
Salsa masuk kedalam ruang VIP, semua orang termasuk Ricky menoleh kearah Salsa.
" Sa.. sini " Arunika memanggil Salsa
Salsa tersenyum lalu menghampiri Arunika
Daannnn... Salsa terhenyak kaget setelah melihat yang disebelah suami Arunika adalah pria tadi. Ricky pun sama hanya saja ia tidak menampakkan kekagetannya, Ricky cukup dingin menghadapi posisi ini.
" Nik.. " Salsa menyalami lalu memeluk Nika
" Ibu..." Salsa menyalami orangtua Nika
" halo.. Nak Salsa.. sehat ? wah sudah menjadi pengacara hebat sekarang "
" belum bu, saya masih harus banyak belajar " Salsa tersipu
Semua Salsa salami termasuk Kak Ricky, namun Ricky tetap dengan gaya cool nya.
" Sehat kamu Sa " Aksa kepada Salsa
" Alhamdulillah sehat Pak Aksa "
" syukurlah "
" oya.. Salsa.. hampir lupa, ini Kakak aku, selama kita sahabatan kamu belum pernah ketemu kan ? "
" ee.. o.. i..iya.. halo kak " Salsa Salah tingkah
Ricky hanya mengangguk tersenyum tipis
" oh jadi laki-laki ini kakak Arunika.. ya tuhan malu banget gara-gara kejadian tadi " batin Salsa
" oh.. ini temannya Nika " batin Ricky
" oke.. kita makan dulu, nanti setelah ini kamu bisa bahas kerjaan sama mas Aksa "
" mhh.. jadi ini belom ? nunggu aku ? "
__ADS_1
" iyaa.. "
" aduh maaf yaa.. maaf banget ayah.. ibu.. maaf "
" iyaa engga apa-apa "
" engga apa-apa Nak.. ayo silahkan "
Mereka mulai makan siang bersama, Salsa merasa salah tingkah sendiri, dia belum berfikir macam-macam tapi ia heran kenapa Arunika mengajaknya membahas pekerjaan sambil makan siang.
" duh.. ini sih makan siang keluarga Arunika, aku jadi malu sendiri ada diantara mereka, walaupun aku sudah sahabatan lama Sama Arunika tapi tetep aja, apalagi ada Kakak Arunika.. duhhh.. ckck " Batin Salsa
Arunika melihat tingkah Salsa ia tahu Salsa sedikit kurang nyaman, namun Arunika tidak tahu ada kejadian memalukan yang Salsa alami.
" Ayo Sa.. dimakan ? " Arunika ke Salsa
" eeh iya.. makasih nik.. "
" oya .. mobil kamu di bengkel, jadi apa yang bikin mogok ? " tanya Arunika membuyarkan keheningan
" Iya masih dibengkel tadi itu.. gusinya katanya "
Semua orang melirik ke arah Ricky, Ricky tetap santai, namun terlihat kaget, ayah ibu dan nika hanya tersenyum, Aksa pun yang ikut melirik ke arah kakak iparnya ikut tersenyum tipis.
" oh i..i..yaa.. itu " Salsa tercengang jantung Salsa terasa mau copot mendengar ucapan Ricky
Mereka semua kembali melanjutkan makan
" orang tua kamu sehat Nak Salsa " tanya ibu Arunika
" Alhamdulillah bu sehat "
" syukurlah "
Setelah makan mereka berbincang, Aksa dan Arunika meminta ijin untuk berbicara masalah pekerjaan kepada Salsa.. sebetulnya masalah ini bisa saja di bicarakan langsung di kantor hanya saja agar Salsa tidak terlalu curiga karena awalnya Arunika mengajak Salsa makan siang untuk membicarakan masalah kantor.
" baik pak Aksa, jadi saya untuk tanda tangan kontrak harus langsung ke kantor aja "
__ADS_1
" iya, nanti Gerry yang urus "
" suaminya Monic, Sa.. " Arunika ke Salsa
" oh iyaa oke "
" Oke mungkin segitu dulu, nanti untuk urusan perijinan dan kelegalitasan Klinik, mungkin Salsa bisa bantu ya.. "
" Siap pak Aksa.. saya bantu "
" udah selesai nih " Arunika ke suaminya
Aksa hanya mengangguk
" oke kita gabung lagi sama ayah ibu dan Kak Ricky " Arunika ke Aksa dan Salsa
Aksa berdiri dari duduk nya berjalan kembali menghampiri kedua mertuanya dan kakak iparnya, Arunika menyusul Aksa namun Salsa meraih tangan Nika menghentikan langkahnya.
" Kenapa Sa.. ? "
" mmh.. Nik.. udah selesai kan ya.. a..aku pamit pulang aja ya "
" loh kok gitu nanti dulu, kita bareng aja.. masa kamu ga pamit sama Ayah ibu sih .. "
" hmmm... iya sih.. tapi... "
" tapi.... kenapa ? " tanya Arunika
" euhh ... engga deh... "
" kenapa ? hayo kenapa ? " Arunika menyelidik
" eng..ga apa-apa kok " Salsa berusaha menyembunyikan kegugupannya
Salsa merasa kurang nyaman, pertama karena ia mendapat malu saat salah masuk Toilet, kedua ternyata laki-laki yang bertemu di toilet adalah kakak Arunika.
🍭🍭🍭
__ADS_1
Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰