Dosenku Suamiku Season 2

Dosenku Suamiku Season 2
BAB 29


__ADS_3

Hari ini Arunika akan kembali mengajar setelah di tetapkan sebagai dosen tetap, ia mempunyai jadwal rutin untuk mengajar, setelah beberapa bulan cuti karena Arunika ngidam semasa hamil, sekarang ia sudah mulai bisa beraktivitas seperti biasanya, Aksa mengijinkan istrinya untuk kembali mengajar di kampus hanya saja ia berpesan untuk tetap memperhatikan kehamilannya.


Dimeja makan


" Hari ini jadi ngajar ? " tanya Aksa


" Iya pah "


" oke hati-hati ya.. maaf papa ga bisa anter ada meeting pagi ini " Aksa sambil menyuapkan nasi ke mulutnya


" engga apa-apa pah, sama supir aja ya "


" oke.. kamu jangan terlalu cape, saya udah minta kelas kamu pindah ke lantai bawah, kamu jangan naik-turun tangga "


" hmm.. papa emang bilang ke pihak kampus kaya gitu "


" iyaa.. sebelum mama ngajar lagi papa udah bilang gitu "


" ckkk.... " Arunika hanya menggeleng kan kepalanya


Setelah mereka selesai makan, Arunika membawa piring bekas makan mereka ke dapur lalu merapihkan kembali meja makan. Sambil menunggu supir datang Arunika menghampiri Arsya yang sedang disuapi makan oleh Siti.


" sayang.. makan nya yang hebat yaa.. harus habis.. tidak boleh tidak habis, mubazir.. "


" siap mah " Arsya dengan gaya hormat


" pinter.. "


" Sit, hari ini saya ke kampus, kamu jaga rumah dan Arsya ya.. hati-hati kalau ada apa-apa hubungi saya " Arunika kepada Siti


" iya baik bu "


" ingat ya pesan saya " Arunika menjelaskan


" iya bu, jangan membuka pintu siapapun yang ada diluar apalagi orang yang tidak kenal kecuali oma dan opa nya Arsya " Siti kepada Arunika


" Siip.. " Arunika mengacungkan jempolnya ke Siti


Siti sudah mengerti jika ia di rumah hanya berdua dengan Arsya, ia selalu mengingat pesan majikannya, selain itu Arunika dan Aksa pun selalu memantau keadaan rumah melalui cctv, tidak lama Aksa menyusul Arunika menghampiri Arsya dan Siti.


" Arsya sayang.. anak hebat.. papa berangkat kerja dulu ya.. kamu baik-baik disini sama bi siti ya.. "


" iya papa " Arsya menghampiri Aksa lalu menyalami papa nya Aksa mencium kedua pipi Arsya


" Sit.. hati-hati di rumah tolong selalu awasi Arsya " Aksa kepada Siti


" Iya baik Pak "


Arsya sudah semakin mengerti jika orangtuanya bekerja ia tidak akan rewel atau menangis minta ikut, jika sudah diberikan pengertian Arsya akan menuruti kedua orangtuanya. Aksa dan Arunika meninggalkan Arsya yang sedang makan disuapi oleh Siti di gazebo belakang rumah.


" papa berangkat ya mah " Aksa menyodorkan tangannya ke Arunika, Arunika menyalami Aksa

__ADS_1


" Iya pah, hati-hati "


Saat Aksa berjalan menuju garasi, supir yang akan mengantarkan Arunika tiba.


" Pagi pak Aksa .. " Pak Bono mengucapkan salam


" oh ya Pak Bono, istri saya sudah menunggu, hati-hati mengendarai mobilnya, istri saya sedang mengandung " Aksa kepada Pak Bono


" Baik pak.. akan saya perhatikan " susul Pak Bono


" oke "


" Saya kedalam dulu pak, mau mengambil kunci mobil "


" ya "


Aksa masuk kedalam mobilnya karena mobil Aksa sudah diantarkan oleh bengkel ke rumahnya tadi malam, jadi Aksa sudah kembali berangkat ke kantor menggunakan mobil pribadinya sendiri.


" Assalamu'alaikum.. pagi bu Nika " Pak bono di depan pintu rumah


" Waalaikumusalam,Pak Bono.. ayo pak berangkat, ini kunci mobilnya " Arunika menyerahkan kunci mobil ke Pak Bono


" Baik bu " Arunika keluar rumah langsung menutup pintu rumah, karena pintu akan terkunci otomatis jika tertutup dari luar.


Arunika berangkat ke kampus diantarkan oleh Pak Bono, sesampainya di kampus Arunika langsung menuju ruang prodi untuk mangambil absensi mahasiswa.


" Selamat pagi bu Ratna, Bu Dewi " Arunika kepada mantan dosennya yang sekarang menjadi rekan kerjanya


" Alhamdulillah bu.. sudah bisa memulai aktivitas lagi "


" Syukurlah.. ini absensi mahasiswa nya "


Arunika mengambil Absensi itu dari tangan Bu Dewi


" terimakasih bu, saya ke kelas dulu "


" Ya.. "


Arunika berlalu meninggalkan Bu Dewi dan Bu Ratna di ruang prodi menuju kelas yang akan Arunika ampu.


" Bu dewi.. beruntung yaa Si Nika " Bu Ratna kepada Bu Dewi


" Beruntung gimana Bu ? " tanya Bu Dewi


" Iya, dia bisa nikah sama Pak Aksa, sekarang jadi dosen pula "


" hmm.. sudah jodohnya bu, kalaupun jadi dosen memang Arunika berpotensi untuk itu, dia cerdas selama menjadi mahasiswi pun ipk dia tidak pernah turun yang ada malah semakin naik " Bu Dewi menimpali


" iya sih.. tapi memang beruntung banget dia " Bu Ratna Keukeuh


" hmm iya bu " Bu dewi hanya tersenyum menanggapi ucapan Bu Ratna

__ADS_1


...****************...


Di Perusahaan Sandyakala Corp


Aksa sudah sampai di perusahaan berjalan menuju lift untuk keruangannya di lantai 12, sesampainya di lantai 12 Aksa sudah melihat Rossa di mejanya namun ia melihat ruangan Gerry seperti tidak berpenghuni.


" Ros.. "


" Pagi Pak Aksa "


" Pagi Ros, oya Gerry sudah datang ? " Tanya Aksa


" hmm.. belum Pak, mungkin sebentar lagi "


" oh oke.. " saat Aksa akan berjalan menuju ruangannya Gerry baru saja keluar dari lift


" Pak.. itu Gerry sudah datang " Rossa kepada Aksa


Aksa langsung membalikkan badannya, ia melihat Gerry tidak seperti biasanya, batin Aksa bertanya-tanya.


" Pagi Pak Aksa "


" Pagi Ger "


Gerry hanya tersenyum kecil


" saya ke ruangan dulu pak "


" oke " Aksa masih heran melihat sikap Gerry


" Ros.. Gerry kenapa ? " tanya Aksa ke Rossa


" eehh.. saya juga ga tau pak, kenapa ya kok ga kaya biasanya "


" kamu juga ngerasa kan ? " tanya Aksa lagi


" ckk.. kenapa ya tumben-tumbenan, yaudah saya ke ruangan dulu, oya untuk meeting sudah siap ? "


" sudah pak "


" 20 menit lagi ya .."


" baik pak saya tunggu di ruangan meeting "


" oke " Aksa berlalu menuju ruangan nya sambil masih bertanya-tanya ada apa dengan Gerry.


Nah loh Aksa bingung kan Asprinya kenapa sikapnya jadi beda... 🤭🤭😀😀


🍭🍭🍭


Terimakasih yang sudah mampir.. Dukung Selalu karya-karya Author ya.. 😘🥰

__ADS_1


__ADS_2