Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 33


__ADS_3

Tingnong...


Terdengar bel pintu rumah berbunyi, Arunika sudah mengira itu pasti kedua orangtuanya dan Kakaknya.


" Pah kayanya ibu, ayah dan Kak Ricky sudah ada di depan " Arunika kepada Aksa


" oh ya, biar papa yang buka pintu, sini Arsya ikut Papa " Arsya menghampiri Aksa ingin digendong, Aksa menggendong Arsya lalu berjalan menuju pintu utama rumah.


Ceklek Pintu terbuka


" Assalamu'alaikum cucu Oma yang ganteng.. " Oma Arsya langsung ingin menggendong Arsya, Arsya pun sudah berpindah ke gendongan oma nya


" Waalaikumusalam.. oma.. " Aksa membalas salam mertuanya


" Aksa sehat nak " Ayah dan Ibu mertuanya menyalami Aksa begitupun Ricky kakak iparnya


" Hai adik ipar, sehat sehat ya.. " Ricky kepada Aksa


" Alhamdulillah.. sehat-sehat , ayo silahkan masuk-masuk " Aksa mempersilahkan


Saat Kedua mertua dan Ipar nya berjalan masuk kedalam rumah, Arunika datang menghampiri.


" aduh Arsya.. oma nya berat loh.. "


" engga kok ya.. cucu oma ini sebentar lagi mau punya adik "


Arunika menyalami ayah, ibu dan kakaknya.

__ADS_1


" hmm.. kaya nya langsung makan aja ya, ayah ibu, kak Ricky.. soalnya Nika sudah masak untuk ayah ibu dan kak Ricky " Aksa kepada mertua dan kakak iparnya


" waduhhh.. langsung nih.. " Ricky menggoda


" Iya langsung aja kak, ayo " Arunika mengajak mereka ke ruang makan


" Nika.. kamu masak banyak sekali, ada acara apaini ? " tanya Ayah kepada Nika


" Ayah dan ibu sudah lama kan kita ga makan bareng, sekarang Nika mau masakin ini semua untuk ayah ibu dan kak Ricky juga "


" hemm.. begitu ayah kira ada acara lagi "


Semua sudah siap di kursi masing-masing, ayah memimpin doa sebelum makan, setelah berdoa mereka makan bersama. Siti datang untuk mengantarkan air teh hangat.


" Sit.. ayo makan bareng ? " Arunika kepada Siti


" oke "


Aksa, Arunika, kedua orangtua Arunika dan Ricky juga Arsya makan bersama, diselingi dengan senda gurau mereka.


" Ibu seneng deh Nik, akhirnya bisa kumpul gini, biasanya kalaupun kita makan bersama seperti ini, kakakmu ga ada "


" Alhamdulillah bu.. mumpung lagi kumpul semua kan " Arunika tersenyum


" Oya kak, ga akan kemana-mana lagi kan sekarang ? " tanya Arunika


" maksud nya ? " Ricky tidak mengerti

__ADS_1


" iya maksudnya, kakak membangun perusahaan disini kan, ga keluar negeri "


" ya.. sepertinya sih begitu "


" Rick, coba kamu ngobrol dengan Aksa, kalian bisa kerja sama kan nantinya " Ayah kepada Ricky


" Hmm.. iya kak Ricky dengan senang hati " Aksa tersenyum


Ricky hanya mengangguk lalu tersenyum tipis ia masih sedikit malu kepada Aksa atas sikapnya dulu, yang sempat ingin membuat hancur perusahaan adik iparnya itu, yang ternyata adik iparnya bukanlah lawan bisnisnya yang harus ia kalahkan, Aksa pemilik perusahaan besar yang mempunyai sikap rendah hati dan bersahaja.


Selesai makan, mereka kembali bercengkrama di ruang televisi, sambil menggoda Arsya, Ayah, Aksa dan Kak Ricky mereka ngobrol membicarakan masalah bisnis dan perusahaan, ini saat nya Arunika untuk mengutarakan maksud kepada ibunya, Ibunya pun sebetulnya sudah penasaran apa yang ingin Arunika bicarakan.


" Nik.. sebetulnya apa yang ingin kamu bicarakan ke ibu ? " tanya ibu


" hmm gini bu.. selama ini apa ibu pernah tahu atau kak Ricky pernah membawa wanita ga ke rumah ? "


" hah.. wanita ? engga sih " ibu menggeleng


" emmh... apa kak Ricky memang belum memiliki calon ya bu ? " tanya Arunika


" sepertinya sih belum Nik, sebetulnya ibu sudah ingin kakak mu segera menikah tapi.. sepertinya kakakmu belum ada niatan sampai kesana "


" mhhh... " Arunika hanya manggut-manggut mendengar penjelasan dari ibu.


🍭🍭🍭


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰

__ADS_1


__ADS_2