, aku terkejut kau sudah menyiapkan semua ini."


"Tidak, waktu membangun semua ini tidak lebih lama darimu. Jadi hasilnya masih kurang memuaskan. Aku harap kalian bisa mengelolanya," kata Blue yang belum kehilangan senyumnya.


"Tentu saja aku akan melakukannya, memangnya apa lagi yang akan kau lakukan, Bos?" tanya Reza yang penasaran.


"Tidak ada yang spesial, aku akan mencoba menarik dewa dan menantangnya seperti yang dikatakan Leon!"


"Kau gila, Bos. Para dewa masih jauh dari jangkauan para Demigod tingkat rendahan seperti kita... "


Reza mengehentikan perkataannya dan tersenyum kecut melihat ekspresi wajah Blue yang tidak berubah sama sekali. Itu menandakan bahwa mereka sudah siap melawan dewa.

__ADS_1


__ADS_2