
Raul adalah orang pertama yang membuka matanya. "Apa sudah selesai?" tanyanya dengan suara pelan.
"Sialan, kenapa kalian berdiam diri saja! Semua orang sedang bekerja keras!"
Raul berdiri dan merubah wujudnya menjadi manusia. "Tenanglah, panggungnya sudah selesai. Waktunya kalian sedikit istirahat."
...[Selamat datang di Domain Dewa, Raja Segalanya.]...
Blue muncul di sebelah Raul, tidak ada yang tahu mengapa ikatan batin mereka sangat erat. Bahkan sampai titik dimana Raul bisa merasakan tuannya akan masuk Domain Dewa.
"Sepertinya aku sedikit keterlaluan kali ini. Berapa korban di pihak kita?"
Blue bertanya pada Raul yang memperhatikan dan mencatat semua pejuang yang gugur.
"13.231 Dewa Puncak, 32.237 Dewa Tinggi, 102.203 Dewa Menengah." Raul menjawabnya dengan sangat rinci.
"Sial, aku tidak mengira Azazel akan sekuat ini!" Blue tampak menyesal karena kekurangan informasi.
"Bagaimana dengan pemain Fairy Dance?"
Yami bangun dan mendekati tuannya. "72.432 kehilangan nyawanya, 130.326 dipaksa keluar." Tidak kalah penting, jawaban Yami sangat detail.
Blue melirik ke arah Drakula. "Berapa kira-kira persediaan ramuan kita?"
Drakula membuka sayapnya dan segera terbang mendekat. "Aku tidak paham pola pikir mereka yang gugur, padahal banyak ramuan yang khusus disiapkan, tapi mereka enggan mengambilnya. Masih ada 12 juta ramuan penambah HP dan MP kualitas terbaik."
"Bagaimana dengan penambah kekuatan dan lainnya?"
"Semua habis, itulah mengapa kita kekurangan daya dongkrak. Azazel belum disingkirkan karena kemampuan kita kurang." Drakula menyampaikan pandangannya tentang situasi perang.
Dia juga sedikit malu karena terlalu percaya diri sebelumnya. Bahkan jika Raul melawannya, Drakula masih punya kesempatan menang. Namun dihadapan Azazel dia hanya seekor semut.
"Tidak perlu berkecil hati, tarik semua pasukan. Utamakan penyembuhan, panggil Tobias dan pasukan utamanya!"
Blue tidak bisa berbuat apa-apa, banyak korban jatuh pada perang kali ini. Ditambah lagi ia pingsan sebelum perang pecah.
Tobias dan 12 orang lainnya menghadap, Blue mengerutkan kening ketika melihat 13 orang di depannya.
"Kami sudah menyempurnakan teknik 12 rasi menjadi 13 rasi, Tuan. Daya serangnya juga lebih baik dibandingkan sebelumnya." Tobias memberikan penjelasannya.
"Tidak perlu mengatakan detailnya, persiapkan diri kalian. Kita akan menyerang Azazel."
Luis dan pasukannya datang, Anoman yang sudah menyelesaikan tugasnya sampai di depan Blue.
"Tuan, tolong terima kesetiaanku!" ucap Anoman sambil berlutut.
Blue tidak punya alasan untuk menolaknya lagi. Seperti Yami, Anoman ingin menjadi pengawal pribadinya.
"Apa kamu sudah mengetahui resikonya?"
"Sudah, Tuan."
__ADS_1
"Baiklah, dengan ini aku mengangkat engkau Anoman sebagai tangan kiriku!" ucap Blue sembari memberikan sebuah jubah berwarna putih dengan hiasan emas.
Dengan kedua tangannya, Anoman menerima jubah itu. Tidak ada yang tahu seberapa bagus jubahnya, tetapi yang pasti itu dibuat Blue khusus untuk Anoman.
Jubah putih berhiaskan emas langsung bertengger di pundaknya, Anoman tampak sangat gagah mengenakannya.
Yami tidak mau kalah, ia menggunakan pedang dan jubah yang berwarna merah api. Keduanya sudah bersumpah setia pada Blue, artinya jika Blue mati keberadaan mereka akan hilang.
Karena itulah Blue tidak ingin para familianya mengikuti jejak Yami dan Anoman. Setelah menerima Anoman sebagai pengawal pribadi, tubuhnya memancarkan cahaya putih keemasan.
Anoman merasakan sesuatu yang sangat baru, tenaganya kembali seperti dulu. Tidak hanya energinya, tetapi perawakannya menjadi lebih muda.
"Semua sudah siap, Dagon berikan dukungan ketika ada situasi diluar kendali!"
Dagon mengangguk. "Baik!"
Blue, Yami, dan Anoman berdiri di barisan depan. Ketiganya menggunakan peralatan terbaiknya. Disusul dengan kelompok Tobias yang mengenakan stelan serba hitam.
Disusul Luis dan semua penyihir pengguna Orb, Tongkat, dan Buku sihir. Ketiga jenis penyihir itu punya perannya masing-masing.
Sebelum melangkah ke domain Azazel, Blue berhenti dan membalik badannya ke arah pasukan penyerang.
"Kita berangkat dengan 30 orang, jadi ayo kembali dengan 30 orang!" katanya mencoba memberikan semangat pada pasukannya.
Namun kata-kata saja tidak bisa meredakan ketegangan di hati pasukannya. Azazel sangat kuat, bahkan jika seluruh anggota Fairy Dance mengepungnya belum tentu berhasil dikalahkan.
Blue melepaskan auranya, ia mencoba menciptakan suasana yang tenang. Ia bisa memodifikasi auranya setelah berhasil keluar dari surga.
Bunga Mawar Sharon berterbangan menenangkan hati yang tegang. Semua pasukan penyerang menjadi tenang dan meningkatkan konsentrasinya. Meskipun tidak ada efek khusus yang di tampilkan sistem, Blue bisa merasakan perubahan atmosfir pasukannya.
Blue siap menyerang, ia mengangkat pedang di tangan kanannya. "Serang!"
Untuk memulai serangan, Blue berlari di barisan paling depan. Azazel yang merasakan energi mendekatinya langsung mengayunkan trisula dan menghancurkan setiap tanah di sepanjang garis serangannya.
Blue tidak menghindar, ia memblokir serangan Azazel dengan Dual Secret Sword. Berbeda dari sebelumnya, Blue berhasil menangkis serangan musuh dengan sangat baik.
Sayatan energi berhasil dihadang, pasukan Blue masih terus berlari. Dalam sekejap mata mereka berpencar menuju tempat yang disepakati.
Luis yang berdiri di barisan belakang langsung mengaktifkan formasi simbol untuk menekan kekuatan Azazel.
Sebuah kubah transparan mengurung mereka semua. Blue menjadi pasukan garis depan bersama Yami dan Anoman.
Mereka bertiga berganti menghadang serangan Azazel yang membabi buta. Karena serangan yang tidak terarah, serangan Azazel cenderung lebih lemah dari biasanya.
Meskipun lemah, stamina dan kombinasi serangannya sangat kompleks. Blue dan Yami secara aktif menangkis dengan pedangnya, sedangkan Anoman menggunakan aura untuk menyelimuti tangannya dan menghancurkan serangan musuh.
Tobias dan 12 orang lainnya butuh waktu untuk menyelesaikan konstruksi 13 Rasi Bintang. Luis menyusun formasi kurungan seorang diri, 8 lainnya menciptakan simbol lainnya. Sedangkan 5 lainnya akan berfokus menyerang.
Lima elemen sihir digunakan untuk membuka serangan. Elemen Air, Api, Bumi, Logam, dan Kayu bersatu menciptakan badai.
Blue dan dua rekannya segera melompat setelah badai 5 elemen cukup dekat. Azazel yang kekurangan akal tanpa pikir panjang menerimanya, ia mengayunkan trisula dan menghancurkan serangan gabungan 5 penyihir.
__ADS_1
Tidak ada yang terkejut sama sekali, lima elemen memang sangat kuat untuk orang biasa. Namun Azazel bukan orang biasa, dia adalah Raja Iblis Neraka.
Blue menghentikan lambaian tangan Azazel, ia merasa serangan itu bisa mengakibatkan kerusakan fatal. Sayangnya pilihan Blue salah besar.
Sebuah retakan ruang muncul dan meledak seperti sebelumnya, Yami dengan sigap langsung mengayunkan pedangnya.
Sayatan pedang menghancurkan retakan ruang, keterampilan Azazel dipatahkan dengan satu serangan.
Merasakan dua kompetitor pengguna ruang, Zeus merasakan otoritasnya tentang ruang mulai bergeser. "Dia bergerak lagi!" katanya sambil berdiri.
Meskipun hanya ruang, Zeus harus memiliki keduanya untuk menguasai dunia dan melepaskan diri dari dunia ini.
Zeus Sang Penguasa Tanah Dewa bergerak, dia menuruni tahtanya dan mendekati sumber kekuatan yang sangat kacau.
Satan yang merasa bosan karena beberapa hari hanya berlari menuju tanah dewa merasakan distorsi ruang. Sudut bibirnya terangkat dan berkata, "Ini akan lebih menarik!"
Odin yang menjadi pengamat selama ini tidak bisa tinggal diam. Jika otoritas Zeus berhasil diambil, ia akan menyerang kekuasaan Zeus dan menendangnya ke Neraka.
"Ragnarok? tidak ini lebih seperti perang dunia!" Odin naik ke tanah dewa mencari sumber distorsi ruang.
Distorsi ruang juga dirasakan Athena dari ruang tanpa batas. "Bagus, lemahkan sedikit lagi!" teriaknya.
Anoman yang melihatnya tidak bisa mengungkapkan kekagumannya. Namun sebagai tangan kiri Blue, Anoman tidak bisa tinggal diam.
Tinjunya mengepal dan tiba-tiba waktu berhenti, tubuhnya dengan cepat sampai di depan Azazel dan kepalannya berhasil mendarat di pipi monster Azazel.
Zeus merasa sangat kesal dan meningkatkan kekuatannya. "Bajingan mana yang berusaha menantang ku!"
Blue tidak tahu mengapa kedua pengawalnya bisa begitu leluasa mengendalikan Ruang dan Waktu. Karena tidak mau kalah dengan kedua pengawalnya, Blue menyatukan Dual Secret Sword.
"Absolut Kill!" ucapnya.
Tubuh Blue bergerak ke satu titik dengan kecepatan tinggi. Seketika kerusakan berwarna merah keemasan muncul di atas Azazel.
"Argh..."
Ini pertama kalinya Azazel merasakan sakit. Blue segera sadar bahwa kekuatan surga adalah salah satu kunci membunuh Azazel.
Melihat Azazel bersikeras membuka ruang khusus, Yami langsung memotong distorsi ruangnya kembali.
Berbeda dari sebelumnya, pecahan ruang kali ini menghasilkan gelombang energi yang sangat menakutkan. Jika mereka semua tidak pernah ke neraka, dijamin tidak ada yang bisa berdiri.
Blue dan semua rekannya bersusah payah menahan gelombang energi neraka.
"Tenang!" teriak Blue memberi perintah.
Suara Blue yang menggelegar di telinga pasukannya langsung menyadarkan mereka. Yami yang sigap langsung mengayunkan pedangnya, gelombang energi neraka di serap masuk ke ruang khususnya.
Melihat Tobias sudah siap, Blue mengangkat tangannya. "Mundur!"
8 rekan Luis melepaskan kepemilikan simbolnya, mereka segera membantu Luis mempertahankan formasi kurungan.
__ADS_1
Blue dan dua rekannya melompat mundur. Tepat setelah melewati Tobias, sebuah formasi muncul dan membentuk sebuah bayangan di atas mereka bertiga belas.