
Salsa dan Ricky keluar lift bersamaan.
Ricky keluar lift khusus presdir sedangkan Salsa keluar lift khusus karyawan. Saat melangkahkan kaki keluar lift ada wangi parfum yang tidak asing bagi Salsa, saat Salsa menoleh ke arah pria disampingnya yang baru juga keluar dari lift, jantung Salsa kembali berdetak kencang.
" Kak Ricky.. " batin Salsa
Salsa pura-pura untuk memalingkan wajahnya, namun Ricky keburu mengetahui jika yang dihadapannya adalah Salsa.
" Salsa .. " Ricky memanggil Salsa sehingga menghentikan langkahnya.
Salsa membalikkan badannya.
" Kak Ricky " Salsa tersenyum tipis
" Kak Ricky kok ada di perusahaan Pak aksa terus sih, bukannya dia punya perusahaan sendiri " batin Salsa
" Mau pulang ? " tanya Ricky lagi
" i..iiya.. Kak "
" kalau begitu saya antar "
" oh terima kasih banyak Kak, mobil saya sudah diambil dari bengkel "
" hmmm.. oke kalau begitu, saya duluan ya.. "
" iya.. k..kak "
Ricky berjalan mendahului Salsa, Salsa merasa lega karena jika terlalu lama berhadapan dengan Ricky itu akan membuyarkan konsentrasi Salsa.
Salsa menyadari jika ia akan lemah jika berhadapan dengan pria tampan. Ia buru-buru masuk kedalam mobil, menyalakan mesin, mobil berlalu meninggalkan perusahaan Sandyakala Corp.
Di tengah perjalanan Salsa merasa curiga, ada satu mobil yang terus mengikuti, beberapa kali Salsa menghindar namun mobil itu tetap mengikuti Salsa, Salsa mencoba untuk memberikan jalan ke mobil tersebut tapi mobil itu enggan untuk menyalip, tetap setia berada di belakang mobil Salsa.
__ADS_1
" mau nya apa sih itu mobil ! " Salsa dalam hati
Ia memperhatikan mobil yang terus mengikutinya, sampai akhirnya Salsa tiba di depan rumahnya, mobil itu pun ikut berhenti, Salsa merasa kesal ia langsung turun dan menghampiri mobil tersebut.
Salsa merasa kaget ia mengenali mobil itu, saat kaca mobil dibuka, Ricky menunjukan senyum tipisnya kepada Salsa.
" Kak Ricky ... kenapa mengikuti saya "
" Saya hanya ingin memastikan bahwa kamu aman sampai rumah "
" haahh... " Salsa kaget namun tersipu
" mobil kamu baru selesai dari bengkel, khawatir ada kendala lagi dalam perjalanan, maka dari itu saya mengikuti kamu, untuk memastikan mobil kamu sudah aman "
Salsa hanya terkesima melihat Ricky berbicara.
" baru aku nemuin laki-laki aneh kaya gini tapi bikin meleleh " batin Salsa
" oke, silahkan masuk sudah sampai rumah kan "
" oh ya.. " Salsa menjadi salah tingkah
Saat Salsa akan melangkahkan kakinya, ia kembali untuk membalikkan badannya.
" Kak .. eeuhh... mau mampir dulu " Salsa ragu
" mmhh.. terimakasih lain kali saja "
" oh ya.. "
" silahkan masuk " Ricky memberikan kode kepada Salsa
Salsa langsung berjalan membuka pagar rumah, kembali masuk kedalam mobil, memarkirkan mobil kedalam garasi, namun ia melihat mobil Ricky masih diam di posisinya.
__ADS_1
" Kak Ricky kok belum pergi " batin Salsa
Salsa langsung menutup kembali pagar rumahnya, disaat yang bersamaan Ricky melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumah Salsa.
" huuhhh... " Salsa mengelus dadanya, merelaksasikan jantungnya yang tidak pernah santai jika bertemu dengan Ricky.
Salsa kedalam rumah menjadi senyam-senyum sendiri, sepertinya kuncup akan segera mekar, ibu Salsa yang melihat tingkah anaknya menjadi heran.
" Salsa.. "
" eh buu.. "
" kenapa kamu, kok aneh, masuk tidak mengucapkan salam, malah senyum-senyum "
" e..engga kok bu, aku engga apa-apa "
" jangan bohong kamu "
" iya bu, aku lagi seneng aja, pekerjaan ku bisa selesai tepat waktu, jadi aku tidak mengecewakan bosku " Salsa berbohong
" hmm " ibu hanya mengangguk
" aku bersih-bersih dulu ya bu "
Ibu kembali mengangguk, ia masih curiga dengan sikap anak nya akhir-akhir ini.
" kemarin wangi parfum, sekarang senyum-senyum sendiri, ckk.. apa Salsa sedang jatuh cinta ? " batin Ibunya
" Semoga bukan jatuh cinta yang salah "
🍭🍭🍭
Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author.. 😘🥰
__ADS_1