Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 16


__ADS_3

Sesampainya dirumah


Arunika keluar dari dalam mobil akan mengambil beberapa kantong belanjaan namun di cegah oleh Aksa, tanpa berkata Aksa langsung mengambil kantong yang sudah Arunika raih, lalu ia menutup bagasi mobil berjalan menuju rumah.


" ckckckkc.. masih begitu aja .. " Arunika menggelengkan kepalanya


Arunika menyusul Aksa masuk kedalam rumah, di dalam rumah ia sudah disambut oleh Arsya yang sedari tadi sudah menunggunya, Arsya sedang bermain di ruang tv bersama Siti.


" Mamaaa... " Arsya berlari memeluk Arunika


" Sayang mama... lagi main yaa.. sudah makan belum Arsya ? " Tanya Arunika


Arsya hanya mengangguk


" Sudah bu.. tadi tidak lama dari ibu berangkat saya suapi den Arsya " Siti kepada Arunika


" hmm.. yaa... " Arunika tersenyum ia melihat Aksa bolak-balik membawa belanjaan keluar masuk rumah, Arunika berniat membantu namun pasti di cegah lagi oleh Aksa apalagi Arunika sedang hamil Aksa semakin posesif.


Setelah semua barang Aksa simpan di meja makan, Aksa menggendong Arsya sebentar lalu mengajaknya ke kamar, Arunika melihat suaminya semakin aneh.


" duhh.. papa.. anak udah mau dua masih aja begitu ckck " Arunika bergumam


" sit...siti " panggil Arunika


" Iya bu.. "


" Tolong rapihkan ya ini semua, oya ini buat kamu " Arunika menyerahkan satu kantong


" apa ini bu ? " tanya Siti


" ini cemilan kamu " Arunika tersenyum


" bu.. terimakasih banyak yaa.. ibu sangat baik sama saya "


" udah.. simpen yaa.. tolong beresin juga ini ya, saya ke kamar dulu "


" siap bu "


Arunika berlalu berjalan menuju kamar.


ceklek pintu kamar terbuka..

__ADS_1


Arunika melihat Aksa sedang bermain perang-perangan di kasur bersama Arsya.


Saat pintu kamar dibuka, Aksa dan Arsya melihat ke arah Arunika.


" Mama... cini.... " Arsya menghampiri Arunika lalu menarik tangan Arunika mengajaknya ke atas kasur, Aksa memperhatikan tingkah anaknya


" Aduh pelan-pelan sayang.. " Arunika tersandung karpet kamar dan..


" hap.... " Aksa menangkap Arunika sebelum ia terjatuh


Aksa dan Arunika bersitatap, Arunika masih menatap wajah suaminya yang masih dengan wajah datar lama-lama Aksa tersenyum ke arah istrinya.


" Sayang .. pelan-pelan yaa kalo ajak mama jalan, mama hampir jatuh barusan, untung papa tangkap mama nya.. " Aksa kepada Arsya


Arsya hanya terdiam memperhatikan papa nya berbicara.


" Ga apa-apa sayang.. " Arunika meraih tangan Arsya duduk di pangkuannya


" Maaf ya mama " Arsya memegangi wajah Arunika Lalu memeluknya


" iya sayang engga apa-apa, lain kali hati-hati ya.. di perut mama kan ada adik nya Arsya.. jadi harus hati-hati "


Arsya hanya mengangguk lalu kembali memeluk Arunika, Arunika pun membalas pelukan Arsya.


Tok..tok..tok..


" Ya.. " Arunika menjawab ketukan pintu


" Sebentar ya sayang, Arsya sama papa dulu yaa.. " Arunika memindahkan Arsya ke pangkuan papa nya, lalu ia berjalan menuju pintu kamar lalu membukanya


Ceklek pintu kamar dibuka


" bu.. maaf.. waktunya den Arsya mandi sore " Siti kepada Arunika


" Oh iyaa.. sebentar "


" Sayang sini.. mandi sore dulu yaa sama Mba Siti " Arsya turun dari pangkuan Papanya, berlari menuju Arunika


" pelan-pelan jalan nya.. " Arunika ke Arsya


" Kakak Arsya mandi dulu yu sama Mba Siti "

__ADS_1


" yuu.. " Arsya mengangguk lalu ikut bersama Siti


" bu permisi.. "


" iya.. " Arunika kembali masuk kedalam kamar disana Aksa sudah menunggu sambil rebahan di kasur


" Sudah shalat Ashar pah ? " tanya Arunika


" hmm.. belum " Aksa mendongkakan wajahnya


" Shalat dulu pah "


" iya " Aksa bangun dari tidurnya berdiri menghampiri Arunika yang sedang memilih baju rumahan di dalam lemari


" Pah.. papah kenapa sih ? " tanya Arunika


" engga, papa engga apa-apa "


" engga apa-apa tapi aneh "


" aneh gimana maksud mama ? " Aksa balik bertanya


" hmm.. udah lupain aja " Arunika berjalan sambil membawa baju ganti ke ruangan ganti baju namun Aksa mencekal tangan Arunika


" Hmm.. papa ga seneng aja kalo mama deket-deket sama laki-laki lain "


" Hahhh... deket ?? deket gimana maksudnya pah ? "


" ya itu kaya tadi " Aksa keukeuh


" Ya ampun pah, itu sih aku juga ga tau bisa ketemu sama Pak Reza di swalayan pah, terus sekarang kalo aku ketemu ga sengaja, terus aku harus langsung lari gitu ngehindar, apa gimana mau nya papa "


" ah.. pokonya papa ga mau "


" yaudah kalo gitu nanti lagi, papa jangan jauh-jauh dari aku pepetin terus aku nya gitu, lagian juga orang-orang bakal ngeliat kali pah, mama uda gemuk lagi hamil gini juga ya pasti ada suaminya lah.. "


" hmmm.... " Aksa hanya terdiam


" yaudah mau ganti baju dulu, gerah " Arunika berlalu menuju ruang ganti baju


" iya juga ya.. kenapa aku seposesif ini sih ke nika ? arghhhhh.. padahal nika ga pernah berbuat yang aneh-aneh " batin Aksa

__ADS_1


🍭🍭🍭


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰


__ADS_2