Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 8


__ADS_3

Brukkkkkk...


File berceceran dan ada beberapa album yang jatuh dari tumpukan..


Di salah satu kamar, seorang wanita hamil ditemani oleh suaminya sedang membereskan beberapa data dan file-file lalu terselip beberapa album foto yang menjadi bahan candaan mereka.


" Ya ampun pah kamu dulu kurus yaa... " Arunika kepada suaminya


" Mana papa liat " Aksa mendongkakan wajahnya


" Ini pah.. " Arunika menunjukan fotonya


" hahahaha.. iya ini papa di foto sebelum main futsal yang waktu papa ketemu sama cewek-cewek SMA itu loh hahahahha " Aksa menggoda Arunika


" Tapi papa dulu sombong.. wajah nya aja senga gitu... hiiwww... "


" hmmm... dulu aja bilang gitu, tapi sekarang ? Cinta kan ? "


" hmmm... untung ketemu nya sekarang-sekarang hahhaha "


Aksa mencubit hidung istrinya, Arunika memukul tangan Aksa


" sakit pah... ihh kebiasan deh.. "


" Hahahaha Aksa terus tertawa "


" tapi dulu aku ga ngeh loh, kalo ada papa lagi main futsal juga " Arunika masih membolak-balik foto suaminya


" Apalagi papa, cuma emang waktu itu rame banget tadi nya kita mau nyari tempat lain hehehe "


" hmmm.. gituu.. lagian dulu kita belum saling kenal "


" iya kalo papa kenal mama dari dulu kayanya anak kita udah banyak yaa hahahaha "


" hmmm .. siapa bilang, belum tentu aku mau cepet nikah "


" yakin.. ? "

__ADS_1


" iyalah... "


Arunika masih membantu suaminya membereskan file-file nya, Aksa sejak hari kemarin sedang mencari kontrak kerja sama perusahaan nya dengan beberapa pengembang, ia sedang membutuhkan itu saat ini, setelah dicari masih belum ketemu juga, akhirnya Arunika membantu Aksa mencari dokumen yang Aksa cari namun Arunika mendapati beberapa album foto yang membuat Arunika Geli sendiri melihatnya.


Dari album foto Aksa akhirnya Aksa dan Arunika saling menceritakan masa sekolah mereka dulu.


" Mah... kenapa ? " tanya Aksa melihat Istrinya senyam-senyum sendiri


" Pah dari dulu seneng futsal ya ? " tanya Arunika


" iya .. hobi aja sih kalo lagi kumpul sama temen-temen "


" temen-temen papa sekarang dimana aja ? " tanya Arunika


" temen papa ada yang jadi pilot, ada yang kerja di perusahaan juga, ada yang menjadi seorang abdi negara, ada yang jadi pengacara, yaa... banyak.. tapi itu sih temen-temen sekolah yang sampai sekarang masih sering komunikasi "


" hmm... iyaa.. papa punya temen pengacara ? kok ga pernah ngenalin sih, waktu dulu mama pengen kerja, padahal kan bisa aja mama kerja di temen papa itu "


" dia ga di indonesia, tapi di Singapore dia jadi lawyer disana "


" Ohh... " Arunika menganggukan kepalanya


" Iya.. kok papa tau " Arunika menggoda


" taulah mereka mahasiswa papa hahhahaha "


" iya pak ... "


" pak.. pak.. pak.. pak... "


" iya pak Aksa hahhahah " Arunika masih menggoda suaminya


" Jangan panggil Pak ... "


" maunya apa ? Mas ? kan udah, papa ? kan udah juga, abang ? om ? atau..... " Arunika sambil berfikir


" sayang... panggil aja.. sa.. yaa..ng... oke " Aksa mengerlingkan matanya

__ADS_1


" hmmm.... " Arunika kembali dengan album foto yang ia lihat


" Pah... ini mirip Arsya yaa.. " Arunika antusias


" Mana ? " Aksa melihat foto waktu ia ulang tahun yang pertama


" hahahaha berarti sudah tidak dapat dipungkiri, Arsya memang tampan mirip papa.. " Aksa bangga


" aku yang hamil 9 bulan, melahirkan, menyusui, Arsya lahir mirip papa nya... dek... nanti kamu lahir mirip mama yaa... " Arunika mengelus-elus perutnya seraya berucap ke perut nya yang sudah terlihat membesar


Aksa hanya tertawa melihat tingkah istrinya.


" Gimana ? udah ketemu mah ? " tanya Aksa


" masih mama cari, mama pernah tahu yang cover map nya warna merah kan ? " tanya Arunika menggoda Aksa padahal ia sudah menemukan map itu


" iyaa betul.. mama liat dimana ? " tanya Aksa


" hmm... dimana yaa.... "


" Mah pliss... inget inget mah... " Aksa ke Arunika


Arunika mengambil Map berwarna merah yang tadi pada saat file-file berjatuhan ia mengambilnya lalu membukanya tertulis " kontrak kerja sama "


" Ini pah.. " Arunika menyodorkan map itu


Aksa mengambil lalu membukanya


" nahh ini ... Alhamdulillah... ketemu juga.. makasih mah " Aksa mengecup pipi Arunika


" Oke kalau gitu papa ke ruang kerja dulu " Aksa berlalu meninggalkan Arunika dengan file-file yang masih berserakan


" pah.. tunggu dulu beresin dulu ini.. "


" Sebentar mah.. sebentar aja nanti papa balik lagi.. "


" pah.. ihhh.. masih berserakan ini " Arunika mendengus

__ADS_1


🍭🍭🍭


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰


__ADS_2