
Ricky sudah sampai di Sandyakala Corp, ia disambut oleh Gerry.
" Siang Pak Ricky, anda sudah ditunggu di ruang meeting "
" oke terima kasih "
Gerry mempersilahkan Ricky menuju ruangan meeting, ia mengekori dibelakang Ricky.
Di ruangan meeting Aksa pun menyambutnya
" Pak Ricky apa kabar silahkan duduk "
" ya terima kasih " Ricky duduk di kursi sebelah Aksa
Walaupun mereka adik dan kakak namun di lingkungan kantor mereka tetap menjalankan keprofesionalan kerja.
Mereka membahas tentang pembangunan perumahan cluster, Sandyakala Corp dan Eco Grup resmi bekerjasama untuk pembangunan ini, mereka berdua selaku presiden direktur masing-masing perusahaan, menandatangani kontrak kerjasama mereka.
Setelah meeting di tutup, diruangan hanya tersisa Gerry, Ricky dan Aksa
" Kak.. ngopi dulu " Aksa menawarkan
" Ya terima kasih "
" Ke ruangan saya saja " Aksa mengajak Ricky keruangannya
" Ger, tolong beritahu OB saya minta capuccino 2 ya.. "
" baik pak "
Aksa dan Ricky keluar ruang meeting menuju ruangan Aksa.
Awal masuk ruangan Aksa ia sudah disuguhkan pemandangan yang indah yaitu foto Adik kandungnya dengan adik iparnya.
" ternyata Aksa emang laki-laki yang tepat buat ade gue, sepertinya memang dia sangat menyayangi Arunika "
Aksa mempersilahkan Kakak iparnya untuk duduk
Ricky duduk di Sofa
Tidak lama pintu ruangan Aksa di ketuk, OB masuk membawa 2 cangkir capuccino hangat.
" maaf ya kak, disini hanya ada capuccino " Aksa basa basi
" tidak masalah.. malah di ECO Grup tidak ada apa-apa yang bisa dimakan "
Aksa dan Ricky tertawa berbarengan
__ADS_1
" Silahkan diminum dulu "
Aksa dan Ricky sudah tidak canggung lagi, mereka Asyik mengobrol bercerita tentang masa sekolah, masa-masa muda sampai pekerjaan karena memang usia Aksa dan Ricky tidak terlalu jauh hanya beda beberapa bulan saja.
" wah sepertinya saya harus pamit "
" kok buru-buru " Aksa kepada Ricky
Ricky dan Aksa melihat Arloji di pergelangan tangan mereka, lalu mereka saling berpandangan.
" ohh.. sudah sore ternyata, yasudah ayo pulang Kak, di rumah Arsya dan Nika pasti sudah menunggu "
" Ya.. ayo.. "
Aksa merapihkan berkas dan beberapa file lalu ia simpan di laci, lalu memasukkan laptopnya ke dalam tas, Aksa dan Ricky keluar ruangan Aksa.
" Ros, saya duluan " Saat Aksa melewati meja Rossa
" oh ya baik pak "
Ricky dan Aksa berlalu masuk kedalam lift
Di lobby dari kejauhan Aksa sudah dihampiri oleh Satpam untuk menyerahkan kunci mobilnya.
" oya, terimakasih " Aksa mengambil kunci mobilnya
" oke.. hati-hati dijalan "
" hati-hati juga kak " Aksa berlalu meninggalkan Ricky melalui pintu khusus yang langsung ke tempat mobil Aksa di parkirkan.
Sedangkan Ricky ia berjalan keluar menuju lobby, ia melihat Salsa sedang berdiri di samping meja satpam, sedang mengotak-atik ponselnya.
Ricky menghampiri Salsa, ia berniat untuk menyapa Salsa terlebih dahulu
" Salsa " Ricky menegur
" oh.. kak Ricky " Salsa mendongkak kan wajahnya
" belum pulang ? "
" saya sedang mencari angkutan online tapi tidak ada yang dekat sini pak "
" mobil kamu masih di bengkel ? "
" iya pak belum sempat saya ambil "
" ya sudah, saya antar kamu pulang "
__ADS_1
" tidak perlu kak, terimakasih.. saya naik angkutan online saja "
Tidak lama langit mendung disertai petir lalu hujan turun begitu derasnya.
" yah hujan " Salsa berbicara sendiri
" saya bilang, saya antar kamu pulang " Ricky kepada Salsa
Satpam yang sedikit mendengar percakapan antara Salsa dan Ricky ikut berbicara
" betul mba Salsa, lebih baik diantar pulang Pak Ricky saja, kalau hujan begini ga ada yang mau angkutan online kesini " Satpam kepada Salsa
" tuh kan kamu dengar "
Salsa hanya terdiam
" duh.. masa aku harus dianter lagi sama Kak Ricky, nanti aku ga kuat.. Kak Ricky beda banget daei pertama kali ketemu " batin Salsa
" ayo.. " Ricky mengajak Salsa
Salsa mengangguk
" tapi .. hujan nya deras Kak, sebentar " Salsa berjalan menghampiri Satpam
" Pak boleh pinjam payung ? "
" waduh mba Salsa maaf, tadi payung nya dipake teman saya mengantarkan karyawan juga ke parkiran besment "
" hmmm.. yasudah terimakasih pak "
Salsa kembali menghampiri Ricky
" gimana ? "
" payung nya ga ada kak "
Setelah mendengar ucapan Salsa Ricky langsung membuka jas nya, iya menutupkan jas nya ke kepala Salsa yang menutupi setengah bahunya.
" Maaf ya .. ayo jalan " Ricky ke Salsa
Salsa kaget dengan perlakuan Ricky ke dirinya, aroma parfum Ricky yang menempel pada jasnya sangat menusuk hidung Salsa.
" Ya ampun Nikaaa.. kenapa kakak kamu bikin aku meleleh "batin Salsa
Ricky berlari kecil membukakan pintu mobil untuk Salsa, Ricky sedikit kehujanan. Salsa melihat kemeja Ricky yang basah terkena air hujan.
🍭🍭🍭
__ADS_1
Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author.. 😘🥰