
Kedatangan Saint Martha membuat arus perang berubah 180 derajat, awalnya Odin dan Zeus diuntungkan karena Satan tidak peduli dengan mereka. Namun penambahan kekuatan di sisi Blue menjadikan kekuatan musuh jauh melambung.
Satan menyempitkan matanya, ia tidak bisa melihat kekuatan Saint Martha. Namun firasatnya mengatakan bawa wanita berpakaian serba putih itu bukan orang biasa. Meskipun level Saint Marta tidak lebih tinggi dari Zeus, Odin, dan Satan ia mempunyai kekuatan yang sangat mirip dengan Prinsip Jiwa.
“Jangan menghindar, bocah!”
“Apa kau ingin membunuhku!” teriak Blue yang baru berdiri sambil membersihkan pakaiannya.
“Ya.” Jawaban singkat Saint Martha membuat bulu kuduk Blue berdiri, siapa yang menyangka seorang Saint yang seharusnya sangat sabar menghadapi keadaan bisa berubah menjadi iblis pemarah.
Odin menyempitkan matanya, ia pernah mendapatkan ramalan tentang munculnya entitas baru yang mengenakan pakaian serba putih, bahkan pedang yang dia gunakan juga berwarna putih.
“Apa kau yang ada di ramalanku?” tanya Odin tanpa sadar.
“Siapa yang tahu.” Saint Martha memang bukan spesialis ramalan, ia hanya menggunakan beberapa trik untuk mengetahui kekuatan lawan sama seperti Satan saat ini.
Satan yang penasaran dengan orang baru langsung bergerak, tinjunya melayang ke wajah Saint Martha. Namun tinjunya hanya memukul angin karena Saint Martha sudah berpindah tempat 10 meter darinya.
“Perpindahan instan, aku ingin mempelajarinya.” Satan tampak tersenyum dan mencoba menyerang terus menerus. Ia memanfaatkan matanya untuk melihat trik yang digunakan Saint Martha.
Disisi lain Saint Martha bukan orang bodoh, ia bisa merasakan pergerakan Satan menjadi lebih baik dan sebentar lagi akan menguasai teknik perpindahan instan. “Seperti rumor yang di katakan kakekku, iblis terkuat memang tidak bisa dianggap lemah.”
Pedang Saint Martha menciptakan bayangan karena ayunan penggunanya terlalu cepat, sehingga Satan yang terkena sayatan pedangnya langsung dikirim terbang ratusan meter.
Meskipun tampak baik-baik saja, Saint Martha bukan dewa yang bisa melukai musuhnya terus-menerus. Dua serangan sebelumnya sebenarnya adalah teknik rahasia yang seharusnya digunakan ketika terdesak. Namun Blue dan pasukan Fairy Dance dalam masalah jika dia tidak datang.
Saint Martha tidak ingin menyesal seperti sebelumnya, ia kehilangan temannya Tarasque. Meskipun sekarang Blue dianggap muridnya, Saint Martha akan menggunakan semua kartu as miliknya.
Blue bisa merasakan bahwa Saint Martha tidak dalam kondisi yang baik, ia segera terbang dan berdiri di depannya. “Jangan memaksakan dirimu, aku akan datang setelah menyelesaikan ini,” katanya dengan suara pelan.
Saint Martha tersenyum. “Tidak perlu khawatir aku bisa mengatasinya,” katanya dengan nada percaya diri. Padahal Saint Martha dalam keadaan yang tidak baik, kekuatannya berkurang lebih dari 50% hanya karena dua serangan mematikan.
Blue menyodorkan sebuah buah dari Pohon Dunia. “Makan ini, aku harap semua segel di tubuhmu akan terangkat.”
Saint Martha tidak terkejut sama sekali, ia menunggu momen ini untuk melepaskan segel di dalam dirinya. Sebenarnya dia adalah salah satu kandidat Mata Dunia yang bisa meramal masa depan. Buah dari Pohon Dunia akan diberikan pada seorang makhluk abadi dari dunia lain. Saint Martha menunggu lama untuk melepaskan segel dalam tubuhnya.
Melihat Blue dan rekan-rekannya datang ke air terjun makam Tarasque, Saint Martha tampak terkejut ciri-ciri Blue sama persis dengan ramalannya. Namun setelah menggunakan cara paling halus yang dia miliki, Blue belum mau menyerahkan buah dunia.
Namun sekarang buah yang bisa mengangkat segel dalam tubuhnya ada di tangan. “Jangan khawatir, aku bisa melakukannya.”
Tanpa pikir panjang Saint Martha menyerap buah dunia di depan mata semua orang. Zeus dan Odin bisa merasakan mereka membutuhkan buah dunia untuk meningkatkan pemahamannya tentang dunia ini, keduanya langsung berlari dan merebut buah dunia dari tangan Saint Martha.
Tepat sebelum keduanya menyentuh Saint Martha, dinding tak terlihat menghentikan langkah mereka. Uranus yang menjadi biang kerok dari dinding tak kasat mata.
“Lagi-lagi kau mengganggu pria kuning!” teriak Odin yang merasa kesal. Padahal itu tadi adalah kesempatan yang sempurna. Namun Uranus menghentikannya dengan keterampilan pebuatan simbol.
“Apa salahnya melindungi rekan?”
__ADS_1
Zeus yang merasa sergapannya gagal langsung mengarahkan tinjunya ke Blue yang menjadi pusat segalanya. Tepat sebelum target merespons, sosok pria 18 tahun keluar dan menghentikan tinjunya dengan satu tangan.
“Jangan lakukan hal bodoh seperti itu.” Bee keluar di momen yang sangat krusial. Perlu diingat pertahanan Bee paling tinggi dibandingkan familia lainnya. Seharusnya Bee adalah tank kelompok, tetapi karena dia orang yang paling santai makanya jarang bertarung.
Sebuah cakar muncul dari punggung Blue, sosok pria ramping berambut perak langsung menyerangnya. Zeus tidak menghindar karena dia merasa pertahanannya sangat kuat, sayangnya itu menjadi mala petaka untuknya.
Cakar Raul berhasil merobek dada Zeus dan lukanya mengeluarkan darah berwarna merah kehitaman. Cakar dari Raul mengandung racun modifikasi, ia belajar dari Venom dan Uranus untuk menyempurnakannya.
Zeus dikirim terbang puluhan meter, ia menyempitkan matanya dan menggeratkan giginya. Lukanya tidak hanya sangat perih tapi membuat aliran energi di sekujur tubuhnya terganggu. Namun tidak lama setelahnya Zeus segera stabil, itu semua karena gelarnya sebagai penguasa langit.
Satan tiba-tiba muncul di depan Saint Martha yang membuatnya sangat tertarik. Tangan kanannya segera disiapkan, kepalan tinjunya sangat kuat hingga tanah dewa bergetar.
“Jangan membuatku menunggu!”
Blue tidak bisa menahan kekuatannya lagi, ia menggunakan keterampilan buatan untuk menghentikannya.
“Tebasan Bintang!” teriak Blue dengan sedikit tergesa-gesa.
[Keterampilan Buatan : Tebasan Bintang.
Tingkat : SSS
Level : Max
Pendinginan : -
Keterampilannya tidak berhasil di eksekusi dengan sempurna, tetapi itu sudah cukup untuk menghentikan serangan Satan pada Saint Martha yang masih menyerap batu.
Serangan Satan berbenturan dengan tebasan bintang, ledakan kecil dengan percikan bintang sebagai penghiasnya muncul. Satan berhasil dipukul mundur, tapi ia tampak tersenyum manis karena lawannya menjadi lebih kuat.
“Aku suka dengan situasi ini, bagaimana kalau kita lanjut sampai mati?” tanya Satan dengan ekspresi senang.
“Kau mengingatkanku pada seorang iblis yang gila bertarung!” jawab Blue. Dia menghindari menjawab pertanyaan Satan karena itu akan sangat berbahaya, bisa jadi Satan mempunya trik lain di lengan bajunya.
“Apa maksudmu, dia?” tanya Satan menunjuk seorang pria muda berpakaian rapi dan mengenakan dasi kupu-kupu.
Blue melebarkan matanya karena tidak menyangka Azazel berhasil bangun dari tekniknya. “Bagaimana?”
Azazel tidak membiarkan Blue kabur kali ini, ia langsung menyerang dengan kekuatan sihir dari jarak 1 kilometer jauhnya. Sebuah tombak transparan tercipta dan langsung melesat ke arah Blue berdiri.
“Wus...” suara hembusan angin yang terdengar sangat keras akibat keterampilan Azazel.
Sosok pria berpakaian hitam dengan tambahan corak merah darah muncul dan menghentikan tombak Azazel dengan dua jarinya. Pria itu berhasil menghentikan serangan kuat Azazel dengan jari telunjuk dan jari tengah saja.
“Apa hanya ini kekuatanmu setelah hibernasi?” tanya Drakula yang sudah berkembang sangat banyak.
Teknik jiwa miliknya sekarang tidak kalah baik dengan Raul, meskipun tidak bisa mengalahkan Bee dan Ela, setidaknya ia tidak serendah Elvy saat ini.
__ADS_1
Azazel merasa semua anggota Fairy Dance telah berubah sepenuhnya. Dalam waktu singkat mereka berubah menjadi monster yang tidak bisa ditandingi dengan kekuatan lama.
Namun Azazel keluar dengan persiapan penuh. Ia menyerap banyak energi iblis setelah Satan datang ke tanah dewa dan menghancurkan penghalang Neraka dan Tanah Dewa secara permanen.
“Itu hanya 1 persen darinya. Jadi apa kita mendapat banyak tamu di sini?” tanya Azazel dengan nada sangat sombong.
Satan menanggapi, “Aku suka gayamu iblis kecil!”
“Iblis Kecil? Sangat berani kau bocah!”
Kedua iblis gila itu tertawa, meskipun mereka tahu identitas masing-masing, Satan dan Azazel bukan teman. Keduanya akan bertarung seperti seekor kucing dan tikus.
Odin berhasil merapal mantra tingkat 10 skala super besar, awan di langit tanah dewa langsung mendung. Petir berwarna kuning diserap dan digantikan warna biru, Odin menunjuk Azazel yang baru datang.
Seratus petir muncul dan menyambar Azazel tanpa halangan sedikitpun. Azazel hanya mendongak dan melihat apa yang bisa dilakukan petir biru terhadap tubuh abadi miliknya.
Ledakan terjadi terus menerus, tapi Azazel malah merasakan kesenangan. Senyumnya tidak hilang sama sekali, meskipun rasanya sedikit sakit ia berhasil mengambil keuntungan darinya.
Tubuh Azazel hancur dan kembali seperti semula dengan sangat cepat sehingga kepadatan otot dalam tubuhnya tumbuh sangat cepat. Itulah mengapa semakin terluka Azazel akan semakin kuat, sama seperti Satan yang tidak memiliki titik lemah dalam tubuhnya.
Odin melebarkan matanya, ia sangat yakin kekuatannya tidak lemah. Namun Azazel berhasil menerimanya tanpa terluka. “Bagaimana semua ini terjadi?” katanya tampak frustrasi.
Pasalnya Zeus dan Odin merasa diri mereka paling kaut dan tidak terkalahkan. Namun kedatangan Saint Martha, Satan, dan Azazel membuat matanya terbuka. Mereka yang sudah hidup lama belum tentu sekuat ketiga orang tidak normal di depannya.
“Rasanya sangat nyaman bisa mandi petir. Kau akan menjadi pelayanku dan nyalakan mandi petir seperti ini setiap hari!” kata Azazel merendahkan Odin yang dianggap sebagai penyihir agung.
“Jangan menghinaku, iblis rendahan!” teriak Odin ingin menggunakan serangan terkuat dari petir biru.
Namun sihirnya lepas dari kontrolnya. Zeus mengambil alih petir biru dan menjadikannya kekuatan bawaan. “Terima kasih, Odin. Aku menerima hadiahmu yang menyenangkan ini.”
Petir biru di tangan kiri dan petir kuning di tangan kanan, sekarang Zeus mempunyai dua jenis serangan yang berbeda. Kedua petir dipertemukan dan terciptalah petir berwarna hijau.
Senjatanya langsung di lempar ke arah Satan yang meremehkannya. Satan yang melihat petir berwarna hijau menghindar karena Matanya tidak bisa mengidentifikasi kekuatan baru Zeus.
Tanpa disadari, peningkatan semua orang berawal dari Odin yang sangat ceroboh. Blue berhasil memahami Prinsip Jiwa karena serangan mental darinya, Satan berhasil menggabungkan Energi, Aura, dan Mana karena terkena serangan Odin. Azazel berhasil mengembangkan tubuhnya karena sambaran petir padanya, kemudian yang terakhir Zeus mendapatkan senjata baru.
Odin sendiri dalam keadaan tidak baik, ia harus segera mencari solusi karena pemahamannya sudah mencapai puncak. “Sial kenapa berjalan seperti ini.”
Tidak adanya peperangan dalam waktu singkat membuat Saint Martha berhasil membuka segel dalam tubuhnya. Sekarang ia bisa menggunakan kekuatan terbaiknya dan merebut otoritas Mata Dunia dari Odin.
“Kenapa, kenapa bukan aku yang menjadi pilihan alam!” teriak Odin yang meratapi nasibnya.
Zeus yang melihat rasa putus asa Odin langsung menghilang dan menusuk musuhnya itu dengan petir hijau. “Istirahatlah dengan tenang di alam sana, semoga reinkarnasimu membawamu menjadi orang yang lebih kuat,” katanya sambil tersenyum.
Odin melebarkan matanya, ia tidak waspada dan petir hijau yang menembus Jantung Mana miliknya tidak dapat di netralkan. “Haha haha haha!” tawa Odin terdengar sangat keras.
“Kalau begitu pakailah semua kekuatanku bocah. Jangan menyia-nyiakannya dan bunuh semua bedebah ini!” teriaknya sambil melepaskan sebuah sihir berwarna putih.
__ADS_1
Sihir tipis itu menargetkan dahi Blue dan pengalaman dan pengetahuan Odin di kirim padanya. Blue sudah pernah mengalami ini, tapi Shen San tidak harus mati berbeda dengan Odin yang mati tanpa meninggalkan jejak tubuhnya.