
Haloo....
Pembaca semua..
Mohon maaf author baru bisa lanjutin lagi Novel Dosenku Suamiku Season 2..
Mohon maaf ya.. karena kesibukanku di dunia nyata..
Semoga teman-teman semua ga lupa sama alur ceritanya..
Tetep dukung Author terus yaa..
Terimakasih yang sudah setia menunggu kelanjutan novel ini..
Selamat kembali membaca...
Salam sayang dari Author untuk pembaca semua ❤️❤️
💮💮💮
Aksa merebahkan tubuhnya di atas kasur, ia masih tidak menyangka dengan kejadian hari ini, ia masih tidak habis fikir ia bisa lupa dengan hari kelahirannya sendiri, biasanya Aksa akan tahu jika akan dikerjai oleh istrinya.
Tidak lama Arunika masuk kedalam kamar. Melihat Arunika menghampirinya, Aksa membetulkan posisi nya menjadi setengah duduk menyender ke senderan kasur.
Aksa tersenyum ke arah istrinya.
" kenapa , mas ? " tanya Arunika
" Mas ?? " Aksa memasang wajah datar
" hehehe " Arunika terkekeh geli
" kenapa sih pah, kaya perempuan banget, mood nya cepet berubah, mau juga mama nih.. yang lagi hamil mood nya berubah-ubah " Arunika duduk di pinggiran kasur
Aksa mendekatkan tubuhnya ke arah Arunika, ia mengambil satu tangan Arunika.
__ADS_1
" terimakasih ya.. " Aksa tersenyum
" hmm.. iyaa "
" bisa ya kamu, hari ini kamu bikin papa pusing nyariin kamu sama Arsya "
" oh iya kah ? " Arunika menggoda
" iya dong, coba gimana papa ga khawatir mah, kamu ga ada di rumah, Arsya ga ada, siti juga ga ada, di hubungi susah "
" iya maaf pah maaf yaa.. jadi aku berhasil yaa ngerjain papa hehehe "
" oke.. berhasil.. tapi... papa juga berhasil bikin mama hampir nangis "
" hmmmm .. pah kalo marah itu jangan kaya gitu, serem tau ! " Arunika mendengus
" udah tau kalo suaminya marah kaya gitu, malah sengaja di bikin marah.. Aneh ! " Aksa mencubit hidung istrinya
" Aduh.. sakit .. kebiasaan ! " Arunika memukul tangan Aksa
Arunika beranjak dari tempat tidur berjalan keluar kamar
" Mau kemana ? " tanya Aksa
" mau ambil Arsya, udah waktu nya tidur "
" baru jam 8 mah .. "
" biarin aja "
" papah tau .. oke deh.. "
Arunika membalikan badannya " maksudnya tahu apa ? "
Aksa mengerlingkan matanya
__ADS_1
" hiiii... ngerii... " Arunika buru-buru keluar kamar
Aksa hanya tertawa melihat tingkah istrinya.
...****************...
Keesokan harinya seperti biasa Aksa kembali bekerja ke kantor, ia turun di lobby kantor dan biasanya lagi sudah ada satpam yang menunggunya di lobby tapi tidak dengan hari ini, kantor terasa sepi, hanya ada satu satpam jaga di depan pintu masuk kantor.
" pagi pak Aksa "
" pagi.. oya pak tono kemana ? " tanya Aksa
" seperti nya tidak masuk hari ini pak, saya jaga sendiri "
' hmm.. oke.. saya titip mobil, ini kunci nya tolong parkirkan di besment " Aksa menyerahkan kunci mobil ke Heri satpam perusahaan Aksa
" siap pak " Heri setengah berlari menuju mobil Aksa yang terparkir di lobby
Aksa berjalan menuju lift khusus ruangannya, tapi ada perasaan aneh kenapa perusahaan terlihat sangat sepi.
" ada apa ini ? kok sepi " Aksa berniat untuk menaiki lift karyawan ia akan melihat ke beberapa ruangan divisi ada aktifitas apa sehingga kantor terasa sepi
Aksa menaiki lift ia keluar di lantai 1 terasa sangat sepi seperti tidak ada kegiatan kantor disana
" kemana ini karyawan ? ada apa sih ? apa mereka mogok kerja ? kalau sampai mogok kerja mereka menginginkan apa ? " Aksa masih saja ngedumel sendiri
Ia melanjutkan ke lantai dua, tetap sama tidak ada kegiatan disana, Aksa terlihat sudah menahan amarahnya, ia segera mengambil ponselnya untuk menghubungi Gerry, namun Gerry pun tidak mengangkat telepon dari Aksa.
Aksa semakin marah, ia kembali masuk ke dalam lift memencet tombol 12, menuju ruangannya sebelumnya ia akan ke ruangan Gerry terlebih dahulu.
" ada apa dengan karyawan Sandyakala Corp ? ga biasanya seperti ini ?! bagaimana dengan tender-tender besar jika karyawannya seperti ini... " Aksa masih saja terus bergumam sendiri, ia tidak sabar untuk segera sampai di lantai 12, lift terasa lama bagi Aksa yang sedang tersulut emosi.
🍭🍭🍭
Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰
__ADS_1