Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 59


__ADS_3

Rumah Aksa


Arunika keluar dari kamar mandi ia sedang mengeringkan rambutnya, ia melihat jam sudah menunjukan pukul 9 pagi, Aksa sudah berangkat kerja, tadi semenjak bangun tidur Arunika sudah menyiapkan sarapan, keperluan Aksa dan keperluan Arsya, karena Arsya sudah sekolah, sekolah yang isinya hanya bermain dan bersosialisasi dengan teman-teman, karena Aksa dan Arunika merasa kasian jika Arsya terus berada di rumah.


Arunika sekilas melihat layar ponselnya sepertinya ada panggilan masuk yang tak terjawab.


" Siapa yang menghubungiku ya ? " gumam Arunika


Arunika membuka ponselnya, terlihat jelas nama Kak Ricky disana.


" Kak Ricky ? tumben banget " batin Arunika


Ia mencoba menghubungi kembali kakaknya, khawatir memang penting, namun sudah dihubungi 3 kali tidak ada jawaban.


" Aneh.. "


" mungkin masih di luar negeri atau sedang sibuk "


Arunika kembali menyimpan ponselnya, ia kembali dengan aktifitasnya mengeringkan rambut, mengganti pakaian, ia melihat tubuhnya yang semakin melebar dan membuncit, ia ingat saat mengandung Arsya anak pertamanya, setiap hari ia memperhatikan perutnya dan sekarang pun demikian.


Arunika menggunakan baju rumahan yang longgar dan dingin, karena semasa hamil besar Arunika mudah gerah dan berkeringat.


Tidak lama terdengar lagi bunyi dering telepon dari ponselnya, ia langsung mengambil dan melihat di layar ponsel telepon dari kakaknya.


" halo Kak.. "


" iya Nik, kamu dimana ? "


" di rumah kak, ada apa ? kok tumben ? "


" hhmm.. engga ada apa-apa sih "


" loh kok, oya kakak masih di Helsinki ? "


" iya, mungkin besok atau lusa sudah pulang, ternyata masih ada yang harus kakak selesaikan disini "


" hmmm.. yaa.. hati-hati kalau begitu "


" oya.. Nik.. eeuh.... " Ricky ragu dan bingung memulai darimana


" kenapa Kak ? "


" ituu .. " Ricky kembali tidak meneruskan ucapnnya

__ADS_1


" kenapa kak, kok aneh sih ? " Arunika merasa aneh dengan sikap kakaknya


" duhh... gimana ngomongnya ya ke Nika " batin Ricky


" kak.. halo.. kakak masih disana ? "


" i..iyaa.. Nik, kakak... mmhh... nanti selesai kakak pulang dari sini, kakak minta tolong untuk antar kakak melamar ke rumah Salsa ! "


Duaarrrrr


" Haahhhh " Arunika kaget


" maksudnya ? "


" ii...iiyaa.. itu... "


" kakaaaakkkkk.... dengan senang hati aku bakal hubungi ibu " Arunika terlihat antusias


" biarkan ayah dan ibu kakak yang beritahu "


" oke, kak kok bisa secepat ini ? "


" kakak juga tidak tahu "


" tapi.. Nik... "


" kenapa Kak ? "


" Salsa apa sudah punya calon ? jika kakak melamar Salsa apakah akan diterima ? "


" Kak.. laki-laki harus pantang menyerah, sebelum janur kuning melengkung masih banyak kesempatan, tapi aku rasa Salsa sedang tidak dengan siapa-siapa "


" oke.. tunggu kakak pulang ya "


" oke aku tunggu kak "


klik telepon ditutup


" Ya Allah... Kak Ricky.. baru kali ini ia mau berbicara masalah pribadi ke aku " Arunika terlihat sumringah


" semoga mereka berjodoh ya Allah.. " batin Arunika


" Aku harus menghubungi Mas Aksa "

__ADS_1


Arunika menghubungi suaminya.


Tuut....tutttt.. tuutt....


" Halo sayang.. "


" papaaahhh..... tau gak ? "


" apa ? ga usah teriak-teriak "


" iya maaf, terlalu bersemangat "


" kenapa ? "


" Kak Ricky pah "


" kenapa Kak Ricky ? "


" dia kan barusan hubungi aku, ga tau kenapa tiba-tiba Kak Ricky minta jika ia pulang dari luar negeri, mau langsung melamar Salsa "


" Hah... betul itu ? "


" iya Pah.. "


" Alhamdulillah.. bagus dong kalau gitu "


" iyaa.. "


" ayah da ibu gimana ? "


" ayah dan ibu akan diberitahu oleh Kak Ricky langsung "


" hhmm.. oke "


" oke Pah.. itu aja sih informasi nya.. maaf ya sudah ganggu, selamat bekerja kembali.. "


" iya sayang.. "


" love you.. "


" love you too "


🍭🍭🍭

__ADS_1


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author.. 😘🥰


__ADS_2