Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 21


__ADS_3

Tiing...


Pintu lift terbuka, tanpa melihat kesekeliling Aksa langsung keluar lift berjalan sangat cepat.. namun saat ia melangkahkan kakinya terdengar suara..


" Selamat Ulang tahun Pak Bos Aksa !!! " Di lantai 12 terdengar sangat riuh, hampir semua karyawan dan karyawati Aksa berada di sana.


Aksa masih terdiam di tempatnya, dalam hati ia tidak menyangka sebegitu perhatiannya karyawan Sandyakala Corp kepadanya, dulu saat kelahiran Arsya ia pun diberikan kejutan oleh para karyawannya sekarang hari ulangtahun nya, sebelumnya tidak pernah ada acara kejutan seperti ini, untuk bertemu dengan Aksa saja karyawannya sangat sungkan, hanya Gerry dan Rossa yang bisa lancar bertemu dan berkomunikasi dengan Aksa, tapi bagi yang lain sangat tabu harus berhubungan langsung dengan bos nya, hanya kepala divisi yang masih bisa langsung berkomunikasi dengan Aksa.


Tidak lain tidak bukan karena memang Aksa orang yang terkesan dingin dan galak, sangat perfeksionis, berbeda dengan sekarang terutama setelah Aksa menikah, ia menjadi lebih hangat, lebih sering berbaur dengan karyawan-karyawan nya.


Aksa berniat untuk mengerjai balik karyawan-karyawan nya terutama Gerry dan Rossa ini pasti atas ide mereka berdua, Aksa belum bergeming dari tempatnya, ia menatap satu-satu karyawannya, membuat karyawannya menjadi aneh, Gerry dan Rossa pun menjadi saling bertatap " Apa jangan-jangan pak Aksa benar-benar marah, ia tidak suka diberikan kejutan disaat jam kerja, duhh mati aku " batin Rossa


" kenapa ya Pak Aksa kok natap nya gitu, jangan-jangan ia marah " batin Gerry


Dalam benaknya beberapa karyawan pun membuat spekulasi sendiri tentang Aksa.


" ehem... " suara barintorn Aksa membuyarkan keheningan di ruangan itu.


Semua karyawan masih terdiam, mereka menunggu apa yang akan diucapkan oleh bos nya.

__ADS_1


" Gerry.. Rossa.. maju kedepan ! " Aksa kepada Gerry dan Rossa dengan tatapan sinis


Mereka berdua saling tatap lalu mengikuti apa yang diucapkan oleh Aksa, Rossa sambil menunduk berdiri disamping Gerry.


" seluruh kepala divisi maju kedepan ! " Aksa kembali dengan nada bicara yang tidak bersahabat


Para kepala divisi masih kebingungan, mereka saling bertanya akan diapakan mereka.


" Ayo cepat ! " Aksa semakin terlihat tidak bersahabat


Seluruh karyawan semakin terheran dan sedikit takut melihat sikap dan perangai Aksa.


" niat nya baik kok dibalesnya gini sih pak Aksa kan udah baik kan ya.. "


" suttt... jangan ribut... "


" karyawan yang lain tetap diam di tempat jangan ada yang bergeser satu pun ! "


Semua terlihat menunduk, Aksa sebetulnya ingin tertawa melihat wajah para karyawann nya.

__ADS_1


" kalian tahu ini jam kerja ! melakukan suatu kegiatan di dalam jam kerja, sanksi nya sudah jelas kan ?! "


" Apa perlu saya jelaskan lagi satu persatu ?! "


Aksa masih terus mengoceh membuat karyawannya semakin merasa salah, bahwa ia menuruti apa kata Gerry dan Rossa untuk membuat kejutan kepada Aksa.


" padahal tadi kita ga usah ikut-ikutan ya.. kalo akhirnya dimarahin kaya gini .. " salah satu karyawan


" tapi kan sebenarnya ini perhatian kita ke pak bos loh.. "


" ya kan ga diterima dengan baik kok, malah semua kena semprot kan "


" udahh... kedengeran pak Aksa semakin di omelin loh.. "


" iya diem iya.. "


Karyawan di belakang yang saling bisik-bisik masih terdiam menunduk mendengar apa yang diucapkan Aksa kepada para atasannya.


🍭🍭🍭

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰


__ADS_2