
Salsa kembali duduk mengekori Arunika.
Mereka kembali berbincang, semenjak Salsa kembali bergabung bersama, Ricky sesekali curi-curi pandang ke Salsa, hanya Arunika yang ngeh dengan kelakuan kakaknya, ia hanya tertawa dalam hati.
" Seperti nya rencana aku akan berhasil " batin Nika
Setelah cukup berbincang akhirnya mereka beranjak dari restoran untuk kembali ke rumah.
" terimakasih banyak ya Nika, Pak Aksa.. terimakasih untuk makan siang dan pekerjaan nya, semampu saya untuk urusan klinik akan saya bantu " Salsa kepada Nika dan Aksa
" Sama-sama ya Sa "
" Kalau begitu saya pamit.. "
" tunggu dulu, kamu pulang gimana ? mobil kamu masih di bengkel kan ? "
" euu.. engga apa-apa Nik aku pake angkutan online lagi aja "
" hmm.. jangan kamu dianterin kak Ricky aja "
Degg....
Jantung Salsa seperti akan loncat mendengar ucapan Arunika
" euhh.. ga usah ga usah.. terimakasih banyak, aku bisa pake angkutan online atau taxi aja ada kok di depan jalan sana " Salsa langsung menolak
" engga apa-apa, iya kan Kak.. kakak bisa anter sahabat aku kan.. " Nika melirik ke ibu memberikan kode
" hah.. kakak harus nganter, terus nanti ayah sama ibu gimana ? " Ricky ke Arunika
" tenang saja , ayah sama ibu pulang dengan kami.. iya kan bu yah.. " Aksa kepada kedua mertuanya
__ADS_1
Ibu dan ayah hanya mengangguk tersenyum
" iya Rick.. tidak apa-apa kamu antarkan saja Salsa sampai rumah, ibu sama ayah agar Aksa aja yang mengantar pulang "
Ricky masih ragu
" Ayolah kak.. " Arunika merayu sang kakak
" oke " Ricky mengangguk sambil melangkahkan kaki menuju parkiran yang diikuti oleh yang lainnya
" Nik.. kok kamu nyuruh kakak kamu anterin aku sih, ihh ga enak ah " Salsa berbisik sambil berjalan disamping Arunika
" Udah engga apa-apa kak Ricky baik kok, cuma emang agak dingin aja.. tapi kalo kamu udah kenal baik kok enak juga diajak ngobrol "
" Nik... aku jadi curiga deh.. "
" curiga apa sih ? "
" rencana gimana ? " Nika sedang berancang-ancang untuk ngeles
" hmmm... " Salsa hanya menggelengkan kepalanya
" udah ayo sana pulang.. hehehhe "
Ricky sudah masuk kedalam mobil, Arunika membukakan pintu mobil untuk Salsa.
" Nik.. " Salsa ke Nika ia masih ragu untuk naik mobil Ricky
Nika hanya mengangguk kan kepalanya pertanda Salsa harus segera masuk mobil
" Sa.. hati-hati ya.. Kak Ricky titip Salsa yaa... "
__ADS_1
" Oke... " Jawab Ricky datar
Mobil Ricky melaju meninggalkan Arunika, Aksa dan kedua orangtuanya. Arunika menjadi senyam senyum sendiri sampai mobil Ricky sudah tidak terlihat lagi dari pandangan.
" Nika.. " Ayah kepada Nika
" itu sahabat kamu yang kamu kenalkan ke kakakmu ? " tanya Ayah
" mmh.. iya yah.. "
Ayah hanya tersenyum lalu menganggukan kepalanya.
" Oya.. Sit.. kamu masuk duluan ayo.. Arsya sekarang kita anter oma dan opa dulu pulang.. " Arunika kepada Siti
" Horee... ke rumah opah dan omah dulu.. " Arsya sangat senang
Semua hanya tertawa melihat tingkah Arsya.
Didalam perjalanan menuju rumah orangtua Arunika, Arsya tak berhenti berceloteh apapun yang ia lihat selalu ia tanyakan kepada mama nya, Arunika pun sampai kewalahan menjawab celotehan anaknya.
" Nik.. kamu yang sabar ya menjawab semua celotehan anakmu " Ayah kepada Nika
" iyaa yah.. "
" biasa.. memang anak seusia Arsya sedang banyak yang ingin ia tahu "
Arunika hanya tersenyum mendengar ucapan ayahnya, ia menyadari terkadang ia masih kurang sabar dalam menghadapi anak batita nya, apalagi sekarang Arsya akan memiliki adik.
🍭🍭🍭
Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰
__ADS_1