Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 67


__ADS_3

Kehamilan Arunika sudah memasuki usia 9 bulan, ini hari terakhir Arunika mengajar sebelum ia cuti melahirkan.


" Cukup sekian untuk hari ini, terima kasih bagi teman-teman semua yang sudah mengikuti mata kuliah saya, mungkin dimulai minggu depan hingga beberapa bulan kedepan saya cuti melahirkan ... "


" Yaahh.... " Para mahasiswa dan mahasiswi gaduh setelah mendengar pernyataan dari Arunika.


" Oke ya, nanti untuk mata kuliah saya akan digantikan oleh Pak Aksa, kalau tidak ada pertanyaan saya permisi, selamat siang "


Arunika keluar ruangan, ia berjalan pelan-pelan karena beban di perutnya sudah sangat berat, ia menuju ruang prodi untuk menyimpan absensi mahasiswa.


Di ruang prodi Arunika bertemu dengan Bu Siska dan Bu Dewi.


" Siang Bu " Arunika kepada mantan dosennya.


" Siang Nika.. "


" Nika, kamu sepertinya sudah kelelelahan, kenapa tidak segera ambil cuti " Bu Dewi ke Arunika


" Iya bu, hari ini saya terakhir mengajar, mungin untuk beberapa bulan kedepan, Pak Aksa yang akan menggantikan saya untuk mengampu mata kuliah saya "


" Oh begitu, syukurlah.. kamu harus audah fokus pada kelahiran anak mu "


" Iya bu, terima kasih, ini Bu Absensi mahasiswa " Arunika menyerahkan absensi itu.


" oh ya, terimakasih ya Nik "


" Sama-sama bu, Saya permisi "


Arunika keluar ruang prodi menuju parkiran, disana supir sudah menunggu Arunika untuk mengantarkannya pulang.

__ADS_1


***


Tinggal satu minggu waktu menuju Ricky dan Salsa menikah, Salsa da Ricky sudah mempersiapkan pernikahan mereka bersama-sama.


Semakin hari Salsa dan Ricky semakin mengenali satu sama lain, Salsa yang cuek dan selengean sedangkan Ricky yang perfeksionis dan kaku, terkadang mereka menjadi pasangan yang klop dan cocok melengkapi satu sama lain.


Ricky semakin menyukai Salsa karena sikap Salsa yang apa adanya, tidak dibuat-buat itu yang membuat Ricky semakin jatuh hati kepada Salsa.


" Sal.. " Ricky memanggil Salsa


Salsa menoleh


" Kamu kalau coba kebaya itu yang rapih sedikit Sal " Ricky ke Salsa yang sedikit pusing melihat Salsa berjalan kesana kemari mencoba kebaya yang akan ia gunakan di pesta pernikahannya nanti.


" Iya Kak " Salsa kembali berpose di depan cermin


Ricky menggelengkan kepalanya lalu ia kembali fokus ke jas yang akan ia gunakan.


" Ya ampuunnn.. gue nunggu lama, dia enak-enak an jajan " Ricky mengusap kasar wajahnya. Ricky masih tetap menunggu, akhirnya Ricky turun laku menghampiri Salsa.


" Sedang apa Sal ? " tanya Ricky mengagetkan Salsa


" Eh.. Kak.. aku beli batagor dulu ya dibungkus kok, aku udah beliin buat kakak juga "


" hhmm.. ya, sudah selesai ? "


" belum, aku minta yang masih panas di dalam penggorengan, hehehe tunggu ya "


" Ya Tuhaannnn " Batin Ricky

__ADS_1


" Oke, saya tunggu di mobil "


" Iya "


Salsa masih setia menunggu batagor yang matang, setelah menunggu sekitar 15 menit pesanan Salsa selesai, ia segera membayar lalu berjalan agak cepat menuju mobil calon suaminya.


" Kak.. maaf ya lama .. "


" Iya engga apa-apa "


Dalam perjalanan Salsa membuka bungkusan batagor yang dibungkus plastik lalu ia membuka tali, memasukkan tusukan kayu, lalu memakannya.


Ricky yang melihat Salsa memakan batagor dengan cara seperti itu, merasa aneh.


" Sal.. makan di rumah saja, bisa ditaruh dipiring terus pakai sendok lebih enak kan ga ribet "


" Hehehe enak kaya gini kak, kakak mau coba ? "


" mmhh.. engga " Ricky menggelengkan kepalanya


" Sini... ayo.. jangan malu-malu Kak " Salsa menyodorkan batagor ke mulut Ricky


" Engga Sal buat kamu saja "


" Sekali aja Kak.. ayolah " Salsa memaksa


Ricky akhirnya memakan suapan batagor pertama dari Salsa.


" enak juga ternyata " Batin Ricky

__ADS_1


🍭🍭🍭


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author.. 😘🥰


__ADS_2