Domain Dewa : Penguasa Benua

Domain Dewa : Penguasa Benua
Memposisikan Diri


__ADS_3

Hari damai telah dilalui, Blacklist mulai mundur perlahan setelah 100 ribu pemainnya di penjara. Perwakilan mereka mendatangi kantor Fairy Dance di Desa Pohon Runtuh. Queen dan Aqila akan menjadi pembicara dalam pertemuan tersebut, Blue tidak akan ikut campur dalam keputusan guild.


Meskipun tidak ikut campur, Blue melatih kelompok Rasyd untuk menjadi pemain yang hebat. Ia membawa semua kelompok Rasyd untuk berburu di sarang monster troll.


...[Troll...


...Level : 230]...


Rasyd dan kelompoknya berburu sendiri, sedangkan Blue malah menyusuri dinding sarang monster. Setelah beberapa saat menyusuri dinding, ia melihat adanya ukiran dalam dinding.


“Sudah aku duga, Benua Barat menyimpan jutaan misteri.” Blue bergumam karena penerjemah otomatis tidak bisa digunakan, artinya bahasa yang ditulis cukup kuno.


Jika saja ada Bee yang membantunya, mungkin ini akan lebih mudah. Untungnya ada Liem dan Kitty yang ikut dengannya.


“Apa kalian bisa menerjemahkannya?”


Kitty tersenyum dan melangkah maju. “Ini bahasa kuno para dewa zaman dulu, dalam catatan ini mengatakan bahwa seorang manusia telah mengalahkan banyak dewa hingga sang penguasa khawatir.”


“Siapa Sang Penguasa?” tanya Blue.


Liem menjawab, “Zeus Sang Penguasa Alam Dewa. Aku pernah melawannya dan hampir menang, tetapi si bajingan Baal menghalangiku!”


Kala itu, Lucifer telah mengalahkan Zeus, tinggal satu kali serang ia akan menjadi penguasa alam dewa. Namun Baal menghalanginya dan membawa Zeus terbang ke suatu tempat.


Meskipun sudah mengalahkan Zeus, Lucifer tidak kekurangan luka pada tubuhnya. Sampai akhirnya seorang pria bernama Hades menghampirinya dan menipunya.


Walaupun Lucifer sangat cerdik, ia kekurangan akal dibandingkan Hades yang sangat licik. Sampai akhirnya diperas dan diserap kekuatannya oleh kelompok Hades, anehnya kekuatan itu adalah tiruan dari kemampuan Baal.


Itulah awal mula perebutan tahta antara Zeus dan Hades. Baal hanya bermain-main dan melihat situasi, ia tidak peduli dengan kekuasaan yang ia inginkan hanyalah kekuatan.


Blue sekarang bisa menyimpulkan tujuan besar dari Domain Dewa, tidak hanya menyeimbangkan kekuatan, para pemain harus menghancurkan dominasi dan tempat permainan Baal Sang Pangeran Neraka.


“Apa memang Baal seorang pangeran?” tanya Blue.


“Ya, awalnya ia menjadi pangeran. Tetapi sekarang aku tidak yakin karena ia berhasil memakan Raja Neraka.”

__ADS_1


“Bukankah kamu Lucifer yang menjadi Raja Neraka?”


Blue masih belum mengetahui susunan pemimpin di dalam neraka, meskipun ia punya gelar baron di sana.


Lucifer menjelaskan bahwa Raja Neraka ada 4, mereka disebut sebagai penguasa 4 benua neraka. Azazel, Astaroth, Beelzebub, dan Satan adalah 4 Raja Neraka yang menduduki posisi tertinggi.


“Bukankah nama panggilan mu Azazel?” tanya Blue.


“Ada sedikit berbeda antara sebutan gelar kita, Azazel adalah panggilan dari seorang malaikat yang jatuh dari langit. Kemudian menjadi Raja Neraka, rumor mengatakan bahwa ia adalah Dewa Pemberi Pengetahuan. Sedangkan gelar yang aku punya adalah Azazil atau Iblis Kebanggaan.”


“Siapa yang lebih kuat antara kamu dan semua Raja Neraka?”


“Pada masa kejayaan ku, kekuatanku setara dengan 2 Raja Neraka kecuali Satan. Soalnya aku belum pernah mendaratkan pukulan pada bocah yang sombong itu.”


Lucifer bisa menang melawan Azazel dan Astaroth atau bahkan gabungan serangan Astaroth dan Beelzebub, tetapi firasatnya mengatakan bahwa Satan adalah Iblis Neraka yang paling mengerikan. Bahkan Baal yang punya keterampilan melahap kekuatan orang tidak berkutik di depannya.


“Ini mulai menjadi mengerikan, Zeus yang aku pikir paling kuat hanya seekor semut di depan Satan.” Blue tercengang mendengar cerita yang begitu mengerikan.


“Satan hanya bocah yang suka bermain, ia tidak akan menyerang manusia ataupun dewa. Masalah datang kalau dia sedang bosan dengan mainannya di Neraka.”


Blue merasakan tekanan yang sangat hebat, ia sudah bermain domain dewa selama 35 tahun. Namun tidak ada acara untuk mengalahkan Satan atau kehancuran dunia.


“Terus siapa yang berhasil Baal kalahkan?” tanya Blue.


“Ayahnya sendiri, Beelzebub.”


Liem mengatakannya dengan wajah datar, ia tidak mungkin merasakan simpati pada Raja Neraka yang mempersulitnya. Disisi lain Blue cukup terkejut mendengar bahwa Baal adalah anak kandung dari Beelzebub.


“Menurutmu siapa yang akan menang pertarungan antara Zeus dan Hades?” tanya Blue pada Lucifer untuk memposisikan diri di tempat terbaik.


“Zeus lebih kuat, tetapi Hades sedikit licik. Aku rasa pemenangnya tidak lain adalah Baal yang akan memakan keduanya setelah kelelahan atau mungkin sudah mati.”


Liem mengatakan pendapatnya yang cukup kontroversial. Walaupun masuk akal, hal itu akan menjadikan Baal bos terakhir dari Domain Dewa. Blue akan melakukan persiapan untuk melawan iblis terkuat.


“Jangan pernah berpikir Baal adalah iblis, kekuatannya sangat aneh. Bisa dibilang ia adalah iblis yang lahir dari rahim seroang dewa. Entahlah, aku tidak tahu detailnya.” Liem mengatakan pengetahuannya yang cukup sedikit.

__ADS_1


Blue menundukkan kepala sambil menyentuh ukiran di dinding. Ia merasa menemukan petunjuk kemana ia harus berpijak dan memposisikan diri.


“Jadi ini jalan yang kamu pilih, siapa sebenarnya kamu?” gumam Blue sambil tersenyum.


Semua ukiran yang ia temukan tentang Desa Tanpa Nama, artinya dewa itu adalah seorang manusia yang tidak memihak dewa maupun iblis. Melainkan ia memihak manusia dan memilih jalan terjal, samapi akhirnya ia mati mengenaskan. Itulah yang Blue bisa pikirkan saat ini.


“Baiklah, ayo tinggalkan tempat ini dan lihat perkembangan Rasyd.”


Blue dan kelompoknya segera meninggalkan ukiran di dinding. Tetap setelah mereka meninggalkannya, ukiran di dingin melebur dan hilang dari pandangan semua orang.


Anehnya Blue mengingat semua tulisan di dalam dinding, walaupun ia tidak mengetahui apa artinya.


Rasyd dan kelompoknya berburu dengan baik, mereka berhasil menaikkan levelnya sedikit demi sedikit. Blue menyarankan mereka untuk segera kembali ke desa untuk melihat situasi terkini.


Queen melaporkan bahwa negosiasi gagal, Blacklist akan melakukan serangan langsung ke Desa Pohon Runtuh. Blue harus segera menyiapkan simbol raksasa, ia langsung meminta bantuan Luis dan prajuritnya.


Rafaela akan menjadi pusat komando dari simbol yang di ukir untuk melindungi Desa Pohon Runtuh. Blue juga menyiapkan beberapa meriam dan menara tersembunyi. Menara Sihir masih membutuhkan waktu untuk berhasil berdiri sempurna.


Queen mendekati Blue yang sibuk membangun pertahanan bersama Yuri. “Bos, pasukan musuh sudah mulai berjalan ke sini. Aku sudah mengirim beberapa pasukan untuk mengurangi jumlah mereka.”


“Sebagai pemimpin kamu tidak bisa mengorbankan nyawa seperti itu. Lebih baik buka peta dan lihat keuntungan dari kemalangan ini.” Blue segera menggelar peta Benua Barat di atas meja.


Ia menandai wilayah kekuasaan Blacklist dan menandai pasukan mereka akan bergerak. Tujuannya sudah jelas, Desa Pohon Runtuh akan menjadi sasaran untuk menghancurkan Fairy Dance.


“Ada 3 arah yang akan mereka serang, Barat, Utara dan Timur Laut. Ada beberapa bukit di arah Timur Laut, itu akan menghambat perjalanan mereka. Sedangkan Barat akan menjadi tempat paling susah untuk dilalui karena ada monster level tinggi di sana. Jadi kemungkinan besar utara akan menjadi sasaran musuh.”


Blue membimbing Yuri dan Queen untuk menyusun strategi. Ketiganya berdiskusi dan mengambil rencana terbaik untuk menghadapi invasi musuh. Kali ini Blacklist mengerahkan 500 ribu pasukan, sudah termasuk penduduk pribumi dan raksasa.


Disisi lain Wise dan Venus menunggu dengan panik, mereka sudah ada di dalam penjara selama 3 hari. Besar kemungkinan level mereka akan segera terlewati oleh pemain lainnya dan kehilangan posisinya di Blacklist.


“Venus, mengapa para petinggi tidak langsung meratakan Fairy Dance dan membebaskan kita!”


“Aku mendengar ada 3 orang dari anggota inti Fairy Dance, ketiganya sangat kuat. Rumor mengatakan bahwa tiga orang itu sudah cukup menghadapai 3 ribu orang sekaligus!”


“Tinggal kirim pasukan yang lebih banyak, Blacklist punya ratusan juta pemain dan pendukungnya!” kata Wise yang mulai tidak sabaran dengan keputusan ketua guild.

__ADS_1


“Tidak semudah itu, Blacklist adalah guild yang mengutamakan keuntungan. Mengerahkan banyak pasukan mendatangkan kerugian yang besar, selain itu Fairy Dance tidak mempunyai nilai besari di Benua Barat.”


“Sialan!” seru Wise sambil memukul meja di depannya.


__ADS_2