Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 68


__ADS_3

Hari ini jadwal kontrol kehamilan Arunika terakhir sebelum menjalani proses persalinan. Seperti biasa Aksa akan menjemput Arunika di rumah.


Sesampainya di Rumah Sakit, Aksa dan Arunika berjalan melalui koridor rumah sakit menuju poli kebidanan dan kandungan, Aksa sudah mendaftar terlebih dahulu melalui online sebelnya, jadi cukup menunggu di luar ruang poli untuk menunggu diperiksa.


Dari kejauhan Aksa melihat sosok yang sepertinya ia kenal, setelah mendekat Aksa semakin mengenali pria itu, pria itu pun sangat mengenali Aksa.


" Aksa "


" Al.. "


Mereka berdua bersalaman lalu saling rangkul, Alfarezy adalah sahabat Al dari semenjak sekolah, karena kesibukan masing-masing mereka jadi jarang bertemu, Al seorang perwira polisi, beberapa bulan ini Al dipindah tugaskan ke daerah Aksa tinggal. ( Kisah Alfarezy ada di Novel 'Jodoh Untuk Kanaya ' di *** App )


" Apa kabarmu Al ? "


" Alhamdulillah, kabar baik bagaimana denganmu"


" Alhamdulillah baik, oya ini istri saya "


Arunika bersalaman dengan Al dan wanita disebelahnya yang sudah dipastikan itu adalah istrinya.


" Kamu kok ada disini ? "


" saya pindah tugas kesini Sa.. "


" syukurlah "


" Kamu menikah tidak mengabari saya, pelaggaran ya " Aksa kepada Al


" Sorry, hanya keluarga dekat saja " Al kepada Aksa


" Ya Aku mengerti "


" Istrimu sedang hamil ? "


" Iya, istrimu sedang hamil juga ? "


" Iya Alhamdulillah, baru saja periksa ke dokter Ramzie "


" Iya saya juga sama, istri akan kontrol sebelum lahiran, sepertinya kami sudah telat ? "


" Hmm.. tidak terlalu sih, tadi saya lihat masih banyak yang mengantri "


Cukup lama Aksa dan Al ngobrol, sampai akhirnya mereka berpamit, Aksa untuk memeriksakan kandungan Arunika sedangkan sahabatnya untuk pulang ke rumah.

__ADS_1


" Kalau ada waktu mampir lah ke rumah "


" Siap "


" Agar para ibu negara bisa lebih akrab " Aksa kepada Al dan Istrinya, disusul oleh tawa mereka.


***


Di ruangan Poli Kebidanan dan Kandungan


" Posisi janin bagus ya, kepala sudah berada di bawah, tinggal menunggu adanya kontraksi saja Bu " Dokter menyampaikan kepada Arunika sambil menggeser alat USG nya.


" Alhamdulillah dok, semoga tidak lama lagi "


" Ya.. semoga.. nanti jika sudah mulai ada mulas, atau kontraksi di perut Ibu, bisa langsung datang kesini, saya berikan surat rekomendasi nya "


" Baik dok, terimakasih "


Setelah selesai Aksa dan Arunika kembali ke parkiran, untuk pulang ke rumah.


Di dalam perjalan


" Pah.. itu tadi sahabat papa ? "


" Iya Mah "


" Iya karena memang baru bertemu tadi, dia sebelumnya dinas di kota asalnya, cuma mungkin ia dipindahkan kesini "


" hmm.. iya.. Polisi ya Pah "


" Iyaa.. kalau polisi gitu Mah, kerjanya terkadang pindah-pindah, terkadang juga tidak tentu jam kerjanya, gitu sih menurut Al "


" Kalau Mama gimana ya ,misalnya ditinggal-tinggal tugas sama Papa gitu ? " tanya Arunika


" Ya Mama yang tahu jawabannya "


" Tiap malam bakalan sedih kayanya " Arunika memajukan sedikit bibirnya.


" Hmm.. tapi kan istri pasti akan ikut kemana pun suami ditugaskan, itu tadi istrinya ikut kan "


" Iya juga sih "


Arunika dan Aksa terus ngobrol selama perjalanan, akhirnya sudah sampai di rumah dan mereka disambut oleh Arsya.

__ADS_1


***


Sekitar 3 hari lagi menuju hari pernikahan Salsa dan Ricky, semua persiapan hampir 70% sudah siap.


Salsa sudah mulai untuk berdiam di rumah, ia tidak dilibatkan lagi untuk persiapan pernikahan nya, ia cukup istirahat dan menunggu hari H tiba. Begitupun Ricky, Aksa dan Arunika juga kedua orangtuanya yang mempersiapkan semua keperluan pernikahan Ricky.


Arunika dan Aksa, juga Arsya menginap di rumah Omanya, karena sebelum melaksanakan pernikahan pasti akan ada kerabat dari keluarga Arunika yang datang ke rumah.


" Nikaa.. sudah besar hamilmu ? " tanya Bude Sri kakak dari ibu Arunika


" Iya Bude, ini sudah bulannya untuk lahiran "


" Waduhh... ndok.. tunggu Pakde mu nikah dulu ya, setelah menikah baru kamu lahir " Bude Arunika mengelus-elus perut Arunika


" Kapan saja Bude, yang penting lancar, Nika sih sudah ingin segera lahir "


" Aamiin "


Tidak lama Aksa menghampiri Arunika yang sedang berbincang dengan Bude nya.


" Bude "


" Nak Aksa.. "


Aksa menyalami Budenya. Lalu duduk disamping Arunika.


" Jadi ayah siaga ya Sa, sebentar lagi sepertinya Arunika akan melahirkan anak kalian yang kedua "


" Iya Aamiin Bude "


Mereka bercengkrama, lalu menggoda Ricky yang baru turun dari kamarnya.


" Sepertinya pengantin kita sudah tidak ingin berlama-lama "


" Iya Bude betul, tidak sabar ingin segera bertemu Salsa hehehe " Arunika terkekeh


Ricky yang melihat ke arah adik dan Bude nya menghampiri.


" Hmm... belum nikah di ledekin, udah mau nikah di ledekin juga.. nasib emang "


Ricky kepada semua disusul tawa oleh mereka yang berada di ruangan.


Lancar sampai hari H ya Rick !

__ADS_1


🍭🍭🍭


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author.. 😘🥰


__ADS_2