
Pedang besar dari langit berbenturan dengan Dual Secret Sword yang dipegang erat tuannya.
Blue berteriak keras mengobarkan semangat dalam jiwanya. Energi jiwa digunakan untuk menekan kekuatan musuh, tapi apalah daya. Blue masih bukan tandingan pria dengan umur ribuan tahun.
Ledakan sangat besar terjadi, bangunan di Kerajaan Kairo luluh lantah. Blue menghantam tanah dengan kecepatan yang tidak masuk akal.
Tidak mau terlihat lemah, Blue langsung berdiri dan mengusap darah di ujung bibirnya. "Menarik, akhirnya ada lawan yang sepadan."
Blue segera menoleh ke langit melihat Pedang Penghukuman. Bibirnya sedikit terangkat karena pedang yang paling dibanggakan Osiris berhenti dan retak.
Osiris tidak percaya dengan kedua matanya. Manusia biasa bisa menahan artefak pedangnya dan masih selamat.
"Kau memang manusia yang sangat menarik. Apa sebenarnya yang kau inginkan?" tanya Osiris dengan suara pelan tapi bisa di dengar Blue.
Teknik ini sering dinamakan transmisi suara pilihan. Sayangnya teknik ini punya kelemahan, yaitu bisa di dengar orang yang punya kemampuan pendengaran istimewa.
"Aku hanya ingin menghentikan perilaku tak terpuji yang telah kau lakukan!"
Blue mengatakan yang sesungguhnya, tetapi ia menyembunyikan niat yang sebenarnya.
Osiris tertawa terbahak-bahak hingga memegangi perutnya. "Haha, apa kau manusia bodoh?"
"Bukannya buktinya sudah jelas?"
Blue tidak percaya dengan Mata Dewa untuk pertama kalinya. Pengikut Osiris hanya berkurang 2%, bukankah seharusnya akan berkurang hingga 90%.
"Kekuatan di tanah dewa adalah segalanya. Mereka tidak peduli dengan metodenya!" ungkap Osiris memandang rendah manusia didepannya.
Blue perlahan tersenyum sambil membersihkan bajunya. "Ya, aku tahu. Makanya tidak ada salahnya memberontak, Kan?"
18 jendral terkuat pengikut Osiris muncul disebelahnya. Mereka semua Maha Kuasa yang cukup kuat.
"Apa kau lihat?" tanya Osiris memperlihatkan kekuatannya.
Para pelayanan dan pengikutnya berkumpul. Mereka semua mengepung Kerajaan Kairo.
Lebih dari 100 juta pengikut dan pelayan Dewa Kehidupan berkumpul dengan tekad membunuh Blue.
Blue belum kehilangan senyumnya, ia bertepuk tangan. "Sangat bagus, inilah yang membuatku senang!"
Dengan menjentikkan jarinya, Blue memanggil para pengikut yang ada di Dunia Buatan. Hanya ada 10 juta orang yang muncul, mereka semua Dewa Puncak atau Maha Kuasa.
Osiris mengerutkan kening, ia tidak merasakan keberadaan mereka. Bahkan energi kehidupan yang menjadi khas para dewa.
Blue menarik kedua pedangnya, ia mengikat Dual Secret Sword dengan kain berwarna putih.
"Serang!" teriak Blue menerjang musuhnya. Dari tanah dia melompat dan terbang menuju Osiris.
18 Jenderal Perang Osiris menghadang, tapi barisan mereka langsung bubar karena kibasan sayap Naga Angin.
__ADS_1
"Roar!" raungan Naga Angin membuat Jenderal Perang Osiris tidak dapat menggerakkan badannya.
Mereka hanya bisa menyerang Naga Angin atau tubuhnya akan terluka. Hawa membunuh Naga Angin meningkat, ia membuka mulutnya dan menembakkan nafas naga.
Sebuah laser berwarna putih menghantam barisan Jenderal Osiris di sebelah kanan.
Ledakan super besar terjadi kembali, nafas naga telah berevolusi menjadi mesin penghancur untuk tim Blue.
Tiga sayatan pedang menebas barisan kiri pasukan Osiris, mereka adalah Yami, Tobias, dan Emma. Tidak ada berbicara, tetapi kombinasi serangan mereka sangat serasi.
Liem sudah lama tidak merasakan darahnya mendidih, ia memasukkan tongkat sihir ke ruang penyimpanan. Dengan dua kepalan tangannya, ia menghajar semua musuh di depan.
"Hora!"
Sebagai mantan Lucifer ia sangat percaya diri dengan tubuhnya. Ditambah lagi bakat tubuh terbarunya sangat bagus. Jika dikembangkan terus, mungkin kondisi puncaknya akan segera tercapai.
Liem memukul setiap medan di depannya, ledakan terjadi di mana-mana dibarengi dengan suara tawa jahat.
Tidak hanya satu orang, tapi hampir semua pasukan Blue tertawa keras sambil menghajar musuhnya.
Blue sampai di depan Osiris, ia mengayunkan pedangnya. Matanya melotot melihat musuh, pedangnya berbenturan dengan jubah energi miliknya.
Ledakan super besar terjadi, Osiris mundur dua langkah. Sedangkan Blue meluncur menghantam tanah.
"Bagus!" ucapnya yang belum kehilangan senyumnya. Dual Secret Sword tanpa sadar menyerap energi Dewa Kehidupan.
Osiris menyadari ada yang hilang dari dirinya. Namun dia belum tahu apa penyebabnya. "Ini pertama kalinya ada manusia mendorongku dua langkah!"
Blue menghilang dan muncul di belakang Osiris, dia menggunakan Langkah Cahaya level maksimal. "Gelombang Kejut!"
Ayunan Dual Secret Sword menghasilkan gelombang sayatan pedang sebanyak 20 kali. Jarak yang terlalu dekat tidak memungkinkan untuk dihindari, Osiris menarik pedang dari ruang penyimpanan dan memblokirnya.
Sayangnya setelah gelombang ke 5 pedangnya hancur hingga memaksa jubah energi menghentikannya. Osiris mundur 7 langkah dengan ekspresi tak sedap dipandang.
"Ada yang aneh!" gumamnya pelan.
Blue tahu bahwa Osiris mulai menyadari ada yang salah, ia tidak akan memberinya kesempatan berpikir.
Blue menggunakan Speed of Light untuk melangkah maju. Pedangnya menari layaknya seorang Elf yang menggunakan pedangnya.
Ratusan sayatan pedang tercipta, Blade Dance level maksimal digunakan untuk menyibukkan lawannya.
Osiris kewalahan menghadang ratusan sayatan pedang dengan kerusakan rendah. Ia melepaskan energi dalam tubuhnya hingga memaksa Blue mundur beberapa meter.
Sekali lagi Blue berhasil menyerap jiwa musuhnya. Jika momentumnya bertahan seperti ini terus, hanya butuh sehari untuk mengalahkan Osiris.
Pendinginan Langkah Cahaya hanya 10 detik, Blue bisa menggunakannya lagi untuk mendekati lawan.
Kali ini ia menggunakan Ekstrim Blade untuk memberikan kerusakan besar. Ratusan sayatan pedang muncul disekitar Blue dan segera meluncur menghancurkan lawannya.
__ADS_1
Blue memaksa Osiris untuk menarik Pedang Penghukuman. Perlu diketahui memanggil pedang artifak itu membutuhkan Energi Kehidupan dan umurnya.
"Matilah manusia sialan!" teriak Osiris yang sudah mulai kesal.
Pedang berukuran dua kali lipat dari sebelumnya muncul di langit. Blue gemetar melihatnya, bukan takut tapi karena menikmatinya.
"Ini yang aku tunggu." Teknik Jiwa diedarkan, energi kekacauan dan kehampaan saling tumpang tindih. Sehingga mewujudkan aura berwarna hitam pekat.
Dual Secret Sword merespon energinya, Blue sempat melirik pedangnya yang tiba-tiba menjadi sangat kokoh dan kuat. "Apa yang terjadi?"
Tidak mau ambil pusing, Blue mengepakkan sayap hitam dan meluncur menuju ujung pedang.
Dual Secret Sword disilangkan, ia berminat memblokir serangan Pedang Penghukuman dengan kekuatannya sendiri.
"Aaa..." Blue berteriak mengobarkan semangat rekan-rekannya.
Semua orang yang berperang membalas dengan teriakan yang lebih keras. Mereka seperti keluarga yang siap mengorbankan nyawa untuk mengambil posisi paling tinggi.
Dual Secret Sword berbenturan dengan Pedang Penghukuman, Blue terus mendorongnya dengan sayap hitam.
Kali ini berbeda, ia berhasil menghancurkan skill musuhnya tanpa terdorong. Ledakan yang terjadi akibat pedang penghukuman yang hancur.
Blue berjalan di udara keluar dari kepulan debu. "Apa hanya itu?" tanyanya dengan nada sedikit mengejek.
Dia menyembunyikan kedua tangan di belakang punggung. Hal itu karena tangannya gemetar kesakitan.
Siapa yang menyangka Blue dengan seluruh kekuatannya hanya bisa memblokir salah satu serangan musuh.
"Jangan menjadi sok kuat, aku tahu kau sudah mencapai batasmu!"
Osiris juga dalam kondisi yang sama, ia menggunakan setengah hidupnya untuk melancarkan serangan yang bisa menghancurkan kerajaan tadi. Namun usaha terbaiknya dihadang manusia tanpa nama.
Tanpa nama yang dimaksud adalah manusia terkenal atau punya gelar khusus.
"Memangnya kenapa?" tanya Blue sambil mengangkat kedua tangannya yang sudah sembuh sepenuhnya.
Teknik Jiwa yang diwariskan Shen San sangat membantu pemulihannya. Semakin sering dia terluka, maka energi jiwa di dalam tubuhnya akan berputar lebih cepat.
Hal itu memicu kenaikan peringkat teknik jiwa. Domain Dewa sangat istimewa, hanya jiwa mereka yang dipindahkan ke dalam permainan. Jadi selama Blue terluka di dalam game, kekuatannya di dunia nyata akan meningkat.
Aneh tapi nyata, inilah yang memang terjadi. Blue berhasil menyerap 20% energi dari Pedang Penghukuman sebelumnya. Peran Teknik Jiwa sangat signifikan, ia bisa mengelola energi eksternal menjadi miliknya.
Semakin dia terluka, Teknik Jiwa akan semakin ganas menyerap kekuatan disekitarnya. Ditambah lagi napsu makan Kekacauan yang belum bisa dikendalikan dengan sempurna.
Osiris berpikir keras tentang siapa musuhnya. Dia tidak pernah menyinggung kekuatan besar diatasnya, tapi sosok pemuda manusia yang bisa menghancurkan Pedang Penghukuman muncul didepannya.
"Siapa kau sebenarnya?" tanya Osiris.
"Aku hanya pejalan kaki yang kebetulan lewat, bukankah pertanyaan itu sedikit terlambat?"
__ADS_1
Blue tersenyum manis karena lawannya mulai merasakan kegelisahan. Disisi lain dia malah senang karena teknik jiwa miliknya berkembang pesat.