
Wajah leluruh Tujuh Surga tampak terkejut, ia tidak pernah menyangka sosok yang sangat disegani hadir di depannya lagi.
"Nona, aku hanya melakukan tugasku sebagai kepala keluarga."
Sebastian langsung berlutut dan tampak ketakutan, ia tidak menyangka Fairy Dance punya pendukung selain Aries Hardiman.
Jika Aries Hardiman saja yang mendukung Fairy Dance, Sebastian masih punya peluang untuk menang. Meskipun Aries Hardiman sangat kuat, bakatnya terbatas. Jadi bisa dibilang dia tidak punya kekuatan yang lebih tinggi dari Sebastian.
“Aku tidak peduli dengan bisnismu, aku hanya ingin bertanya mengapa kau keluar dari markas dan membuat keluargamu menjadi penguasa dunia?” tanya Shen Haise.
Sebastian adalah salah satu anggota cadangan Shen yang masih tinggal di bumi, ketika naik ke dunia atas, Sebastian memilih untuk menetap dan mengembangkan kekuatannya. Namun janjinya sedikit melenceng dari rencana, dia keluar dari markas rahasia dan membantu keluarganya.
Aries Hardiman sedikit berbeda, ia bukan anggota Shen tapi kekuatannya setara dengan mereka. Tidak perlu diragukan mereka berdua adalah sebagian dari pilar Seven Soul untuk melindungi bumi dari serangan luar.
“Mengapa kau diam? Aku bertanya padamu!” ungkap Shen Haise memandang tajam ke arah Sebastian.
Ketua Tujuh Surga terkejut melihat leluhur keluarganya berlutut dan ketakutan. Sampai akhirnya ia membuat gerakan, dengan cepat Sebastian menghentikannya.
“Jangan bergerak, ini semua salahku!”
Shen Haise melirik ke arah pria tua di belakang meja. “Jadi dia keluargamu?”
“Benar, Nona. Aku tidak punya alasan khusus, jadi tolong ampuni keluargaku!”
Sebagai anggota Shen, tidak seharusnya Sebastian menaruh rasa pada keluarganya. Hal itu dapat menghambat perkembangan kekuatannya.
Ikatan keluarga memang bisa meningkat tekad seseorang, tapi disisi lain juga menghambat konsentrasi dalam latihan.
Shen Haise dan kelompoknya tidak melarang anggota Shen memiliki keluarga. Namun salah satu syarat masuk Shen adalah melepaskan ikatan dari keluarga untuk meningkatkan konsentrasi.
Sebastian melanggar peraturan penting yang ditetapkan oleh pendiri kelompok, sekaligus melanggar peraturan kedua yang mengatakan bahwa anggota Shen tidak boleh memonopoli dunia.
Sebagai anggota cadangan Shen, Sebastian telah melanggar dua peraturan penting. Dapat dipastikan dia akan dihukum mati, bahkan ada kemungkinan keluarganya akan mendapatkan hukuman.
Beberapa anggota cadangan Shen lainnya muncul di belakang Shen Haise. Salah seorang pria yang tampak familier muncul di belakang Aries Hardiman, dia tidak lain adalah ayah Arief, Doni Baskoro Si Hitam yang dirumorkan telah meninggal di medan perang.
Aries Hardiman menoleh ke belakang. “Apa kau tidak berpikir untuk menemui keluargamu?”
__ADS_1
“Aku sudah menanggalkan nama Baskoro, jadi jangan mengingatkanku lagi.” wajah Doni tampak marah karena emosi ikatan batinnya masih belum berhasil disingkirkan.
Meskipun dia sangat berbakat, kekuatannya terbatas dan tidak bisa melambung tinggi. Hal itu karena dia memalsukan kematiannya dari Arief dan Yuliana.
Kejadian sebenarnya tidak seperti yang diketahui Yuliana. Si Hitam atau Doni Baskoro sebenarnya sangat kuat, bahkan Aries Hardiman mengakuinya. Meskipun dia tidak bisa menggores kulit Aries waktu itu, si hitam tetaplah manusia paling unggul di jamannya.
Karena itulah Aries Hardiman menarik Doni untuk menjadi anggota Shen. Fakta menarik terungkap kembali, Aries Hardiman adalah perekrut rahasia kelompok Shen.
Meskipun kelihatannya Aries Hardiman dan Sebastian setara, Aries punya kekuatan yang lebih dalam dan gelap karena kekuatannya diturunkan langsung dari bos.
Bos yang dimaksud adalah orang di balik Shen Haise, kekuatannya tidak cocok untuk bumi makanya dia tidak ada disini.
“Kau begitu kejam, bagaimana kau bisa memalsukan kematianmu. Lebih gilanya lagi kau mati hanya karena di kepung para semut!” ejek Aries Hardiman yang sudah menganggap Arief sebagai cucunya.
"Aku tidak bisa memikirkan cara lainnya! Meskipun mereka lemah setidaknya keluarga gong masih pantas mendapatkan pujian."
"Ais, aku saja membunuh Gong Ryu tanpa senjata. Jangan melebih-lebihkan kekuatannya!"
"Beda, sialan! Kau menang umur aja!" teriak Si Hitam dari kelompok Shen.
Meskipun tidak mau mendengar, Haise mendengarnya. Dia langsung menarik kekuatannya dan menoleh ke arah pria tampan di sebelah Aries Hardiman. “Temui keluargamu, kalian juga lepaskan semua ikatan di dunia ini. Waktu kalian 1 minggu, segera kembali ke markas!”
Lebih dari setengah anggota cadangan Shen menghilang layaknya debu yang tertiup angin. Mereka kembali ke keluarganya untuk menjelaskan kejadian sebenarnya, tidak terkecuali ayah Arief.
Tatapan Shen Haise kembali ke Sebastian yang masih berlutut. “Mengapa kau tidak menjawab pertanyaanku yang sangat mudah?”
“Semua salahku, Nona. Gong Ryu menjadi sombong karena dia mendapat pengajaran teknik rahasia milik anggota shen!” Sebastian membenturkan kepalanya ke lantai untuk memohon ampunan.
“Apa kau tahu mengapa tubuhmu tidak meledak karena pengkhianatan?” tanya Haise.
Segel di dalam tubuh Sebastian memungkinkan untuk meledak setiap kali ada pengkhianatan. Namun sosok di balik Shen Haise menahannya karena alasan tersembunyi.
“Seperti yang dikatakan Bos. Pasti kau tidak akan menepati janjimu. Sekarang pilihlah, kembali ke Shen atau tetap menikmati hidupmu?”
“Bolehkah saya memilih untuk menjadi kepala keluarga yang baik?”
“Baik, semoga harimu menyenangkan!” Shen Haise dan rombongannya menghilang seperti debu yang tertiup angin.
__ADS_1
Sebastian menghela napas karena nyawanya selamat. Tiba-tiba energi dalam tubuhnya mulai keluar tanpa kontrol, segel yang ada ditubuhnya sepenuhnya di angkat. Ternyata segel di dalam tubuhnya tidak hanya membuatnya menjadi lebih kuat, tetapi membantunya menahan energi berlebihan.
Karena segel jiwa sudah dilepas, seketika semua energi dalam tubuhnya keluar. Dalam waktu singkat,Sebastian tampak sangat tua dengan rambut putih. Kekuatan yang selama ini dibanggakan meninggalkan tubuhnya.
“Apa yang terjadi?” tanya Ketua Tujuh Surga.
“Jadi begitu ya, semua kesalahanku!” ucap Sebastian dengan suara pelan.
Ketua Tujuh Surga juga merasakan keanehan dalam tubuhnya, ternyata semua kekuatan yang ada ditubuhnya mulai berontak dan keluar perlahan. Semua yang diajarkan Shen akan menghilang dari Sebastian dan murid-muridnya.
Pilihan Sebastian tidak hanya menghilangkan kekuatannya, tetapi semua orang di keluarganya termasuk murid-muridnya. Sebastian melihat telapak tangannya, dunia tidak menghendaki keberadaannya.
Tangannya yang tampak tua mulai memudar dan transparan. “Keputusanku tidak hanya membunuhku, tapi semua keluargaku!”
Ketua Tujuh Surga juga mengalami hal yang sama tapi dia masih bisa hidup karena umurnya bari 104 tahun. “Tidak, aku tidak menerima ini!”
“Maafkan aku, semoga harimu menyenangkan!”
Sebastian menghilang dari dunia karena semua kekuatannya menghilang dan tidak diterima dunia.
Segel jiwa yang diberikan Shen Haise melindunginya dari mata dunia, sehingga ia bisa hidup dengan umur yang lama.
Disisi lain Blue masih menikmati pemandangan medan perang, semua teman-temannya juga melakukan hal yang sama bersama piring makannya yang masih penuh. Semuanya makan dengan lahap kecuali Blue yang tidak makan.
“Aneh, mengapa aku merasa senang. Padahal perang baru saja selesai?”
“Mungkin karena kau menang?” jawab Bee.
“Tidak, aku merasa sesuatu yang aneh dalam dadaku.”
Karena merasa tidak enak, Blue keluar dari permainan dan langsung pergi ke loteng gedung markas Fairy Dance. Pemandangan bulan yang cerah serta angin yang berhembus membuat Arief merasakan ada getaran dalam dadanya.
“Entah mengapa aku merasa keluargaku ada disini!”
Sebuah debu terbang menghampirinya, Yuliana muncul bersama pria yang mengenakan masker di belakangnya.
“Ibu, bagaimana kamu bisa sampai disini?” tanya Arief sambil melemparkan tubuh besarnya ke Yuliana.
__ADS_1