
Dalam perjalanan Salsa sudah tidak kuat menahan air matanya, ia merasa kesal sendiri.
" kenapa sih orang-orang jahat banget sama aku "
" ibarat aku sedang melayang tinggi lalu dihempaskan begitu saja "
" bukan hanya kisah percintaan saja yang seperti ini ternyata dunia pekerjaan pun sama ... hiks " Salsa terus saja meracau sendiri di dalam mobil.
Tiin..tiin..tinnn..
Salsa terus membunyikan klakson disaat ada kendaraan di depan mobil Salsa yang menghalangi.
" apaan sih.. pake ngehalangin segala .. ga tau apa aku lagi kesel .. minggir dong minggir ! " Salsa ngedumel
Salsa terus melajukan mobilnya, sesampainya di depan rumah Salsa semakin kesal dibuatnya, karena ada 2 mobil berjejer di depan rumah Salsa menghalangi pintu gerbang rumah Salsa jadi ia tidak bisa memarkirkan mobil kedalam garasi.
" mobil siapa sih ini ? " mobil Aksa berjejer tepat di depanmobil Salsa, karena mobil Ricky parkir paling depan jadi Salsa tidak ngeh jika itu mobil keluarga Ricky.
Salsa turun dari mobil nya dengan emosi yang berapi-api
Ia tidak bisa berpikiran jernih, Salsa langsung masuk kedalam rumah yang pintunya terbuka.
__ADS_1
" Ibu.... ibuuu dimana.. aku dipecat Pak Aksa bu.. " Salsa sedikit berteriak sambil menangis ia berjalan masuk sampai di ruang tengah, semua mata tertuju pada Salsa, Salsa pun merasa kaget disana sudah ada Arunika, Aksa, Ricky dan kedua orangtuanya.
Salsa menyeka kasar air matanya.
" Ada apa ini ? " Ia melihat ke Arunika lalu berpindah ke Aksa.
" Nikaaa... suamimu pecat aku Nik.. " Salsa kembali menangis di hadapan Arunika
Arunika hanya mengangguk menahan tawa, ia merasa ingin tertawa melihat tingkah Salsa. Aksa pun sama ia tidak kuat menahan tawa saat melihat Salsa.
" Nik.. kok bocah banget Si Salsa ini " Ricky berbisik kepada Arunika
" hmm.. emang kak.. tapi dia lucu kok kalo lagi gitu, tenang aja kak " Arunika tersenyum Geli
Aksa hanya mengangguk lalu tersenyum
" Nak... Salsa... sini.. sini... dulu.. " Ibu Salsa meraih tangan anaknya untuk duduk di sebelahnya.
" biarkan keluarga Arunika menjelaskan dulu, hapus air matamu, tidak boleh bersikap seperti itu Salsa " ibunya sedikit kesal dengan sikap Salsa, mengapa anak nya tidak bisa sedikit tenang, padahal sebetulnya keluarga Arunika datang ke rumah untuk melamar Salsa.
Sebelumnya, Ayah dan Ibu Arunika juga Ricky sudah mengutarakan maksud dan tujuannya kepada Ibu Salsa, ibu Salsa menerima dengan baik, hanya keputusan tetap ditangan Salsa, karena bagaimanapun Salsa yang nantinya akan menjalani rumah tangga bersama Ricky.
__ADS_1
" Ayo Aksa sebagai perwakilan dari keluarga silahkan utarakan kepada Salsa " Ayah kepada Aksa
" ehem.. baik yah, jadi begini Salsa.. sebelumnya saya memohon maaf, karena sudah memberhentikan kamu di perusahaan secara sepihak, walaupun sebetulnya dedikasi kamu sangat baik untuk perusahaan hanya saja, saya tidak bisa terus memperkerjakan istri kakak ipar saya di perusahaan nantinya, namun jika memang kakak ipar saya mengijinkan, kamu bisa kembali lagi ke perusahaan " Aksa tersenyum.
Salsa masih mencerna ucapan Aksa.
" istri kakak ipar ? maksudnya ? "
" Sa, kami datang kesini ingin melamarkan kamu untuk Kak Ricky.. " Arunika menjelaskan
" apa ? " mata Salsa membulat kaget
" Salsa " ibu menyenggol Salsa
" aku kaget bu "
Mendengar ucapan Salsa semua yang ada diruangan tertawa, Ricky hanya tersenyum tipis ia sedikit memijit pelipisnya.
" gue kira dia kalem .. ternyata.... engga apa-apa deh kalo udah cinta mau gimana ? " batin Ricky
🍭🍭🍭
__ADS_1
Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author.. 😘🥰