
Keesokan Harinya..
Aksa sudah siap dengan stelan jas nya, Arunika masuk kedalam kamar, memberitahu Aksa sarapannya sudah siap.
" Pah, sarapan dulu " Arunika menghampiri Aksa sambil membetulkan dasi yang Aksa pakai
" iya mah.. " Aksa tersenyum
" kenapa ya akhir-akhir ini papa kalo pasang dasi suka miring hehehhe " Arunika menggoda
" ga tau, semenjak menikah papa jadi ga bisa pakai dasi sendiri hahahah " Aksa tertawa
" hmm... " Arunika mendelik
" kayanya ini sudah harus jadi tugas mama deh " Aksa balik menggoda
Arunika hanya menghela nafas panjang lalu menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Arsya mana ? " tanya Aksa
" Ada di bawah sama Siti "
" Hmm... "
Setelah siap Aksa mengekori Arunika turun ke lantai bawah menuju ruang makan. Arsya yang Melihat Papa nya turun dari tangga langsung berjalan menghampiri Papa nya.
" Pa.. pa... "
" Sayang.. anak papa " Arsya langsung di gendong oleh Papanya
" Papa jangan kerja .. "
" loh kenapa ? " tanya Aksa
" pa..pa.. dicini cama Arca.. " Arsya dengan suara khas nya
__ADS_1
" Papa kerja dulu nanti siang papa pulang lagi ya.. " Aksa berbicara lembut kepada anaknya
Arsya menggelengkan kepalanya.
" Ikut sarapan yu sama papa .. " Aksa masih menggendong Arsya berjalan menuju meja makan, Arsya tidak mau duduk sendiri ia tetap ingin digendong oleh Papanya
Melihat Arsya tidak mau turun dari gendongan papanya, Arunika berinisiatif untuk merayu Arsya agar ia mau turun dari gendongan papanya
" sayang.. sama mama yuu.. papa mau sarapan dulu "
Arsya menggelengkan kepalanya tetap keukeuh tidak mau lepas dari gendongan papanya, Arunika tetap merayu Arsya
" kakak Arsya kan sudah besar, sudah mau punya adik, oya nanti siang, ketemu adik yuu.. " Ajak Arunika
Arsya langsung mendongkakan wajahnya, ia tersenyum
" mau.. ? " tanya Arunika
" mau.. adik di peyut mama ? " tanya Arsya
" Papa... " jawab Arsya
" oke deh... "
Arsya akhirnya turun dari gendongan Aksa, mereka bertiga duduk di kursi makan, Arunika mengambilkan nasi untuk Aksa dan dirinya, Arsya diambilkan makanan nya juga mereka sarapan bertiga, walaupun terlihat sedikit acak-acakan pada meja Arsya, tapi Aksa dan Arunika membiarkan Arsya belajar makan sendiri.
Sesekali Aksa memberikan suapan kepada Arsya, Arsya merasa senang karena sedari kecil ia tidak pernah jauh dari Papanya sehingga jika ada papanya ia selalu nempel, itu membuat Arunika harus banyak-banyak cara merayu Arsya.
Setelah sarapan Aksa berangkat ke kantor, sebelumnya Arsya di titipkan dulu ke Siti untuk bermain di taman belakang, karena jika tidak Arsya akan menangis tidak memperbolehkan papanya untuk pergi.
" Ma.. papa berangkat yaa... jam setengah sebelas papa jemput "
" hmm.. iya pah " Arunika mengangguk
Aksa berlalu masuk kedalam mobil, mobil berjalan meninggalkan halaman rumah, pintu gerbang otomatis tertutup kembali, setelah mobil Aksa sudah tidak terlihat, Arunika kembali ke masuk kedalam rumah, ia akan membereskan rumah setelah itu bersiap untuk ke rumah sakit.
__ADS_1
...****************...
Jam sudah menunjukan pukul 10.15, Arunika sudah bersiap menunggu suaminya di ruang tv. Arsya yang melihat mama nya sudah siap berjalan menghampiri mamanya disusul oleh Siti.
" Mama.. mau kemana ? " tanya Arsya
" Mama mau ke rumah sakit dulu ya nak, mau lihat adik bayi "
Arsya hanya diam memperhatikan mamanya berbicara
" Arsya mau ikut ? " tanya Arunika
Arsya menggelengkan kepalanya lalu ia mengambil bola dan melemparkan nya ke arah pengasuhnya sambil berlari dan tertawa.
Arunika ikut tertawa melihat tingkah anaknya, Arsya sedang asik bermain jadi ia lupa dan tidak ingin ikut mama nya.
tidak lama ponsel Arunika berdering, ia melihat di layar ponsel id pemanggil adalah suaminya.
" Ya pah.. "
" papa udah di depan ya "
" oke "
klik telepon ditutup
Arunika memberikan kode ke Siti, kalau ia akan berangkat, Arsya masih fokus pada mainan nya Arunika tidak ingin mengganggu Arsya yang sedang anteng dengan mainannya.
Arunika berjalan menuju depan rumah karena suaminya sudah menunggu, benar saja mobil sedan hitam sudah menunggu tepat di pintu gerbang rumah.
Arunika langsung masuk kedalam mobil, mobil berlalu meninggalkan rumah menuju rumah sakit.
🍭🍭🍭
Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰
__ADS_1