
Kedatangan Satan menyebabkan arus perang berubah lagi, Zeus dan Odin tidak lagi berkerja sama karena musuh yang lebih merepotkan datang menemuinya.
“Hai, Bocah. Siapa namamu?” tanya Satan dengan suara lantang.
Blue menarik aura ungu kehitaman masuk ke dalam tubuhnya, pemahamannya tentang Prinsip Jiwa sudah mencapai tingkatan baru. “Blue, kau bisa memanggilku dengan nama itu.”
Satan menggelengkan kepala. “Nama aslimu, sebentar lagi celah dimensi akan terbuka, sebaiknya kau beritahu namamu. Supaya aku bisa mencarimu lagi!” katanya dengan nada misterius.
“Apa maksudmu?” tanya Blue yang masih belum mengerti tentang terbukanya Celah Dimensi.
“Kau tidak perlu tahu. Intinya kita akan bertemu lagi hingga semuanya benar-benar selesai!” ungkap Satan.
Tidak ada yang paham dengan perkataan Satan, bahkan Odin yang menjadi Mata Dunia hanya bisa diam mendengarnya. Namun pikirannya segera beroperasi dan mencerna semua informasi, dalam beberapa detik ia segera menyadari apa yang sebenarnya ingin di sampaikan Satan.
“Dunia ini akan mulai terhubung dengan dunia para pemain!” ungkap Odin.
Pendapat Odin di dengar Zeus dan juga Blue, keduanya tampak sangat tercengang karena Blue sendiri tidak mau dunia nyata menjadi medan perang antara makhluk yang tidak masuk akal ini.
“Jangan bercanda!” teriak Blue menghentikan pemikiran Odin.
Zeus berniat mencari jalan keluar dari dunia yang menahan kekuatannya tumbuh, ia ingin menuju dunia lebih tinggi dan mencapai keilahian yang nyata. Namun pikirannya segera hancur karena semuanya tidak menjadi kenyataan. Pendapat Odin masuk akal karena entah dari mana tiba-tiba para pemain bisa masuk ke Domain Dewa dan menghancurkan tatanan yang sudah ada sejak zaman dahulu kala.
“Akhirnya ada yang sadar juga. Benar, dunia para pemain dan dunia ini akan terhubung. Tapi sekarang belum waktunya.”
Satan langsung menghilang dan sampai di depan Blue, wajahnya hampir menyentuh wajah Blue. “Apa aku harus mengulang pertanyaanku lagi?”
Blue tidak bisa menjawabnya karena mungkin saja Satan akan mengacaukan keluarganya atau mungkin Fairy Dance. Karena kedatangannya sekarang sangat mendadak, pasti dia tidak tahu tentang Fairy Dance.
Tangan kanan Blue mengepal dan langsung diayunkan ke pelipis musuh. Sayangnya tinjunya dihentikan dengan satu jari Satan dengan sangat mudah.
“Serangan lemah tanpa teknik misterius milikmu, kau tidak akan bisa melukaiku!” ungkap Satan.
Blue tersenyum karena kelemahan musuh telah diungkapkan, tangannya yang dihentikan Satan langsung di lapisi energi jiwa dan menghancurkan lawannya. Tinju yang awalnya bisa dihentikan dengan mudah tiba-tiba langsung menghantam pelipis Satan hingga musuhnya diterbangkan beberapa meter.
Satan menyempitkan matanya dan melirik ke arah tinju Blue. “Menarik, teknikmu sedikit susah ditiru.”
Tidak sulit bagi Satan untuk menstabilkan tubuhnya, ia langsung mengeluarkan energi ungu kehitaman. Sekujur tubuhnya melepaskan energi yang sama tapi itu cenderung mirip dengan Odin dibandingkan Blue.
“Mari kita coba!”
Blue tidak bisa menyembunyikan senyum kecutnya, Satan meniru kekuatannya dengan sangat mudah. Namun Prinsip Jiwa tidak bisa dipelajari dengan mudah, Blue sendiri harus memahami perasaan frustrasi Shen San untuk melepaskan kekuatan Prinsip Jiwa yang asli.
__ADS_1
Satan hanya melangkah satu kali, tiba-tiba darah keluar dari telinga dan mulutnya. Kemudian ia tersenyum dan menatap tajam ke arah Blue. “Menarik, teknik misteriusmu membuat luka dalam yang sangat serius.”
Odin dan Zeus berpikiran sama, mereka tanpa sadar menyerang Satan yang terluka. Zeus melempar senjata petir ke arah target, disusul dengan ratusan petir menyambar tubuh abadi Satan. Odin tidak mau kalah, ia menggunakan teknik manipulasi lingkungan, 5 lingkaran aneh muncul di sekitar musuhnya dan menembakkan tombak yang terbuat dari 5 elemen, yaitu elemen tanah, api, air, metal, dan kayu.
Anehnya serangan Zeus dan Odin tidak saling membentur, keduanya bergantian seperti sebuah harmoni serangan yang telah di pupuk ribuan tahun. Satan hanya melambaikan tangannya, semua serangan yang diterimanya menghilang.
“Dispell!” kata Satan menghilangkan semua serangan yang mengarah padanya.
Odin tidak bisa mengerti, padahal dispell adalah keterampilan bawaan seorang penyihir khususnya pengguna Mana. Namun siapa yang mengira sosok Satan bisa menggunakan keterampilan itu dengan menggunakan aura misterius.
Zeus juga tercengang melihat kemampuan energi yang didampingi dengan otoritas waktu dihentikan dengan aura misterius.
“Jangan ikut campur, aku akan menemani kalian bermain setelah menemukan rahasia kekuatannya!” kata Satan Sabil menunjuk tempat berdiri Blue.
Tepat setelah mengatakannya, Blue sudah sampai di dekat Satan dan memberikan serangan dengan kepalan tinjunya. Satan tidak sempat merespons, ia hanya menerima serangan musuh dan membiarkan tubuhnya terbang.
Dual Secret Sword mengambil tindakan, dua sayatan berbentuk silang langsung menyerang Satan. Tidak sampai disitu Dual Secret Sword menusuk perut Satan yang terbuka lebar.
Sebelum mengenai perutnya, Satan menggerakan tangan dan menangkap Dual Secret Sword. “Keterampilan penyembunyian yang sangat kuat. Ini pertarungan yang aku inginkan!” katanya sambil menggenggam Dual Secret Sword.
Aura keluar dari tubuh Satan, dominasi kekuatannya dilepaskan untuk menghancurkan ikatan Blue dan Dual Secret Sword. Namun ia tidak menemukan celah sedikitpun, padahal dominasi yang ditunjukkan Satan sudah sempurna.
Dual Secret Sword langsung menarik tubuhnya dan menghilang lagi. Ia terbang mendekati Blue dan secara tidak langsung mengatakan bahwa tubuhnya sangat sakit karena menahan dominasi Satan.
Satan mendekat dengan kecepatan tinggi, tangan kanannya segera meraih leher Blue yang sedang memulihkan stamina. “Katakan, dimana kau menemukan senjata yang menarik seperti itu?”
Blue tersenyum dan mengacungkan jari tengah pada musuhnya, tubuhnya hancur dan wujud aslinya muncul 100 meter jauhnya dari tempat sebelumnya. “Kenapa aku harus memberitahumu!”
“Yang pertama kau tidak mengatakan namamu, sekarang kau tidak mengatakan asal usul pedangmu. Baiklah, mari kita sedikit serius.” Satan melepaskan auranya, ia langsung berlari ke arah Blue dengan kedua kepalan tangannya.
Blue menghilang tepat ketika tinju Satan akan menyentuhnya, dalam sekejap mata ia muncul di atas dan memberikan serangan kejutan ke punggung musuh dengan kedua kakinya.
Satan menghantam tanah hingga lingkungan gempa bumi, tendangan kedua kaki Blue berhasil melukai organ dalam Satan yang terluka sebelumnya. Seteguk darah segar keluar dari mulutnya, Satan melebarkan matanya karena tubuhnya menjadi seperti ini karena mempraktikkan kekuatan musuhnya.
Dual Secret Sword mengambil peran dan menusuk punggung Satan dengan kecepatan penuh. Kulit Satan tidak sekeras Zeus, Dual Secret Sword langsung menembus perut musuhnya dengan sangat mulus.
Blue melompat dan terbang ke langit, ia menggunakan mata dewa untuk menembus debu yang menutupi pandangan semua orang. Dia tetap waspada karena serangan seperti itu tidak mungkin membunuh Satan yang di takuti Odin dan Zeus.
Seperti yang dia pikirkan, Satan duduk dengan perutnya yang berlubang. Regenerasinya berjalan lambat, Satan hanya menyentuh perutnya dengan ekspresi biasa.
“Tubuh ini sangat lemah, bagaimana aku bisa melawannya?” gumamnya pelan.
__ADS_1
Meskipun pelan, Blue dan Odin masih bisa mendengarnya dengan jelas. Keduanya tersenyum manis karena musuh telah mendapatkan lawan yang sepadan. Namun Zeus yang tidak sabaran langsung terjun dari langit seperti sebuah meteor dan menyerang Satan yang masih duduk.
“Jangan bersikap lemah, Sialan!” teriaknya yang masih terjun dari langit.
Kakinya mengeluarkan sebuah petir dan menghantam kepala Satan hingga ia menancap di tanah. Ratusan petir berwarna kuning menyambar Satan dengan kecepatan tinggi.
Debu yang menutupi pandangan orang semakin tebal, Zeus dan Odin tahu Satan tidak akan kalah. Jadi mereka sudah menyiapkan serangan berikutnya, Odin menciptakan bola mana besar dengan jari-jari 5 meter. Zeus mengubah senjata petirnya menjadi emas dan siap menyerang.
“Apa kalian tidak pernah belajar?” tanya Satan yang terbang ke langit tanpa luka sedikitpun kecuali di perutnya yang masih berlubang.
Tubuh abadi yang dimilik Satan tidak punya kelemahan, selama dia belum dihancurkan sepenuhnya, Satan tidak perlu menyembuhkan tubuhnya. Meskipun jantungnya hancur, Satan tidak akan mati.
“Tidak ada salahnya mencoba serangan gabungan!” ucap Zeus yang memimpin serangan.
Ratusan petir langsung menyambar Satan hingga tubuhnya tidak bergerak, senjata petir emas miliknya segera terbang dan menusuk dada Satan. Namun senjata terkuat Zeus tidak dapat melukai kulit musuhnya.
Odin segera melemparkan bola hitam setinggi 5 meter ke arah Satan. Ledakan super besar menggetarkan tanah dewa. Bahkan para pasukan Zeus dan Odin menutup telinganya karena ketakutan.
Anehnya tidak ada anggota Fairy Dance dan pasukannya yang terpengaruh. Kekuatan Blue sebagai Raja Segalanya membantu banyak hal dalam peperangan skala besar.
Satan mengeratkan giginya, masalahnya serangan yang datang dari Odin bukan serangan fisik tapi serangan mental. Sehingga Satan sedikit terpengaruh dan harus menahan sakit yang tidak dapat dibayangkan.
Blue sedikit khawatir dengan serangan itu, seperti dirinya tadi mungkin saja Satan bisa memahami Prinsip Jiwa setelah terkena serangan itu. Akhirnya kekhawatirannya itu langsung hilang setelah melihat Satan terjatuh dari langit.
Sebelum menyentuh tanah, Satan membuka matanya dan tubuhnya melayang. “Terima kasih pelajarannya kawan-kawan,” katanya tersenyum manis.
Meskipun bukan Prinsip Jiwa, Satan mempunyai pemahaman yang berbeda setelah terkena serangan itu. Aura, Mana, dan Energi bergabung menjadi satu dan menciptakan sebuah warna baru yaitu biru kehitaman.
Satan melihat seluruh tubuhnya sudah sembuh padahal baru saja terkena serangan dari sekala sisi. Namun tubuhnya beradaptasi dan menjadi lebih kuat setiap kali terluka.
Dual Secret Sword mencoba menyerangnya dari belakang, targetnya adalah punggung Satan. Namun ia segera dihentikan oleh tangan tak kasat mata, Satan meliriknya dengan tatapan menakutkan.
Blue dengan paksa menarik Dual Secret Sword, ia merasa dominasi Satan bisa melepaskan ikatannya dengan pedangnya. “Jangan gegabah, sepertinya Tangan Dewa milik Satan sudah terbangkitkan.”
Satan tiba-tiba muncul di sebelah Blue. “Kamu salah, Tangan Dewa milikku sudah ada sejak lama. Tapi ini akan menjadi membosankan ketika menggunakan sihir, Kan?”
Odin dengan cepat menarik Satan dengan tangan dewa. Ia menyuntikkan racun mematikan untuk menjatuhkan lawannya. Sayangnya tubuh abadi milik Satan tidak bisa dipengaruhi racun, ia hanya menerima serangan sambil melatih tubuhnya.
Sosok wanita berpakaian serba putih dan pedang putih terbang di atas langit, ia tidak lain adalah Saint Martha yang keluar dari tempat persembunyiannya.
“Murid bodoh, sudah aku katakan untuk kembali setelah menyelesaikan urusanmu!” teriaknya pada Blue yang tampak ingin melarikan diri dari medan perang dan bersembunyi.
__ADS_1
Pedangnya di angkat tinggi-tinggi, ayunan lengannya tampak sangat pelan hingga memunculkan sebuah bayangan. Sebuah sayatan pedang muncul dan membelah 9 gunung di sepanjang garis serangnya.
Satan menghentikan sebagian serangan itu dengan tubuhnya, Blue sendiri hampir mati karena serangan Saint Martha 10 centimeter di sebelah kanannya.