
Odin tersenyum, darah masih mengalir di sudut bibirnya. “Kematian yang menyenangkan,” katanya dengan suara lirih.
Blue tampak melebarkan matanya, ia menerima pengetahuan selama ribuan tahun. Namun anehnya otaknya tidak meledak, Odin sudah mengaturnya supaya pengetahuannya bisa dikirim seiring berjalannya waktu sesuai dengan kapasitas otak Blue.
Tubuh Odin menjadi transparan dan menghilang dari dunia, cita-citanya untuk keluar dari dunia menyebalkan ini terkabulkan. Sayangnya bukan sebagai pemenang, tapi sebagai pecundang yang mati di medan perang.
“Bukan, kau bukan pecundang.” Blue menatap langit dan memberikan pandangannya.
Sosok Satan muncul di sebelah Blue dan memberikan pukulan terbaik yang dia miliki. Blue menatapnya, matanya berubah merah dan penghalang muncul di sekitar tubuhnya.
Tinju Satan di hentikan dengan sangat mudah, Blue mengedipkan matanya dan Satan dikirim terbang hingga ratusan meter jauhnya. “Kalian orang bar-bar harus mati!” katanya sambil mengeratkan giginya.
Untuk pertama kalinya Blue bertekad membunuh seseorang setelah menerima pengetahuan panjang Odin. Meskipun begitu ia dapat mengendalikan niat membunuhnya dengan sangat baik layaknya Shen San.
Bee muncul di sebelah Blue. “Sejak kapan kau berkerja sendiri?” tanyanya.
Drakula muncul di belakang melalui Gate berwarna merah darah. “Benar, Bos. Kita sudah lama tidak menggila, bagaimana kalau melepaskan semuanya?”
“Aku setuju dengannya,” sahut Raul yang sangat jarang bicara.
Ela dan Elvy mengangguk, mereka berdua tidak mungkin meninggalkan tuannya yang dikepung 3 makhluk abadi. Zeus mendapatkan kekuatan petir hijau, Azazel mendapatkan peningkatan tubuh yang lebih stabil, dan iblis paling gila Satan berhasil mengembangkan kekuatannya ke titik mustahil di kalahkan.
Blue tersenyum manis. “Sepertinya kita tidak bisa mendahan diri lagi, maafkan aku,” katanya dengan suara pelan.
Semua familianya tersenyum, mereka mengerti apa yang ingin disampaikan tuannya. Bee dan semuanya tahu setelah perang ini, kekuatan mereka akan merosot jatuh atau bahkan mati. Namun tidak ada yang mundur dan matanya memancarkan tekad kuat.
“Baiklah, ayo mulai! Gerbang Pertama : Pembukaan!” teriak Blue menggunakan teknik Prinsip Jiwa terlarang.
Udara tiba-tiba berhenti dan gelombang aura, energi, dan mana mengarah padanya, semuanya di serap secara paksa dan dijadikan kekuatan sementara. Prinsip jiwa terus berputar memproses semua kekuatan yang mengalir pada tubuhnya, Blue tampak mengeratkan gigi karena rasa sakit mengalir di setiap inci tubuhnya.
Azazel merasakan adanya ancaman dari musuh, ia langsung menggunakan sihir tingkat 10. Sebuah tombak berwarna merah darah muncul di kedua sisinya, tanpa peringatan mereka melesat dengan sangat cepat menuju targernya.
Setelah menggunakan Pembukaan, tidak hanya Blue yang bertambah kuat tapi Bee, Drakula, Raul, Ela, dan Elvy juga berkembang secara paksa. Mereka sudah siap menerima hukuman sistem setelah perang selesai.
Tombak berwarna merah darah bukan sihir sembarangan, pertahanan Blue yang berhasil menghentikan pukulan Satan langsung pecah ketika menyentuhnya. Raul dan Drakula menghentikan tombaknya dengan dua tangan.
“Berhentilah sialan!” teriak Drakula dan Raul bersamaan. Keduanya menghentikan tombak itu dengan seluruh kekuatannya.
Azazel dari kejauhan terus menambah daya dorong tombak buatannya, sudut bibirnya mengeluarkan darah berwarna merah kehitaman. “Bocah sialan, sejak kapan mereka jadi sangat kuat!”
Zeus melihat kesempatan untuk menyerang Azazel, ia segera melempar petir hijau untuk menargetkan punggung. Tanpa rasa malu ia mengendap-endap dan melemparnya tanpa rasa bersalah.
Kecepatan petir hijau melebihi serangan petir kuning, Azazel bisa menyadarinya karena dia adalah penyihir terkuat dari neraka. Jadi senjata petir hijau itu langsung hancur setelah bersentuhan dengan Mana Shield milik Azazel.
__ADS_1
“Jangan main-main, Bocah!” kata Azazel meremehkan Zeus yang menyergapnya dari belakang.
Meskipun senjata petir yang dia lembar bisa diciptakan berulang kali. Namun kekuatan Azazel sudah bisa menghancurkan pedang buatan Cyclop.
Tangan kanan Zeus mengambil petir dari langit untuk mewujudkan senjata petir lainnya. Lengannya segera menegang dan melempar senjata petir hijau yang berbentuk tombak.
“Bagaimana dengan serangan kesukaanmu!” kata Zeus sambil mengeratkan giginya.
Serangan tombak sudah digunakan dua kali, Zeus mengira Azazel menyukai serangan tombak yang terbuat dari mana atau sihir. Sekarang Zeus menirunya dengan memadatkan energi, tidak lupa ia menggunakan otoritasnya.
Tombak petir hijau menghilang dari pandangan semua orang, tiba-tiba muncul lagi tepat setelah Azazel mengalihkan pandangannya. Tombak itu muncul tepat sebelum menyentuh kulit targetnya, Azazel tidak punya kesempatan untuk menghindar.
Otoritas Ruang dan Waktu digunakan untuk menghilangkan tombak petir hijau, Zeus memanipulasi ruang untuk menghilangkannya dan kemudian waktu memperlambatnya sehingga munculnya lebih lama dari yang seharusnya.
Zeus tersenyum karena teorinya berhasil. Ia sebenarnya sudah pernah memikirkan ini, tetapi semua hanya teori karena tidak pernah digunakan untuk pertarungan nyata.
Azazel terkena serangan Zeus, bukannya marah ia malah tersenyum jahat sambil menyempitkan matanya. “Apa kau juga pembuat petir? Baiklah jangan mati dan jadilah pelayanku nanti!” katanya dengan suara lantang.
Benar saja, serangan petir hijau Zeus hanya menggores kulit Azazel. Kekuatan fisiknya semakin tidak masuk akal karena serangan petir menyambarnya terus-menerus.
“Bagaimana munkin?”
Zeus terkejut serangannya tidak berpengaruh, sebelum ia berhasil merespons sosok Blue muncul menggunakan Gate dan pukulannya segera melayang ke pipi targetnya.
Tidak sampai disitu, Dual Secret Sword dengan cepat memberikan serangan kejutan lainnya. Tebasan, ayunan, dan tusukan terjadi dalam satu serangan, Dual Secret Sword tanpa disadari juga mendapat peningkatan.
Satan tidak mau diam saja, ia melangkah dan melompak ke langit. Tapi sebelum ia menghampiri Zeus dan Blue, sosok pria muda dengan pedang kuning emas berhasil memberikannya serangan kejutan.
Sayatan berwarna kuning mendorong Satan kembali ke tanah, kali ini lukanya tidak terlalu dalam tapi tubuhnya terdorong dengan sangat kuat. Azazel juga bernasib sama, Drakula menggunakan sihir gravitasi untuk menekannya sampai jatuh dari langit dan menancap di tanah.
Dua tekanan dari familianya dapat menjatuhkan dua iblis terkuat di neraka. Sosok lainnya muncul di langit, ia menatap rendah dunia. Liem mengangkat kedua tangannya, udara di jangkauan serangannya berubah menjadi merah dan memberikan tekanan pada iblis neraka.
“Lama tidak bertemu bajingan tua!” katanya menatap Satan dan Azazel.
“Siapa kau?” tanya Satan sambil mengibaskan lengannya dan menghapus debu yang menutupi pandangannya.
“Jangan bilang kau lupa dengan luka di pahamu?” kata Liem sambil tersenyum manis.
Azazel menyempitkan mata dan menunjuk Liem dengan ekspresi terkejut. “Mungkinkah kau bocah Lucifer yang terjebak segel keluarga venom yang lemah itu?” teriaknya.
“Kakek tua, kau masih saja mengejekku dengan bocah. Bukannya kau yang paling muda di sini?” tanya Liem.
“Sebelumnya aku merasakan energimu, tapi siapa yang menyangka bocah Lucifer mendapatkan tubuh manusia lemah, haha!” tawa Azazel terdengar sangat keras. Satan juga tidak mau ketinggalan, ia tertawa mendampingi Azazel yang mengejek Liem.
__ADS_1
Meskipun Liem sudah kebal ejekan sejak kebangkitannya, tapi mendengar tawa hina dari dua musuh dekatnya membuatnya kesal. “Sialan kau membuatku marah!” teriak Liem menanggapi tantangan dari dua iblis neraka lainnya.
Blue mengirim Zeus jatuh hingga menghantam tanah berkali-kali, ia menghajarnya dengan tangan kosong. Zeus punya tubuh yang kuat, sehingga ia tidak akan mati meskipun dipukuli selama 50 tahun lamanya.
Meskipun begitu, Blue melampiaskan kemarahannya dengan pukulan, Bee dan Raul saling menatap dan mengobrol.
“Sejak kapan bos jadi sangat emosional?” tanya Raul.
“Mungkin karena pengetahuan di dalam pikirannya belum stabil. Sebaiknya biarkan dia melampiaskan amarahnya, Zeus tidak bisa membahayakannya karena dua bocah di belakang itu mengawasinya.” Bee menunjuk Ela dan Elvy yang terus memberikan efek tambahan pada rekan-rekannya.
“Aku setuju, bagaimana jika membantu yang lainnya?” tanya Raul.
“Ide bagus.”
Tepat setelah Bee menyelesaikan perkataannya, Drakula dan Saint Martha muncul di sebelahnya. Keempatnya menganggur karena Liem, Azazel, dan Satan sedang reuni, sedangkan Blue masih berfokus pada satu musuhnya.
Bee, Drakula, dan Raul menghela napas. “Huh, seperti biasa,” katanya bersamaan.
Hanya Saint Martha yang memandang Blue dengan tatapan aneh, ia merasakan sebuah keakraban yang tidak bisa dijelaskan. Bukan dengan Odin, tetapi dengan sosok lain yang hampir sama dengannya.
Liem tampak tersenyum lebar, tapi dia sadar tubuhnya bukan iblis abadi lagi jadi ia harus memikirkan cara keluar dari situasi ini tanpa dicurigai. Meskipun sudah bertambah kuat, tubuhnya punya batas layaknya manusia. Berbeda dengan iblis abadi yang terus bertambah kuat ketika diserang musuh.
Segerombolan raksasa berjalan melintasi lautan, mereka adalah para titan dan pasukan Fairy Dance yang menggunakan perahu terbang. Tampak juga sosok kembar yang tubuhnya berwarna hitam karena terbakar.
Hira dan Hida juga ada di sampingnya, mereka tampak terluka parah bahkan pakaiannya sudah tak layak pakai. Meskipun tubuhnya penuh luka, Hira dan Hida tersenyum manis.
Dari sisi sebaliknya Oliver tampak terluka parah, bahkan sudip dan wajahnya sudah tidak berbentuk sempurna. Hanya pisaunya yang masih terlihat normal, padahal ujungnya patah karena menusuk musuhnya.
Sosok Thor yang dibungkus rantai sihir menunduk, ia tidak hanya kehabisan stamina tapi semua kekuatannya telah hilang. Thor menggunakan keterampilan rahasia dengan mengorbankan seluruh kekuatannya, tapi akhirnya hanya bisa menghancurkan dua senjata musuh.
Dari utara kelompok lainnya muncul, mereka menggunakan perahu laut, mereka adalah kelompok Teh Party dan petualang lainnya yang mendukung Fairy Dance dari luar. Kana sebagai pemimpin aliansi petualang tidak bisa dikatakan baik, matanya ditutup karena tidak dapat disembuhkan sistem.
“Brengsek, kenapa banyak sekali penggangu!” teriaknya marah-marah. Sifatnya sedikit berubah karena wajah cantiknya terkena banyak sekali pukulan dari musuhnya.
Dari sisi selatan keluar juga para pendukung Fairy Dance, mereka adalah Zaha, Leon, Amelia, Jesicca dan lain sebagainya. Padahal awalnya mereka masih berada di sebalah Blue, tetapi karena kekuatan Irene semuanya terpisah.
Setiap dari mereka menghadapi iblis neraka yang sangat kuat, jadi semuanya tampak tidak baik-baik saja. Khususnya Jesicca yang tidak bisa menggerakan tangan kanannya. Padahal ini hanyalah permainan, tetapi semuanya tidak bisa keluar Domain Dewa dengan kondisinya saat ini.
“Sial, kesalahan sistem ini sangat buruk!” umpat Jesicca yang menahan rasa sakitnya terus menerus.
“Jangan banyak bicara sialan, kau masih kehilangan satu tangan.” Amelia menyela, kedua tangannya mati rasa, ia hanya bisa bergerak tanpa bisa merasakan keberadaan tangannya.
Leon hanya melirik keduanya, ia kehilangan 3 pedang terbaiknya. Sebagai seorang samurai, pedang adalah nyawanya. Tapi ia kehilangan tiga pedang terbaiknya dan hanya menyisakan satu pedang biasa.
__ADS_1
“Sudahlah, ayo selesaikan semua dan istirahat. 1 bulan lagi aku harus menikah brengsek!” teriak Leon pada Blue yang belum menghentikan serangannya pada Zeus.